Beauties, biasanya saat habis gajian ada berbagai kewajiban yang harus kamu bayarkan secepat mungkin. Mulai dari bayar tagihan, mengirim uang untuk keluarga, hingga membeli kebutuhan harian.
Tapi tak jarang saat gajian, banyak promo yang menggiurkan, Beauties. Bukan masalah selama kamu membeli barang sesuai batas kemampuanmu. Tapi sering kali kamu terjebak kesulitan mengontrol antara keinginan dan kebutuhan. Simak tips self regulation yang dikutip dari buku Theories of Personality, karya Jess Feist dan Gregory Feist, serta situs mindtools supaya kamu lebih terampil mengelola keuanganmu dengan cerdas.
1. Lakukan Reframing
Reframing. Foto freepik.com: Kamran Aydinov |
Dalam ilmu psikologi, reframing berarti mengubah cara berpikirmu tentang kondisi yang membuatmu nggak nyaman jadi pemikiran yang lebih logis. Saat gajian tiba, mungkin kamu panik saat teman-temanmu mengajakmu untuk berburu barang-barang kekinian. Padahal tabunganmu saat ini belum seberapa dan kamu punya kebutuhan prioritas.
Kamu cemas kalau nggak membeli produk viral, nanti akan dianggap 'kudet' padahal kondisimu pas-pasan. Kamu perlu mengubah cara pikir kamu kalau temanmu mungkin hanya memberikan info tentang produk terbaru, dan tidak semua hal yang lagi tren atau viral wajib kamu beli. Hanya karena tidak membeli suatu produk seperti yang dilakukan kebanyakan orang, bukan berarti kamu jadi nggak gaul, Beauties.
2. Kenali Faktor yang Membuatmu jadi Konsumtif
Kenali Faktor yang Bikin Kamu jadi Konsumtif. Foto freepik.com: ijeab |
Diskon besar-besaran yang beredar di media sosial, ajakan teman-teman dalam circle pertemananmu bisa jadi yang mendorongmu untuk mengambil tindakan konsumtif. Tapi kembali lagi, kamu punya kebebasan untuk menentukannya.
Contoh, ada promo untuk minuman yang lagi hitz. Untuk sesekali kamu boleh mencobanya karena penasaran dengan varian baru yang dikeluarkan produk minuman itu. Tapi kalau kamu terlalu sering mengeluarkan uang untuk hal konsumtif, kamu pun harus mengevaluasi lagi jangan sampai sisa tabunganmu nanti nggak cukup untuk hal yang jadi kebutuhan primer. Pertimbangkan akibat dari keputusan yang kamu ambil, Beauties.
3. Atur Strategi Keuanganmu dengan Model SWOT
Gunakan Metode SWOT. Foto freepik.com: lucky7trader |
Lewat strategi ini kamu perlu mengenali Strengths sumber pendapatanmu, seberapa tabunganmu cukup untuk berbagai alokasi kebutuhan dan keinginan lainnya. Kenali juga Weaknessnya, jika keuanganmu saat ini kamu pakai untuk berbagai hal konsumtif. Kamu bisa memprediksi berbagai risiko yang kemungkinan akan terjadi.
Opportunites, dari sini kamu juga dapat melihat peluang tabunganmu untuk modal usaha, persiapan pernikahan, atau untuk lanjut studi.
Beauties juga perlu perhatikan threats atau ancaman yang mungkin ada. Misalnya, kalau kamu nggak mulai menabung dari sekarang, ada hal-hal di luar dugaanmu yang mungkin terjadi. Perusahaan tempatmu bekerja sedang tidak stabil, sehingga berdampak pada sumber pendapatanmu.