sign up SIGN UP

Stres dengan Hiruk-Pikuk Kota? 5 Destinasi Wisata Alam Ini Bisa Jadi Tempat Healing Terbaik!

Siti Kholifatun Nadiah | Beautynesia
Minggu, 13 Mar 2022 09:30 WIB
Stres dengan Hiruk-Pikuk Kota? 5 Destinasi Wisata Alam Ini Bisa Jadi Tempat Healing Terbaik!

Rutinitas harian yang terus terulang memang bisa membuat bosan. Tak jarang yang menjadi stres akan hal ini. Apalagi hidup di tengah hiruk-pikuknya kota, bawaannya mau refreshing dan healing saja. Setuju, Beauties?

Kalau kamu mengalami hal itu, sebaiknya beristirahat dulu, Beauties. Carilah tempat yang tenang dan jauh dari keramaian untuk self healing. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, karena di dalam negeri juga banyak tempat healing yang memukau, lho, Beauties.

Kamu bisa mencari tempat healing yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya seperti 5 destinasi wisata alam ini. Apa saja? Yuk, simak 5 destinasi wisata alam untuk healing berikut ini!

Kalibiru Warsambin, Raja Ampat 

Kalibiru Warsambin, salah satu destinasi wisata alam yang ada di Raja Ampat
Kalibiru Warsambin/Foto: Direktoripariwisata.id

Apakah kamu tipe orang yang ketika stres harus lari ke tempat yang tenang dan sejuk? Jika iya, kamu bisa mencoba healing ke Kalibiru Warsambin. Kalibiru Warsambin adalah sungai yang terletak di dekat perkampungan Warsambin yang ada di sekitar Teluk Mayalibit, Raja Ampat.

Untuk bisa menikmati destinasi wisata alam ini kamu harus menyusuri hutan. Meskipun demikian, perjalananmu tidak akan sia-sia karena semua itu akan terbayarkan dengan warna air yang eksotis dan menyala. Bahkan, ketika berenang di sini, kamu bisa melihat dasar sungai dengan jelas karena airnya benar-benar seperti kaca.

Melansir dari situs resmi Direktori Pariwisata Raja Ampat, kedalaman sungai diperkirakan lebih dari 5 meter, sedangkan di beberapa bagian sungai kedalamannya 2-3 meter.

Kalibiru Warsambin ternyata juga mempunyai keistimewaan, yaitu meski terkena sinar matahari sekali pun suhu airnya tetap sama, yaitu 10-20 derajat Celcius. Namun, di beberapa muara sungai, suhu airnya ada yang hangat. Hal ini dikarenakan sebagian sungainya tertutup pepohonan lebat sehingga sinar matahari tidak bisa masuk. 

Untuk bisa sampai ke Kalibiru, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan speedboat dari Waisai, Raja Ampat. Kemudian, dilanjutkan dengan trekking ke dalam hutan selama 30 menit. Adapun untuk biaya masuk ke Kalibiru berkisar Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per orang. Gimana, Beauties? Tertarik untuk berkunjung?

Gunung Semeru

Cantiknya Ranu Kumbolo di Gunung Semeru
Gunung Semeru, Ranu Kumbolo/Foto: Pinterest.com/Travelistasia.com

Jika kalian termasuk orang yang selalu menghargai setiap momen, mungkin healing ke gunung tidak ada salahnya, Beauties. Dengan mendaki gunung, kamu akan mendapat banyak pelajaran.

Salah satu gunung yang bisa menjadi tempat healing terbaikmu adalah Gunung Semeru. Gunung Semeru terletak di antara dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunung ini adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncak 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). 

Untuk bisa merasakan eksotisnya alam di gunung ini, kamu perlu melewati jalur lereng utara melalui Ranupane dan Ranu Kumbolo. Setelah sampai, kamu akan disuguhkan dengan cantiknya pemandangan Ranu Kumbolo.

Meskipun cantik kamu tetap harus berhati-hati ya, karena Ranu Kumbolo adalah danau dengan kedalaman 28 meter. Kamu dilarang untuk berenang di sini. Namun, sebagai gantinya, kamu bisa menyaksikan galaksi jika langitnya sedang cerah. 

Savana Puru Kambera, Sumba Timur

Savana Puru Kambera, salah satu destinasi wisata alam yang ada di Sumba Timur
Savana Puru Kambera/Foto: Herjourneys.com/Anggey Anggraini

Destinasi wisata alam di Indonesia memang tidak akan ada habisnya. Kali ini ada Puru Kambera yang merupakan padang savana di Sumba Timur. Bagi kamu yang suka dengan suasana seperti hamparan rumput luas yang ditemani dengan kuda-kuda eksotis, kamu bisa menjadikan Savana Puru Kambera sebagai pilihan liburanmu.

Savana Puru Kambera terletak sekitar 24 km dari Kota Waingapu. Biasanya, para wisatawan ke Puru Kambera untuk menyaksikan segerombolan kuda liar Sumba di alam bebas. Gerombolan kuda Sumba ini akan lebih sering terlihat di saat musim kemarau dibandingkan dengan musim penghujan.

Hal ini terjadi karena pada musim kemarau, padang savana di Puru Kambera menjadi sangat kering sehingga kuda-kuda liar akan lebih aktif merumput di luar hutan untuk mencari makan. Selain segerombolan kuda, ada panorama alam savana yang bisa menarik perhatianmu. Panorama alam tersebut berupa savana yang berwarna kuning keemasan dibalut dengan birunya langit. Banyak wisatawan yang bilang panorama ini seperti panorama savana di Afrika.

Dengan berkunjung ke Puru Kambera, kamu juga bisa menyaksikan latar belakang hamparan biru laut dari kejauhan yang nampak kontras. Biasanya, warna hamparan biru laut tersebut akan berubah menjadi warna kuning ketika musim kemarau di padang savana dan menjadi hijau ketika musim penghujan.

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id