Studi: Butuh Waktu 200 Jam untuk Bisa Jalin Persahabatan Erat di Usia Dewasa
Memiliki seseorang yang bisa kita sebut sahabat erat adalah salah satu pengalaman hidup yang menyenangkan. Seorang sahabat adalah sosok yang menyaksikan berbagai macam episode kehidupan kita, memahami baik dan buruknya diri ini, hingga menjadi support system terbaik.
Namun, pertanyaannya, berapa lama, sih, waktu yang dibutuhkan agar kita bisa menjalin persahabatan yang erat? Mungkin sewaktu duduk di bangku sekolah, kita bisa dengan mudah menjalin hubungan pertemanan karena sering bertemu. Ketika dewasa, menjalin hubungan persahabatan baru bisa menjadi cukup menantang, entah karena kesibukan atau sulit menemukan minat dan kepentingan yang sama.
Menurut sebuah studi pada 2018 yang diterbitkan dalam Journal of Social and Personal Relationships oleh para peneliti dari University of Kansas, mereka menemukan bahwa dibutuhkan waktu sekitar 200 jam atau sekitar 8 hari 8 jam untuk menjalin hubungan persahabatan yang erat.
Angka tersebut mungkin terdengar cukup berat, ya, Beauties, terutama seiring bertambahnya usia. Menurut terapis Meredith Van Ness, LCSW, saat kita masih muda, tempat seperti sekolah, kampus, dan berbagai kegiatan lain dapat membuat kita bertemu dengan seseorang secara rutin. Tapi sebagai orang dewasa, kesibukan kita bervariasi, baik dari pekerjaan, mengurus keluarga, dan tanggung jawab lainnya. Akibatnya, kita perlu berusaha lebih keras untuk meluangkan waktu dalam hubungan pertemanan.
Tips Menjalin Hubungan Persahabatan di Usia Dewasa
Tips Menjalin Hubungan Persahabatan di Usia Dewasa/Foto: magnific.com/wayhomestudioFoto: magnific.com/wayhomestudio
Sebagai bagian dari studi di University of Kansas, para peneliti meminta orang dewasa yang baru saja pindah tempat tinggal untuk menceritakan tentang satu orang baru yang mereka temui di lingkungan barunya, serta memperkirakan total waktu yang mereka habiskan bersama.
Semakin banyak waktu yang dihabiskan bersama seseorang yang baru dikenal, semakin kuat pula ikatan di antara mereka, Beauties. Namun, temuan ini memiliki satu syarat penting, yaitu waktu yang dihabiskan bersama haruslah didasari oleh niat yang sungguh-sungguh.
Sekadar mengobrol dengan rekan kerja di kantor atau bergaul dengan teman sekelas di sekolah tidak akan menumbuhkan kedekatan yang sama seperti kegiatan di luar jam rutin, meskipun kegiatannya sederhana, seperti menonton TV atau bermain game bersama.
Mandy Lam, LCSW, LCAT, seorang terapis sekaligus pendiri Mindful Roots Collective, menyarankan agar seseorang memperkuat hubungan dengan calon teman melalui cara “mengubah konteks” interaksi mereka yang biasanya. Langkah ini tidak hanya membuka pintu menuju hubungan yang lebih dalam, tetapi juga menunjukkan tingkat komitmen yang lebih besar.
“Sebagai contoh, jika Anda mengenal seseorang dari kelas yoga dan biasanya hanya mengobrol singkat sebelum atau sesudah kelas, Anda bisa mencoba mengajaknya minum kopi setelah kelas usai,” ujarnya, dilansir dari Real Simple. “Niat untuk memperluas konteks tersebut, dengan memilih untuk meluangkan waktu bersama, terasa berbeda dibandingkan sekadar berinteraksi karena kebiasaan atau rutinitas semata.”
Lebih lanjut, sebagai bagian dari penelitian mereka, para peneliti dari University of Kansas meminta mahasiswa tahun pertama untuk memantau tingkat kedekatan mereka dengan dua orang yang baru mereka kenal selama satu semester. Melalui survei tersebut, mereka menemukan bahwa jenis percakapan yang dilakukan oleh individu-individu ini memengaruhi seberapa kuat persahabatan yang terbangun di antara mereka, Beauties.
Berbagi kabar, menanyakan keseharian satu sama lain, melontarkan lelucon, serta melakukan percakapan yang mendalam atau emosional terbukti menjadi indikator kedekatan yang jauh lebih baik daripada sekadar jumlah waktu yang dihabiskan bersama.
Sebaliknya, obrolan ringan atau basa-basi justru berkaitan dengan penurunan tingkat kedekatan. Secara teoretis, kamu mungkin bisa saja menghabiskan 200 jam bersama seseorang tapi tetap tidak benar-benar mengenalnya, terutama jika topik pembicaraan hanya seputar hal-hal yang umum dan ringan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!