sign up SIGN UP

The Future is Female! Ini Deretan Putri yang Menjadi Calon Pewaris Takhta Kerajaan

Rayoga Firdaus | Beautynesia
Selasa, 04 Jan 2022 15:30 WIB
The Future is Female! Ini Deretan Putri yang Menjadi Calon Pewaris Takhta Kerajaan
caption
Jakarta -

Dari sekian banyak negara berbentuk monarki, setidaknya hanya ada lima orang Putri Mahkota yang kelak bakal menjadi penguasa kerajaan. Menariknya di era modern sekarang ini masih terjadi pembatasan kekuasaan bagi perempuan di lingkup kerajaan agar bisa menjadi penerus takhta. Beberapa kerajaan masih memberlakukan sistem di mana anak laki-laki saja yang berhak menjadi ahli waris. Contohnya di Jepang dan Monako. Meski Kaisar Naruhito memiliki putri tunggal yakni Aiko, namun gelar Putra Mahkota jatuh ke tangan adiknya yakni Pangeran Fumihito. Sementara di Monako, Pangeran Albert II dan Putri Charlene dikaruniai sepasang putra dan putri kembar yakni Gabriella dan Jacques. Meski Gabriella lahir terlebih dahulu, namun Jacques yang didaulat secara resmi sebagai calon penerus takhta.

Lalu siapa saja para Putri Mahkota sekarang ini?

Putri Mahkota Victoria dari Swedia

Putri Mahkota Victoria SwediaPutri Mahkota Victoria Swedia/ Foto: Instagram princessvictoriaofsweden

Lahir pada 14 Juli 1977 di Stockholm, Swedia, Putri Mahkota Victoria kelak akan mencetak sejarah ketika resmi naik takhta. Ia akan menjadi Ratu keempat yang berkuasa di Swedia sekaligus pertama sejak tahun 1720. Menamatkan studi di Universitas Uppsala dengan gelar Bachelor of Arts, ia menikah dengan Daniel Westling seorang personal trainer dan pemilik pusat kebugaran pada 2010, dan dikaruniai dua orang anak Putri Estelle dan Pangeran Oscar.

Putri Elisabeth, Duchess of Brabant

Putri Elisabeth, Duchess of BrabantPutri Elisabeth, Duchess of Brabant/ Foto: Bas Bogaerts/Belgian Royal Palace

Putri Elisabeth resmi mendapat gelar Putri Mahkota ketika sang Kakek Raja Albert II turun tahta pada 2013. Berusia 20 tahun dan sedang menuntut ilmu di Lincoln College, Oxford University, Elisabeth diketahui menguasai empat bahasa yakni Dutch, Prancis, Jerman dan Inggris.
Pada tahun 1991, satu dekade sebelum kelahirannya, Belgia resmi mengubah aturan terkait suksesi menjadi absolute primogeniture di mana anak pertama Raja yang akan menjadi penerus tahta. Setelah sebelumnya lebih mengutamakan anak laki-laki. Dengan demikian, kelak ketika Elisabeth naik takhta, ia akan menjadi Ratu berkuasa pertama yang memimpin Belgia.

Leonore, Princess of Asturias

Leonore, Princess of AsturiasLeonore, Princess of Asturias/ Foto: © Casa De S.M. El Rey/Spanish Royal Household

Baru berusia 16 tahun, Putri Leonore adalah calon penerus takhta Kerajaan Spanyol. Sebenarnya dalam sistem pemilihan ahli waris kerajaan, Spanyol masih mengutamakan anak laki-laki namun berdasarkan hukum Male-preference primogeniture yang dianut, Leonore masih berhak menjadi Putri Mahkota karena sang Ayah, Raja Felipe VI tidak memiliki putra. Artinya, ia dapat tergantikan jika kelak Raja memiliki anak laki-laki secara resmi.

Catharina-Amalia, Princess of Orange

Catharina Amalia, De Prinses van Oranje, 2021Catharina Amalia, De Prinses van Oranje, 2021/ Foto: ©RVD – Frank Ruiter

Pada saat merayakan ulang tahunnya yang ke-18 pada 7 Desember 2021, Catharina Amalia mencuri perhatian publik. Ia selaku Putri Mahkota Belanda menyatakan menolak tunjangan sebesar 2 juta USD yang diberikan padanya yang mana telah menjadi bagian dari tradisi.
"Pada 7 Desember 2021, saya menginjak usia 18 tahun, dan berdasarkan hukum, saya akan menerima sebuah tunjangan. Saya merasa tidak nyaman untuk menerimanya karena selama ini saya tidak melakukan apapun, sementara banyak siswa lain sedang mengalami masa sulit khususnya saat (pandemi) virus corona ini," tulisnya dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

Putri Ingrid Alexandra dari Norwegia

Putri Ingrid Alexandra dari NorwegiaPutri Ingrid Alexandra dari Norwegia/ Foto: Ann Cathrin Buchardt

Selain Belgia, Norwegia juga telah mengubah sistem pemilihan pewaris takhta menjadi absolute primogeniture tepatnya pada tahun 1990. Putri Ingrid kini berada di urutan kedua setelah sang Ayah Putra Mahkota Pangeran Haakon yang akan menggantikan Raja Harald V selaku penguasa Norwegia saat ini.
Kelak ketika Putri Ingrid naik takhta, ia akan menjadi Ratu berkuasa kedua di Norwegia setelah Ratu Margaret di abad ke-15.

[Gambas:Youtube]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id