Apakah Beauties pernah tiba-tiba bilang “maaf” saat mengobrol, padahal sebenarnya tidak melakukan kesalahan? Misalnya ketika seseorang bertanya dengan nada biasa, kamu justru langsung merasa perlu menjelaskan diri atau memastikan orang tersebut tidak marah.
Kebiasaan seperti ini memang tidak selalu berkaitan dengan trauma, tetapi pada sebagian orang, respons tersebut bisa menjadi pola perlindungan diri yang terbentuk dari pengalaman masa lalu yang membuat mereka terbiasa merasa harus berhati-hati saat berinteraksi. Mari kita bahas lebih lanjut!
Pertanyaan Sederhana Bisa Memicu Respons Lama
|
Pertanyaan biasa dapat memicu respons seperti meminta maaf atau membela diri jika otak mengaitkannya dengan pengalaman masa lalu yang pernah terasa mengancam/ Foto: Magnific.com/Karlyukav |
Bagi sebagian orang, pertanyaan sederhana seperti “Kamu sudah selesai?” bisa terasa mengancam jika dulu mereka sering dimarahi atau disalahkan ketika melakukan kesalahan. Tanpa disadari, pengalaman tersebut dapat membuat otak menghubungkan situasi saat ini dengan pengalaman yang pernah terasa tidak aman. Akibatnya, seseorang mungkin langsung meminta maaf atau membela diri, meskipun sebenarnya tidak ada yang sedang menyalahkannya.