Rugi Akibat Aksi Kontroversial, Promotor Good Vibes Festival Tuntut Band The 1975 Rp 40 M

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Jumat, 11 Aug 2023 12:30 WIB
Foto: Instagram.com/the1975

Future Sound Asia, pihak penyelenggara festival The Good Vibes di Kuala Lumpur, Malaysia, menuntut band asal Inggris The 1975 ganti rugi sebesar Rp 40 miliar. Surat tuntutan telah dikirimkan secara resmi kepada The 1975 hari Senin (7/8) oleh David Matthew dari firma Steven Thiru dan Sudhar Partnership.

Hal ini lantaran vokalis Matty Healy mengkritik aturan LGBT, mencium bassisnya, Ross MacDonald, di atas panggung yang berujung pada penghentian konser hingga pada hari-hari berikutnya sesuai perintah Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia, YB Fahmi Fadzil.

Kerugian yang Dialami Promotor

The 1975/ Foto: Instagram.com/the1975

Future Sound Asia yang telah menjalankan festival tersebut selama 10 tahun harus mengembalikan dana atau refund tiket penonton. Pembatalan konser berdampak pula pada artis lokal dan bisnis yang seharusnya diuntungkan oleh keberhasilan Good Vibes Festival.

Namun bukan hanya rugi finansial yang--berdasarkan keterangan Billboard--mengancam terbatasnya konser di tahun-tahun berikutnya, tapi juga reputasi promotor ikut terancam akibat perilaku Matty Healy yang melanggar aturan, seperti bahasa kasar, merusak peralatan, dan melakukan aksi panggung yang tidak senonoh. Melansir CNN Indonesia, detail kerugian termasuk pelanggaran perjanjian kontrak.

Dalam surat, pihak penyelenggara juga meminta The 1975 mengakui kesalahan dan bertanggung jawab dengan bayar ganti rugi sebesar Rp 40 miliar, pembayaran diberikan waktu hingga tujuh hari.

(dmh/dmh)