Ramai Opini Soal Childfree, Pertimbangkan 5 Nasihat Keuangan Ini Sebelum Putuskan Memiliki Anak

Shinta Khoiru Nikmah | Beautynesia
Rabu, 15 Feb 2023 15:00 WIB
Miliki Asuransi Kesehatan dan Rekening Tabungan Khusus untuk Anak
Asuransi kesehatan/ Foto: freepik.com/osaba

Beauties, akhir-akhir ini kamu mungkin sering mendengar opini mengenai prinsip childfree yang disuarakan oleh beberapa orang. Childfree sendiri merupakan suatu kondisi ketika pasangan atau seseorang memutuskan untuk tidak memiliki anak. Perihal opini yang mungkin pro ataupun kontra terkait childfree, sebaiknya kamu bisa bijak menyikapinya karena pada dasarnya setiap orang memiliki prinsip masing-masing. 

Prinsip yang dianut terkait keinginan memiliki anak ataupun tidak ingin memiliki anak tentunya akan mendatangkan dampak positif atau negatif tersendiri. Namun tentunya tiap orang yang memilih untuk memiliki anak ataupun tidak mempunyai anak sudah memahami konsekuensinya tersendiri. 

Jika kamu adalah orang yang memiliki impian untuk memiliki anak nantinya, kamu mungkin juga sudah memahami konsekuensinya termasuk dari sisi finansial. Nah, sebagai persiapan terkait finansial ketika berencana memiliki anak, kamu perlu perhatikan nasihat keuangan berikut ini.

1. Anggaran Tersendiri untuk Calon Bayi

Anggaran tersendiri untuk anak
Anggaran tersendiri untuk anak/ Foto: freepik.com/wirestock

Memiliki anggota baru dalam berumah tangga juga membuatmu mau tak mau memiliki anggaran baru. Bahkan sebelum anak lahir, kamu akan memerlukan banyak biaya ketika mengalami kehamilan hingga persalinan. Untuk itu, dari jauh-jauh hari kamu bisa buat anggaran baru, yakni anggaran untuk si calon bayi. 

Jika untuk saat ini kamu masih kesulitan untuk membuat anggaran baru, kamu bisa ikuti saran dari laman ParentsMengutip dari laman tersebut, kamu bisa pantau semua pengeluaran yang sudah kamu lakukan dan mencatatnya di ponsel atau buku. Dari pengeluaran-pengeluaran tersebut, kamu bisa menentukan pengeluaran mana yang sekiranya bisa dipangkas untuk kemudian dialihkan ke anggaran calon bayi.

Anggaran yang sudah terkumpul bisa membuatmu sedikit lega karena ketika sang buah hati sudah hadir, kamu bisa gunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhannya.

Miliki Asuransi Kesehatan dan Rekening Tabungan Khusus untuk Anak

Asuransi kesehatan/ Foto: freepik.com/osaba

2. Miliki Asuransi Kesehatan

Masih terkait keuangan, ketika mempersiapkan diri untuk memiliki anak kamu perlu pertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan tersebut akan meringankan beban keuangan saat persalinan anak nanti. 

Jika saat ini kamu sudah memiliki asuransi kesehatan, maka pastikan layanan kesehatan mana saja yang bisa menerima asuransi kesehatan yang kamu miliki. Pahami juga rincian pelayanan yang bisa di-cover oleh asuransi kesehatan yang kamu miliki sehingga kamu bisa berjaga-jaga jika perlu mengeluarkan biaya tambahan selain yang di-cover oleh asuransi kesehatan.

3. Rekening Tabungan Khusus untuk Anak

Tabungan khusus untuk anak
Tabungan khusus untuk anak/ Foto: freepik.com/jcomp

Memiliki anak dalam kehidupan berumah tangga bisa membawa kegembiraan tersendiri. Menemaninya tumbuh dari kecil hingga dewasa nanti tentu menjadi impian yang menyenangkan. Tidak sekadar menemani, kamu tentu paham bahwa membesarkan anak membutuhkan uang yang cukup banyak, mulai dari pakaian, susu, hingga biaya pendidikan kelak ketika anak sudah saatnya sekolah. 

Untuk itu, kamu bisa mempertimbangkan saran dari laman Chartway untuk membuka rekening tabungan khusus bagi anak. Menyisihkan persentase tertentu dari gaji  setiap bulan dapat membantu mengumpulkan sejumlah tabungan untuk keperluan anak kelak.

Kumpulkan Dana Darurat dan Rencanakan Segalanya dengan Matang

Dana darurat/ Foto: freepik.com/freepik

4. Kumpulkan Dana Darurat

Dana darurat memang sebenarnya perlu dikumpulkan sedini mungkin. Jika awalnya kamu belum memiliki alasan untuk mengumpulkan dana darurat, maka pertimbangan nanti akan memiliki anak bisa jadi alasan yang cukup kuat. Mengingat memiliki anak akan memungkinkanmu mengalami pengeluaran yang tidak terduga.

Untuk itu, kamu bisa mulai menyisihkan uang untuk dimasukkan ke 'dompet' dana darurat. Jika kelak anak atau pun kamu sebagai orang tua perlu mengeluarkan uang untuk hal yang terduga, seperti sakit atau kehilangan pekerjaan, maka kamu bisa gunakan uang darurat tersebut.

5. Rencanakan Segalanya dengan Matang

Merencanakan dari proses kehamilan
Merencanakan dari proses kehamilan/ Foto: freepik.com/freepik

Mungkin kamu pernah mendengar pernyataan bahwa suatu hal yang sudah terencana saja terkadang bisa saja tidak sesuai ekspektasi, apalagi hal yang tidak direncana. Merujuk dari pernyataan tersebut, sepertinya pertimbangan untuk memiliki anak juga perlu direncana dengan matang. Termasuk kapan waktu yang tepat untuk hamil, kapan waktu yang tepat untuk keluar dari pekerjaan jika perlu dan kapan memulai menyisihkan anggaran untuk persiapan memiliki anak. 

Kamu bisa komunikasikan rencana tersebut dengan pasangan. Sebab perencanaan secara fisik dan mental saja mungkin dirasa kurang cukup jika tidak disokong dengan kondisi keuangan yang memadai. Jika semuanya sudah terencana, maka kamu dan pasangan bisa setidaknya tidak terlalu khawatir akan kekurangan uang untuk merawat anak kelak.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE