Sederet Seleb Dunia yang Suarakan Dukungan untuk Palestina

Cikal Chairunisa | Beautynesia
Jumat, 13 Oct 2023 07:30 WIB
Sederet Seleb Dunia yang Suarakan Dukungan untuk Palestina/Foto: Dok. Instagram @gigihadid, @abujanisandeepkhosla

Perang Hamas-Israel semakin intens usai serangan Hamas pada Sabtu (7/10) lalu. Akibatnya, deklarasi perang oleh Israel pun disuarakan pada Minggu (8/10). Seiring berjalannya waktu, korban jiwa dan luka-luka terus bertambah dari kedua belah pihak, di antaranya termasuk warga sipil.

Hal ini tentunya menjadi perhatian warga dunia. Tidak hanya pemimpin negara, tetapi juga beberapa selebritas yang mengecam keras kebrutalan perang yang terjadi dan membela Palestina.

Berikut sejumlah selebritas yang tetap menyatakan dukungannya terhadap Palestina, melansir The Express Tribune.

1. Gigi Hadid


Gigi Hadid buka suara terhadap konflik Hamas-Israel/ Foto: Instagram.com/gigihadid

Supermodel berdarah Palestina, Gigi Hadid, mengecam konflik Hamas-Israel yang telah merenggut banyak nyawa tidak bersalah. Akan tetapi, dia tetap menyampaikan dukungannya pada Palestina lewat sebuah unggahan di akun Instagram-nya, Selasa (10/10).

Hadid mengungkapkan keprihatinannya terhadap korban perang Hamas-Israel, "Pikiran saya tertuju pada mereka yang terdampak tragedi yang tidak dapat dibenarkan ini, dan setiap hari banyak nyawa tidak berdosa yang menjadi korban konflik ini, banyak di antaranya adalah anak-anak."

Di sisi lain, dia ikut bersedih akan keadaan Palestina sekarang, "Saya berempati dan ikut patah hati mendalam terhadap perjuangan Palestina dan kehidupan di bawah pendudukan. Ini adalah tanggung jawab yang saya emban setiap hari."

Meskipun Hadid berada di pihak Palestina, dirinya mengklaim pembelaannya tersebut tidak bermaksud untuk merugikan warga Yahudi, "Saya juga merasa bertanggung jawab pada teman-teman Yahudi saya untuk menjelaskannya, seperti yang telah saya lakukan sebelumnya. Meski saya memiliki harapan dan impian untuk orang-orang Palestina, tidak ada satupun (dari pembelaan ini) yang merugikan komunitas Yahudi," ujarnya.

Dia sangat menyayangkan hal tersebut justru menimpa orang-orang yang tidak bersalah, "Teror terhadap orang-orang yang tidak bersalah tidak sejalan dan tidak bermanfaat apapun bagi gerakan Palestina Merdeka," tambah ibu satu anak tersebut.

Kemudian, Hadid berujar, "Gagasan bahwa mereka melakukan hal tersebut telah mengacaukan siklus pembalasan yang menyakitkan selama berpuluh-puluh tahun, yang mana tidak ada warga sipil yang tidak bersalah, Palestina atau Israel, yang pantas menjadi korbannya, dan membantu menyebarkan  gagasan keliru bahwa jadi Pro-Palestina sama dengan jadi antisemit (prasangka buruk terhadap kaum Yahudi)."

Hadid pun menyampaikan belasungkawanya pada semua korban, baik yang berasal dari Palestina maupun Israel, "Jika Anda terluka, saat saya menyampaikan belasungkawa hari ini pada orang-orang yang saya cintai, baik Palestina maupun Israel, saya mengirimkan cinta dan kekuatan saya, siapapun dan di manapun Anda berada," katanya.

Menurutnya, setiap manusia berhak untuk merasa aman, "Ada banyak perasaan yang kompleks, pribadi, dan valid, namun setiap manusia berhak mendapatkan hak dasar, perlakuan, dan keamanan; tidak peduli kebangsaan, agama, etnis, atau di mana mereka dilahirkan," jelasnya lagi.

"Saya tahu kata-kata saya tidak akan pernah cukup atau menyembuhkan luka mendalam banyak orang, namun saya selalu berdoa untuk keselamatan nyawa orang yang tidak bersalah," tandasnya.

(naq/naq)