Sering Bilang "Terserah"? Hati-Hati, Bisa Jadi Kamu Kehilangan Diri Sendiri!

Elvin Nuril Firdaus | Beautynesia
Kamis, 30 Apr 2026 11:30 WIB
3. Kamu jadi malas berpikir
Malas berpikir/pexels.com/JESSICA TICOZZELLI

Beauties, apa kamu termasuk salah satu orang yang sering bilang “terserah” saat ditanya tentang keinginanmu? Kalau iya, sebaiknya kurangi kebiasaan tersebut. Pasalnya, kebiasaan menekan keinginan diri sendiri bisa membuat otakmu lupa akan apa maumu, lho.

Menurut Dr. Joseph Ferrari, seorang profesor psikologi dalam situs Psychology Today, orang yang sering kesulitan memilih atau ragu-ragu menentukan pilihannya berisiko lebih mudah merasa cemas.

Namun, kalau kamu lebih sering bilang terserah, menuruti keinginan orang lain, dan menghilangkan preferensi sendiri, itu bukan cuma sekadar ragu, melainkan kamu secara tidak sadar sedang menghilangkan diri sendiri perlahan-lahan.

Kebiasaan bilang terserah bisa terjadi karena kamu takut mengecewakan orang lain, takut salah pilih, lelah mengambil keputusan, atau kebiasaan yang tanpa sadar tertanam sejak kecil.

Lalu, apa saja dampak psikologis kalau kamu kebiasaan bilang “terserah”? Catat dampaknya berikut ini!

1. Perlahan-lahan, kamu membiarkan orang lain menentukan pilihanmu

Ketika mengatakan “terserah” kepada orang lain, sama saja dengan kamu mengikuti pilihan orang lain. Apabila kamu terus-terusan melakukan hal yang sama, perlahan-lahan kamu membiarkan hidupmu ditentukan orang lain.

Padahal, pilihan orang lain belum tentu cocok untuk dirimu sekarang dan di masa mendatang. Kamu juga berisiko tumbuh menjadi orang yang kurang berpendirian dan terlalu bergantung pada orang lain.

2. Bisa membuatmu kehilangan diri sendiri

Kehilangan diri sendiri/pexels.com/Đặng Thanh Tú

Sering bilang “terserah kamu” bisa jadi karena seseorang ingin menyenangkan orang lain. Padahal, setiap individu tidak memiliki tanggung jawab untuk menyenangkan individu lainnya.

Menurut situs Expert Editor, orang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain cenderung tidak pandai dalam menyenangkan dirinya sendiri. Mereka relatif takut menolak dan risiko akan penolakannya tersebut.

Padahal, jika kebiasaan ini terus dilakukan, bisa membuatmu kehilangan diri sendiri. Penelitian Sudeep Bhatia dan Timothy L. Mullett dalam Cognitive Psychology menjelaskan bahwa orang yang suka mengikuti keputusan orang lain dan menunda keputusannya bisa membuat dirinya kehilangan kemampuan untuk menyadari jika dirinya masih punya pilihan bagi diri sendiri.

3. Kamu jadi malas berpikir

Malas berpikir/pexels.com/JESSICA TICOZZELLI

Sadar atau tidak, mengandalkan pilihan dengan kata “terserah” bisa membuatmu menjadi malas berpikir. Padahal, berpikir adalah kunci agar manusia terus berkembang.

Memang tidak masalah untuk mengatakannya sesekali. Akan tetapi, jika pilihan tersebut menyangkut kehidupan pribadi dan masa depanmu yang memerlukan usaha berpikir keras, alangkah baiknya untuk mengandalkan keputusanmu sendiri.

Selain melatih otakmu agar bisa berpikir solutif, menentukan pilihan bagi diri sendiri juga melatihmu untuk bertanggung jawab terhadap keputusan sendiri.

4. Terlalu nyaman bisa menghambat perkembanganmu

Terlalu nyaman bisa menghambat perkemanganmu/pexels.com/Asad Photo Maldives

Beberapa orang yang suka mengucapkan kata “terserah” cenderung mencari aman dan menghindari risiko saat terjadi permasalahan. 

Contohnya, ketika kamu berada dalam suatu tim dan memilih untuk mengikuti pendapat orang lain daripada pendapatmu sendiri karena takut mereka menolaknya atau menentang pendapatmu. Padahal, bisa saja pendapatmu lebih cemerlang daripada pendapat orang lain.

Hal ini bisa terjadi berulang kali ketika kamu sudah merasa aman berada di zona nyaman. Sayangnya, berhenti di zona nyaman berisiko membuat perkembanganmu terhambat.

Itulah beberapa dampak psikologis saat kamu sering bilang “terserah” ke orang lain. Meski terkesan aman, tetapi bisa berdampak negatif pada dirimu sendiri, sehingga lebih baik kurangi penggunaannya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE