Saham Coca Cola Sempat Tiba-Tiba Anjlok, Beneran karena Christiano Ronaldo?

Cynthia Claudia | Beautynesia
Rabu, 23 Jun 2021 21:00 WIB
Coca-cola/ sumber: pexels.com

Aksi pemain sepak bola Christiano Ronaldo pada konferensi pers menjelang Hungaria vs. Portugal di Euro 2020 yang diberitakan mempengaruhi turunnya nilai saham Coca cola langsung viral di media sosial akhir-akhir ini. Dikutip dari CNN Indonesia, sikap Ronaldo yang memindahkan botol Coca cola di depannya dan menggantinya dengan botol air mineral ini dikatakan berkorelasi pada turunnya nilai saham Coca cola sampai US$4 miliar, atau setara dengan Rp. 57 triliun (kurs Rp14.254) pada hari Senin (14/6).


Christiano Ronaldo/ sumber: facebook.com/Cristiano

Pemain sepak bola dunia yang dikenal sebagai CR7 itu tidak hanya menjauhkan Coca cola dari kamera, tetapi juga menampilkan muka yang terlihat tidak senang dengan minuman bersoda itu. Ternyata, ia memberikan pesan penting kepada masyarakat bahwa sebaiknya minum air, bukan coke. Dikabarkan bahwa Ronaldo memang menjalankan diet ketat yang menghindari minuman berkarbonasi dan makanan manis & berlemak sehingga ia lebih banyak mengonsumsi air putih.

Mengapa Saham Coca-cola Bisa Anjlok?


Coca-cola/ sumber: pexels.com

Melihat bahwa Coca-cola merupakan salah satu sponsor Euro 2020, membuat kita tidak heran mengapa saham Coca-cola bisa anjlok. Memang sebuah sentimen seperti ini merupakan faktor yang mempengaruhi pergerakan saham di pasar modal karena menjadi pertimbangan untuk menentukan aksi jual beli terhadap suatu saham. Persepsi pelaku pasar dalam kasus Ronaldo adalah aksinya yang akan memengaruhi penggemarnya di seluruh dunia untuk tidak mengonsumsi Coca-cola, sehingga diperkirakan penjualan Coca-cola akan turun ke depannya.

Apalagi di era digital seperti sekarang, seorang public figure berfungsi sebagai marketing tool yang jadi panduan berbelanja masyarakat di seluruh dunia. Mereka mampu mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli suatu barang sehingga kehadiran public figure bisa jadi berkah atau musibah pagi penjual atau perusahaan.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham di Pasar Modal


Ilustrasi Harga Saham/ sumber: pexels.com

Hingga saat ini, analis pasar modal masih memperdebatkan apakah kejatuhan nilai saham Coca-cola itu benar diakibatkan oleh aksi pemain sepak bola dunia asal Portugal tersebut.  Memang waktu terjadinya penurunan harga saham Coca-cola terjadi tepat setelah aksi itu dilakukan.

Reza Priyambada, salah satu Analis CSA Research Institute menyatakan bahwa kemungkinan harga saham Coca-cola anjlok karena ekspektasi penjualannya yang akan turun, karena Coca-cola memang minuman berkarbonasi yang tidak sehat, sehingga masyarakat luas sekarang lebih sadar terhadap kesehatannya dan menghindari minum Coca-cola. Ia juga menekankan bahwa sentimen yang dibawakan oleh CR7 itu bukan merupakan satu-satunya alasan yang menyebabkan harga saham Coca-cola anjlok. Banyak sekali faktor lainnya yang mempengaruhi harga naik turunnya saham, bukan hanya sentimen melainkan kondisi keuangan perusahaan, perkembangan industri, dan lain-lain.

(arm2/arm2)
Loading ...