Republik Indonesia merayakan hari kemerdekaannya setiap tanggal 17 Agustus. Tahun ini, Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan RI ke-78 jatuh pada Kamis (17/8/2023).
Rupanya, bukan cuma Indonesia yang merayakan hari kemerdekaan pada 17 Agustus. Salah satu negara di Afrika bagian tengah, Republik Gabon, juga memperingati hari kemerdekaannya pada 17 Agustus, loh!
Berbeda dengan Indonesia yang meraih kemerdekaannya dari kolonial Belanda pada 17 Agustus 1945, Gabon berhasil merdeka dari Prancis pada 17 Agustus 1960. Selain itu, Gabon memperingati hari kemerdekaannya selama dua hari yakni, pada tanggal 16 dan 17 Agustus.
Kisah Kemerdekaan Gabon pada 17 Agustus
Republik Gabon/Foto: Cidadesemfotos.blogspot.com |
Diego Cam ialah seorang penjelajah asal Portugis yang pertama kali mengunjungi Gabon pada akhir abad ke-15. Dalam penelusurannya, ia menemukan muara Sungai Komo, yang ia sebut Rio de Gabão. Dalam bahasa Portugis, “gabão” berarti “jubah”, lantaran bentuk muaranya dianggap mirip jubah. Nama ini pula yang akhirnya menjadi asal usul nama negara Gabon.
Melansir detikEdu, kisah kolonialisme Prancis di Gabon bermula ketika pada tahun 1630, pedagang Prancis berhasil mendarat di wilayah Gabon. Beberapa abad kemudian, bangsa Prancis mulai menduduki Gabon karena tertarik oleh perdagangan budak. Hingga pada 1839, penguasa lokal di wilayah pesisir ini menyerahkan kedaulatan wilayah kepada Prancis. Di bawah kedudukan Prancis, muara Sungai Komo menjelma menjadi pusat perdagangan budak.
Pada 1910, Gabon menjadi satu dari empat negara French Equatorial Africa (FAE) bersama dengan Chad, Republik Afrika Tengah, dan Republik Kongo. FAE atau Persekutuan Afrika Prancis Khatulistiwa merupakan federasi koloni Prancis di Afrika Tengah yang dilalui khatulistiwa.
Namun, pada 1958 Gabon memilih untuk keluar dari FAE dan menjadi republik otonom di Komunitas Prancis. Akhirnya, pada 17 Agustus 1960, Gabon memperoleh kemerdekaannya dari Prancis, sehingga tanggal itu resmi ditetapkan sebagai hari kemerdekaan Republik Gabon. Leon Mba pun terpilih sebagai presiden pertama Republik Gabon pada 1961.