Sering Terlewat, Ini 5 Etika Bertamu Saat Lebaran yang Perlu Diketahui

Shinta Khoiru Nikmah | Beautynesia
Sabtu, 21 Mar 2026 10:00 WIB
3. Jaga Sikap dan Ucapan Selama Bertamu
Menjaga sikap dan ucapan/ Foto: Freepik.com/freepik

Lebaran menjadi momen yang identik dengan silaturahmi. Banyak orang memanfaatkan hari raya ini untuk saling berkunjung, mempererat hubungan keluarga, hingga menjalin kembali komunikasi yang mungkin sempat terputus. Tradisi bertamu pun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suasana hangat Lebaran.

Namun, di tengah euforia tersebut, ada beberapa etika bertamu yang sering kali terlewat. Padahal, sikap dan perilaku saat berkunjung sangat memengaruhi kenyamanan tuan rumah.

Dengan memahami dan menerapkan etika yang tepat, silaturahmi tidak hanya terasa menyenangkan, tetapi juga penuh makna. Berikut beberapa etika bertamu saat Lebaran yang perlu diperhatikan.

1. Kabari Sebelum Berkunjung

Memberi kabar sebelum berkunjung saat Lebaran sering kali dianggap sepele, padahal hal ini penting untuk menghargai waktu dan kesiapan tuan rumah. Dengan menginformasikan kedatangan terlebih dahulu, kunjungan pun dapat berlangsung lebih nyaman tanpa mengganggu aktivitas mereka.
Memberi kabar sebelum berkunjung/ Foto: Freepik.com/freepik

Meskipun Lebaran identik dengan tradisi open house, tetap penting untuk memberi kabar sebelum datang berkunjung, terutama jika ingin bertamu ke rumah kerabat atau teman tertentu. Tidak semua orang selalu siap menerima tamu setiap saat, karena bisa saja mereka sedang bepergian atau memiliki agenda keluarga lain.

Memberi kabar terlebih dahulu, baik melalui pesan singkat maupun telepon, menunjukkan sikap menghargai waktu dan kondisi tuan rumah. Dengan begitu, kunjungan dapat berlangsung lebih nyaman dan disambut dengan lebih baik.

2. Berpakaian Sopan dan Rapi

Berpakaian sopan dan rapi/ Foto: Freepik.com/freepik

Penampilan saat bertamu juga mencerminkan sikap menghargai tuan rumah. Mengenakan pakaian yang sopan dan rapi menunjukkan bahwa kita menghormati momen Lebaran serta orang yang kita kunjungi.

Tidak perlu berlebihan, yang terpenting adalah bersih, nyaman, dan sesuai dengan suasana hari raya. Hindari pakaian yang terlalu santai atau kurang pantas, terutama jika berkunjung ke rumah orang yang lebih tua atau yang belum terlalu akrab.

Dengan berpakaian yang tepat, kesan baik akan tercipta sejak pertama kali bertemu.

3. Jaga Sikap dan Ucapan Selama Bertamu

Menjaga sikap dan ucapan/ Foto: Freepik.com/freepik

Saat berada di rumah orang lain, penting untuk menjaga sikap dan ucapan. Hindari berbicara terlalu keras, memotong pembicaraan, atau membahas topik yang sensitif seperti kondisi ekonomi, pekerjaan, atau hal-hal pribadi yang dapat membuat tuan rumah tidak nyaman.

Pertanyaan seperti, 'kapan nikah?', 'kapan wisuda?', atau 'kapan punya momongan?', atau pertanyaan yang berpotensi menyinggung lainnya sebaiknya dihindari.

Sebaliknya, ciptakan suasana yang hangat dengan percakapan ringan dan menyenangkan. Mengucapkan salam, meminta maaf, serta menunjukkan sikap ramah adalah hal sederhana yang memiliki makna besar dalam silaturahmi.

Dengan menjaga sikap, hubungan baik dapat terjalin dengan lebih harmonis.

4. Tidak Berlama-lama Saat Bertamu

Tidak berlama/lama/ Foto: Freepik.com/freepik

Meskipun suasana Lebaran terasa akrab dan menyenangkan, penting untuk tetap memperhatikan durasi kunjungan. Tuan rumah biasanya menerima banyak tamu dalam satu hari, sehingga waktu mereka perlu dibagi dengan orang lain.

Berada terlalu lama bisa membuat tuan rumah merasa tidak enak atau kelelahan, meskipun mereka tidak mengungkapkannya secara langsung. Oleh karena itu, sebaiknya cukupkan waktu kunjungan secukupnya.

Kunjungan yang singkat namun bermakna justru lebih dihargai daripada berlama-lama tanpa tujuan yang jelas.

5. Hargai Hidangan yang Disajikan

Hargai hidangan yang disajikan/ Foto: Freepik.com/freepik

Salah satu ciri khas bertamu saat Lebaran adalah berbagai hidangan yang disajikan oleh tuan rumah. Mulai dari kue kering hingga makanan berat, semuanya disiapkan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.

Sebagai tamu, penting untuk menghargai hidangan tersebut. Jika tidak bisa mencicipi semuanya, setidaknya ambil sedikit sebagai bentuk apresiasi. Hindari juga mengomentari makanan secara negatif karena dapat menyinggung perasaan tuan rumah.

Mengucapkan terima kasih atas jamuan yang diberikan adalah bentuk kesopanan sederhana yang sering kali berarti besar.

Beauties, Lebaran bukan hanya tentang berkumpul, tetapi juga tentang menjaga hubungan baik dengan penuh rasa hormat. Dengan menerapkan etika bertamu yang tepat, momen kebersamaan akan terasa lebih hangat dan berkesan bagi semua pihak.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE