Tak Sekadar Hilangkan Bosan, Ini Manfaat Mendengarkan Musik di Tempat Kerja
Musik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan banyak orang. Musik telah menemani beragam momen, mulai dari saat bersantai di rumah, di mobil, saat bepergian, hingga di tempat kerja.
Tentunya kamu sering menemukan rekan kerja yang selalu memasang earphone selama bekerja, bukan? Ternyata mendengarkan musik di tempat kerja membawa banyak manfaat lho, Beauties!
Manfaat Mendengarkan Musik saat Bekerja
Ilustrasi mendengarkan musik/Foto: Magnific.com/KamranAydinov
Melansir Totem Acoustic, para peneliti mengungkapkan bahwa musik tidak hanya dapat membantu saat belajar atau bekerja, tetapi juga memengaruhi cara otak bekerja. Sebuah studi tahun 2025 pun menemukan bagaimana berbagai jenis musik memengaruhi tingkat fokus dan keterlibatan dalam tugas.
Ada beberapa alasan mengapa musik dapat meningkatkan produktivitas, yakni:
- Mengatur mood: Musik dapat membantu menstabilkan atau meningkatkan suasana hati, yang memudahkan untuk tetap fokus pada tugas-tugas yang menantang atau berulang.
- Mengurangi stres dan kecemasan: Saat tingkat stres lebih rendah, kinerja kognitif dan kreativitas sering kali akan meningkat.
- Menghalangi gangguan: Musik latar, terutama musik instrumental dapat menutupi suara bising di lingkungan sekitar.
- Sinkronisasi ritmis: Musik dengan irama yang stabil secara tidak sadar dapat membantu otak untuk bersinkronasi, mengatur pikiran dan tindakan secara lebih teratur.
Salah satu manfaat utama mendengarkan musik saat bekerja juga adalah kemampuannya untuk membawa otak mencapai kondisi “flow”. Kondisi flow ditandai dengan fokus tanpa usaha, keterlibatan yang mendalam, dan kreativitas yang tinggi.
Namun, tidak semua musik bisa membantu untuk konsentrasi dan produktivitas. Tipe musik yang didengarkan memiliki pengaruh yang berbeda.
Dikutip dari Western Sydney University, penelitian menunjukkan bahwa musik yang cepat dan keras dapat mengganggu tugas-tugas kompleks, seperti pemahaman bacaan, dibandingkan musik yang lembut dan lambat.
Penelitian lain juga menemukan bahwa mendengarkan musik menenangkan dapat bermanfaat bagi daya ingat, sementara musik yang agresif dan tidak menyenangkan dapat memberikan efek sebaliknya.
Musik Apa yang Paling Efektif untuk Konsentrasi dan Produktivitas?
Ilustrasi mendengarkan musik/Foto: Magnific.com
- Musik klasik instrumental: Merangsang aktivitas otak tanpa lirik yang mengganggu.
- Musik ambient atau atmosferik: Suaranya yang lembut menjaga kondisi mental yang tenang tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan.
- Jazz atau jazz fusion: Menghadirkan suara kompleks dan menarik tanpa membebani pikiran.
- Musik instrumental bertempo: Menghadirkan musik dengan ritme tapi tanpa lirik yang membantu menjaga energi tetap tinggi saat bekerja.
- World music dan fusi: Memberikan musik latar yang membangkitkan semangat.
Sementara itu, musik dengan lirik memang menarik, tetapi sering kali berebut perhatian dengan sistem pemrosesan bahasa di otak, terutama selama tugas-tugas seperti menulis atau membaca. Studi menunjukkan bahwa suara vokal lebih berpotensi mengganggu fokus kognitif lebih dibanding suara instrumental.
Bukan berarti musik dengan lirik itu tidak pernah membantu ya, Beauties. Jika kamu sedang melakukan tugas berulang-ulang dan kurang fokus, lagu yang sudah familiar justru dapat menjaga motivasi dan mood tetap baik. Namun, untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi, lirik sering kali lebih mengganggu daripada membantu.
Nah Beauties, bagaimana dengan musik yang sering kamu dengarkan, apakah sudah efektif membantu untuk meningkatkan produktivitasmu?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!