Sering Minder? Coba 6 Trik Psikologi Ini agar Lebih Percaya Diri

Tria Oktyana | Beautynesia
Kamis, 13 Aug 2026 15:30 WIB
Rayakan Keberhasilan Kecil
Menghargai pencapaian kecil dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dalam jangka panjang/Foto: Magnific/drobotdean

Beauties, rasa percaya diri bukan soal bakat, melainkan keterampilan yang bisa kita latih. Berbicara di depan banyak orang, menghadiri wawancara kerja ataupun sekadar menyampaikan pendapat sering kali membuat sebagian orang merasa gugup hingga jantung berdebar. Apabila kamu pernah merasakan hal ini, tenang kamu tidak sendirian nih.

Dalam psikologi, kepercayaan diri dipandang sebagai kemampuan yang dapat dilatih, Beauties. Psikolog Albert Bandura melalui teori self-efficacy menjelaskan bahwa semakin sering seseorang berhasil menghadapi tantangan, semakin besar pula keyakinannya terhadap kemampuan diri. Dengan kata lain, percaya diri bukan lahir karena bakat, tetapi dibangun melalui pengalaman dan kebiasaan lho.

Inilah 6 trik psikologi agar lebih percaya diri dalam berbagai situasi. Coba, yuk!

Ubah Cara Berbicara kepada Diri Sendiri

Cara berbicara kepada diri sendiri berpengaruh terhadap rasa percaya diri dan cara menghadapi tantangan/Foto: Magnific/Magnific

Beauties, cobalah untuk mengubah cara berbicara kamu terhadap diri kamu sendiri. Hindari untuk mengkritik diri sendiri seperti "aku gagal", "aku pasti salah ngomong", "pasti malu-maluin". Kata-kata negatif ini yang tanpa kita sadari membuat kita yakin bahwa diri kita gagal dan membuat rasa percaya diri menurun. 

Profesor Ethan Kross, psikolog dari University of Michigan, menjelaskan dalam bukunya Chatter bahwa cara kita berbicara kepada diri sendiri dapat memengaruhi kemampuan mengelola emosi. Salah satu teknik yang ia rekomendasikan adalah menggunakan distanced self-talk.

Teknik ini melatih untuk berbicara pada diri sendiri dengan menyebut nama atau menggunakan kata "kamu" seolah sedang memberikan nasihat kepada teman. Penelitian menunjukkan teknik ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kemampuan menghadapi situasi yang menegangkan. 

Perbaiki Postur Tubuh

Berdiri tegak dan menjaga postur tubuh dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri/Foto: Magnific/Magnific

Saat merasa gugup, tanpa sadar bahu mulai membungkuk, pandangan tertunduk, dan suara terdengar lebih pelan. Pernah mengalaminya, Beauties? Cobalah mulai dengan hal sederhana, seperti berdiri lebih tegak, membuka bahu, menjaga kontak mata saat berbicara, dan menggunakan volume suara yang jelas. Meskipun terlihat sepele, bahasa tubuh dapat memengaruhi cara kita membawa diri saat berhadapan dengan orang lain.

Hasil penelitian dari jurnal Biofeedback menemukan bahwa postur tubuh yang tegak berkaitan dengan meningkatnya rasa percaya diri, suasana hati yang lebih positif, serta kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi stres.

Fokus pada Kemajuan, Bukan Kesempurnaan

Terlalu mengejar kesempurnaan justru dapat menghambat rasa percaya diri/Foto: Magnific/Magnific

Banyak orang menunda mencoba sesuatu karena takut hasilnya tidak sempurna. Padahal, kepercayaan diri justru tumbuh dari pengalaman mencoba, belajar, dan juga memperbaiki kesalahan. Semakin sering seseorang menghadapi tantangan, semakin besar pula keyakinannya bahwa ia mampu mengatasinya.

Psikolog Albert Bandura juga menjelaskan bahwa rasa percaya diri berkembang melalui pengalaman berhasil menyelesaikan tantangan, bukan karena menunggu sampai merasa benar-benar siap. Setiap keberhasilan kecil akan membangun keyakinan bahwa kita mampu menghadapi tantangan berikutnya, Beauties. 

Berhenti Terlalu Memikirkan Penilaian Orang Lain

Terlalu memikirkan penilaian orang lain dapat menghambat rasa percaya diri/Foto: Magnific/Magnific

Pernah merasa semua orang memperhatikan kesalahan yang kamu lakukan, Beauties? Misalnya saat salah mengucapkan kata ketika presentasi atau merasa pakaian yang dikenakan tidak cukup menarik. Kenyataannya, sebagian besar orang justru lebih sibuk memikirkan dirinya sendiri.

Dalam psikologi sosial, kondisi ini dikenal sebagai spotlight effect. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology menunjukkan bahwa manusia cenderung melebih-lebihkan seberapa besar perhatian orang lain terhadap penampilan ataupun kesalahan yang mereka lakukan. Menyadari hal ini dapat membantu mengurangi rasa cemas dan membuat seseorang lebih berani tampil apa adanya.

Lakukan Sesuatu Meski Masih Merasa Gugup

Kepercayaan diri sering kali muncul setelah seseorang berani mengambil tindakan/Foto: Magnific/prostooleh

Banyak orang berpikir harus merasa percaya diri terlebih dahulu sebelum mulai berbicara, melamar pekerjaan, atau mencoba hal baru. Padahal, dalam banyak situasi yang terjadi justru sebaliknya. Rasa percaya diri muncul setelah seseorang berhasil melewati pengalaman tersebut.

Psikolog klinis Dr. Ellen Hendriksen dalam bukunya How to Be Yourself, menjelaskan bahwa menghindari situasi yang membuat gugup hanya akan memperkuat rasa takut. Sebaliknya, perlahan menghadapi situasi dapat membantu otak belajar bahwa tantangan yang dihadapi tidak seburuk yang dibayangkan.

Rayakan Keberhasilan Kecil

Menghargai pencapaian kecil dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dalam jangka panjang/Foto: Magnific/drobotdean

Kepercayaan diri jarang tumbuh karena satu pencapaian besar. Sebaliknya, rasa percaya diri lebih sering terbentuk dari kebiasaan menghargai kemajuan kecil yang berhasil dicapai setiap hari lho, Beauties. Berhasil menyampaikan pendapat dalam rapat, menyelesaikan tugas tepat waktu, atau berani memulai percakapan dengan orang baru adalah contoh kemenangan kecil yang layak diapresiasi.

Psikolog Teresa Amabile dari Harvard Business School melalui konsep The Progress Principle menjelaskan bahwa menyadari kemajuan kecil dapat meningkatkan motivasi, suasana hati, dan juga keyakinan seseorang terhadap kemampuannya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE