Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Palestina tewas tertembak oleh pasukan Israel tepat satu hari sebelum ulang tahunnya. Perempuan bernama Fulla Rasmi al-Masalma tewas usai ditembak di bagian kepala oleh pasukan Israel selama serangan tentara di Beitunia, sebelah barat Ramallah, Senin (14/11/2022).
Saat itu, Masalma menjadi penumpang dalam sebuah mobil. Militer Israel mengatakan tentara mereka menembak kendaraan "mencurigakan" saat mobil itu melaju ke arah mereka dan tidak mengindahkan seruan mereka untuk berhenti.
Saksi mata membantah klaim Israel dan mengatakan Masalma ditolak perawatan medisnya, menurut Ahmed Faraj, juru bicara dari kotamadya Beitunia, sebagaimana dilansir dari laman Middle East Eye.
Faraj mengatakan "tidak mungkin" Masalma dan penumpang lainnya tahu bahwa ada serangan yang terjadi.
hits were identified", but without confirming the fatality. (Photo by HAZEM BADER / AFP) (Photo by HAZEM BADER/AFP via Getty Images)" title="1244797659" />EDITORS NOTE: Graphic content / Friends and relatives of Palestinian Fulla al-Masalma, 16, mourn during her funeral in the village of Beit Awa, west of Hebron, in the occupied West Bank on November 15, 2022. - Israeli forces shot dead the Palestinian teenager in the occupied West Bank the previous day, the Palestinian health ministry said, while the army confirmed raids and a shooting incident in the area. The Israeli Defence Forces reported that its soldiers had fired at a car that was speeding toward them and that "hits were identified", but without confirming the fatality/ Foto: AFP via Getty Images/HAZEM BADER |
"Bagaimana mereka bisa tahu ada tentara di jalan itu? Militer seharusnya menghentikan mobil itu, tetapi mereka menembak mereka tanpa ragu, bahkan tidak memeriksa untuk melihat siapa yang ada di dalam. Tidak ada tembakan peringatan," kata Faraj kepada Middle East Eye.
"Mereka menembak untuk membunuh, bukan untuk membuat mereka berhenti," imbuhnya.
hits were identified", but without confirming the fatality. (Photo by HAZEM BADER / AFP) (Photo by HAZEM BADER/AFP via Getty Images)" title="1244797706" />EDITORS NOTE: Graphic content / Friends and relatives of Palestinian Fulla al-Masalma, 16, mourn during her funeral in the village of Beit Awa, west of Hebron, in the occupied West Bank on November 15, 2022. - Israeli forces shot dead the Palestinian teenager in the occupied West Bank the previous day, the Palestinian health ministry said, while the army confirmed raids and a shooting incident in the area. The Israeli Defence Forces reported that its soldiers had fired at a car that was speeding toward them and that "hits were identified", but without confirming the fatality)/ Foto: AFP via Getty Images/HAZEM BADER |
Faraj mengatakan remaja perempuan berusia 15 tahun itu ditolak perawatan medisnya dan dibiarkan bersimbah darah selama hampir 25 menit, menurut rekaman keamanan dan kesaksian saksi.
Pasukan Israel mengembalikan tubuh Masalma ke layanan ambulans Palestina sekitar pukul 06:30 pagi. Sementara itu penumpang lain yang terluka yang berada di mobil yang sama berada dalam tahanan Israel.
(naq/naq)