Sedang Merasakan Gejala Ini? Artinya Kamu Mengalami Fase Quarter Life Crisis Lho!
Apa itu Quarter Life Crisis?
Foto: IstimewaQuarter life crisis merupakan suatu fase di mana seseorang memiliki kecemasan terhadap masa depannya. Quarter life crisis tidak hanya menimbulkan rasa cemas saja lho, Ladies. Seseorang yang mengalami fase ini juga akan merasa gelisah, bingung, dan takut akan masa depan, kualitas hidup, dan tujuan hidupnya. Fase quarter life crisis ini sangat sering terjadi ketika seseorang mulai memasuki usia 20-30 tahun.
Nah, kira-kira tanda seperti apa ya yang menandakan jika kamu sedang mengalami fase quarter life crisis ini? Berikut rangkumannya!
1. Bimbang Ketika Mengambil Keputusan
Foto: IstimewaSeseorang yang memasuki usia antara 20-30 tahun biasanya bingung apakah hidup yang dijalani sudah tepat atau belum. Hal ini semakin diperparah dengan kondisi diri sendiri yang merasa bimbang untuk mengambil keputusan, padahal pertanyaan atau masalah yang dihadapi tidak terlalu sulit.
2. Khawatir dengan Masa Depan
Foto: IstimewaKhawatir dengan masa depan juga kerap menghantui seseorang dengan rentang usia 20 hingga 30 tahun. Di usia seperti ini, biasanya orang-orang mulai berlomba menjadi yang terbaik untuk mendapatkan masa depan yang cerah. Kondisi inilah yang membuat seseorang mudah sekali down dan langsung khawatir masa depannya tidak sebaik orang lain.
Masa depan ini tidak hanya tentang pekerjaan saja lho, Ladies. Perihal pasangan hidup, seseorang di rentang usia seperti ini pun juga akan mulai mencari tahu siapa yang pantas untuk mendampinginya.
3. Perbedaan Pendapat dengan Orangtua
Foto: IstimewaLadies, di usia 20 hingga 30 tahun ini biasanya seseorang akan merasa memiliki tujuan hidup sendiri, hal inilah yang kerap menjadi pemicu perdebatan dengan orangtua. Perdebatan tanpa adanya solusi inilah yang kemudian membuat seseorang menjadi bimbang antara memilih kemauan orangtua atau kemauan diri sendiri.
4. Tidak Bisa Santai
Foto: IstimewaMelihat beberapa teman atau orang terdekat kita sukses mungkin ada perasaan bahagia tapi lebih banyak di antara kita merasa minder. Ya, karena adanya perasaan takut ketinggalan dari teman-teman atau orang terdekat inilah yang membuat seseorang rela mengerjakan sesuatu yang banyak dalam waktu bersamaan. Selain repot, jika hal ini terus berlanjut bisa menimbulkan tekanan pada diri sendiri dan menyebabkan stres.
5. Media Sosial Jadi Tolak Ukur
Foto: IstimewaKehadiran media sosial ternyata memiliki dampak yang cukup besar untuk seseorang yang mengalami quarter life crisis. Ketika teman-teman terdekat mengunggah kehidupan mereka, secara tidak langsung hal itu akan membuat diri kita membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan mereka.