Diamnya seorang introvert dapat menjadi tantangan tersendiri bagi pimpinan di kantor. Dengan citranya sebagai sosok pasif, beredar asumsi bahwa karyawan introvert tak efektif dalam bekerja sama sehingga kemajuan perusahaan bisa terhambat.
Padahal, laman Forbes mengungkap bahwa seorang introvert bisa menjadi pekerja paling efisien dalam perusahaan karena cenderung mandiri dan teliti. Dilansir dari laman Inserpity, setidaknya ada 7 do's and don’ts yang harus kamu perhatikan agar pegawai introvert bisa menggunakan potensinya untuk menguatkan perusahaanmu.
Penasaran? Simak ulasannya berikut ini, yuk!
Do: Berdayakan Kelebihan Mereka
Ilustrasi Kerja Sama/Foto: Pexels/ Gustavo Fring |
Sebagaimana sifat mereka yang tak banyak bicara, pasti banyak hal yang belum kamu ketahui tentang potensi mereka. Oleh karenanya, pemimpin perlu mengenali kemampuan mereka dalam hal kreativitas, pemikiran analitis, dan kemampuan adaptasi mereka. Salah satu caranya adalah dengan mengawasi performa mereka saat bekerja mandiri dan memahami pola kerja sama yang nyaman bagi mereka.
Setelah mengenali karakter mereka di tempat kerja, sebagai pemimpin kamu harus bisa mendistribusikan tugas yang tepat sesuai bidang keahliannya. Dengan begitu, para introvert bisa berkontribusi besar untuk perusahaan.
Do: Kenali Pola Kerja Mereka
Ilustrasi Memberi Pendapat/Foto: Pexels/ RODNAE Production |
Apakah anak buahmu tipe introvert yang tidak suka bertanya di depan umum? Apakah dia butuh banyak waktu sebelum mengambil keputusan? Apakah mereka bekerja dengan baik jika digabungkan dengan rekan-rekan tertentu? Hal-hal seperti ini perlu kamu perhatikan jika kamu ingin memanfaatkan sumber daya manusia di tempat kerjamu dengan efisien, Beauties.
Mengenali pola kerja karyawan bisa menghemat banyak waktu, lho. Ketika kamu punya pasukan yang tepat untuk tugas yang tepat, produktivitas perusahaanmu secara pesat akan meningkat.