Where To Go This Weekend: Planetarium Jakarta, Kembali Buka Setelah 13 Tahun

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 01 Jan 2026 20:00 WIB
Where To Go This Weekend: Planetarium Jakarta, Kembali Buka Setelah 13 Tahun
Planetarium/Foto: Detik/Najm Dhiaulhaq

Planetarium dan Observatorium Jakarta akhirnya kembali dibuka untuk masyarakat setelah vakum sekitar 13 tahun, Beauties! Fasilitas edukasi astronomi yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) ini langsung menarik perhatian publik, terutama pelajar dan pencinta sains yang rindu ruang belajar luar kelas.

“Setelah 13 tahun, sejak 2012, planetarium yang digagas Bang Ali Sadikin ini alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali,” ujar Pramono saat meninjau Planetarium di kawasan TIM, Jakarta Pusat, Selasa (23/12), dikutip dari detikcom.

Sebelumnya, Planetarium sempat berhenti beroperasi sejak 2012. Penutupan panjang itu berkaitan dengan rencana pengembangan kawasan dan pembaruan teknologi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian melakukan revitalisasi kawasan TIM sejak 2019.

Proses revitalisasi Planetarium dimulai pada 2021. Sejumlah bagian diperbaiki secara menyeluruh. Interior Teater Bintang diperbarui, akses pengunjung diperbaiki, dan area pameran ditata ulang agar lebih modern.

Menurut keterangan resmi pengelola, pembaruan ini bertujuan menjadikan Planetarium sebagai pusat edukasi astronomi. Fungsinya tidak hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga sarana belajar sains yang relevan dengan perkembangan zaman.

Bagi kamu yang menyukai wisata edukatif, dibukanya kembali Planetarium Jakarta menjadi momen spesial. Selain menghadirkan pengalaman belajar astronomi, tempat ini juga mengajak publik menengok perjalanan panjang Planetarium sebagai salah satu pusat edukasi astronomi tertua di Indonesia.

Harga Tiket Masuk Planetarium

Planetarium/Foto: Detik/Grandyos Zafna

Harga tiket menjadi salah satu faktor utama yang membuat kunjungan ke Planetarium Jakarta membludak sejak dibuka kembali. Selama masa promo, pelajar bisa masuk secara gratis hingga Maret atau April 2026 dengan menunjukkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) atau kartu pelajar yang masih berlaku.

“Saya sudah memutuskan, bagi pelajar yang ingin memanfaatkan Planetarium Jakarta akan digratiskan selama tiga bulan,” ujar Pramono. Waktu pelaksanaan program gratis ini sengaja disesuaikan dengan periode libur Natal dan Tahun Baru, agar pelajar dapat memanfaatkan kesempatan berkunjung secara maksimal bersama keluarga.

Sementara itu, bagi pengunjung umum atau pendamping tetap dikenakan tarif masuk sebesar Rp10 ribu. Harga tersebut berlaku selama masa promo hingga April 2026 dan dinilai cukup terjangkau, sehingga Planetarium Jakarta tetap relevan sebagai destinasi wisata edukatif di pusat kota yang ramah bagi semua kalangan.

Cara Beli dan Registrasi Tiket Planetarium

Planetarium Jakarta/Foto: Detik/Rengga Sancaya

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, pembelian tiket Planetarium Jakarta dilakukan secara online. Sistem ini diterapkan agar jumlah pengunjung sesuai kapasitas teater. Jadi, kamu perlu melakukan reservasi sebelum datang ke lokasi.

Proses pembelian tiket dimulai melalui tautan yang tersedia di bio Instagram resmi @tim.cikini. Reservasi dibuka H-1 sebelum jadwal pertunjukan. Pengunjung hanya perlu mengisi Google Form yang tersedia pada tautan tersebut.

Jika tautan tidak bisa diakses, itu menandakan kuota sudah terpenuhi. Karena itu, kamu disarankan melakukan pendaftaran lebih awal. Setelah berhasil registrasi, pengunjung akan menerima email konfirmasi sebagai bukti kepemilikan tiket.

Perlu diperhatikan, satu alamat email hanya bisa digunakan untuk satu tiket. Jika tidak menerima email konfirmasi, berarti registrasi tidak berhasil. Dalam kondisi tersebut, pengunjung tidak dapat masuk ke area pertunjukan.

Pada hari kunjungan, pengunjung wajib datang minimal satu jam sebelum pertunjukan dimulai. Penukaran tiket dilakukan di Pusat Informasi TIM, Gedung Trisno Soemardjo. Setelah verifikasi, petugas akan mengarahkan pengunjung menuju Teater Bintang di lantai dua.

Pengelola juga menetapkan aturan ketat terkait waktu kedatangan. Batas toleransi keterlambatan maksimal 10 menit setelah pertunjukan dimulai. Tiket yang sudah terdaftar tidak dapat dibatalkan, di-refund, atau dijadwal ulang.

Sebagai catatan, Planetarium tutup setiap hari Senin dan hari libur nasional. Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui akun Instagram @tim.cikini. Karena itu, kamu sebaiknya menghindari pembelian tiket dari pihak tidak resmi.

Fasilitas Planetarium

Planetarium/Foto: DetikTravel/Dadan Kuswaraharja

Planetarium Jakarta merupakan salah satu wahana observasi langit di Indonesia. Lokasinya berada di kompleks Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Fasilitas ini dirancang untuk pembelajaran astronomi.

Di dalam area Planetarium, terdapat teleskop observatorium. Pengunjung dapat mengamati fenomena langit secara langsung. Selain itu, tersedia ruang pameran berisi galeri foto dan diorama edukatif.

Dilansir dari CNN Indonesia, ruang pameran menampilkan peralatan astronomi. Poster edukatif juga dipajang untuk memperkaya wawasan pengunjung. Informasi disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Fasilitas utama adalah Teater Bintang. Ruangan ini berbentuk kubah dan dilengkapi teknologi proyeksi modern. Pengunjung diajak menyaksikan simulasi tata surya secara visual.

Pertunjukan berdurasi 50 hingga 60 menit. Materi meliputi pembentukan tata surya dan gerhana. Riwayat hidup bintang juga menjadi bagian dari narasi pertunjukan.

Transportasi Umum ke Planetarium

Transportasi Umum ke Planetarium/Foto: Freepik

Planetarium Jakarta beralamat di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Lokasinya mudah dijangkau dengan transportasi umum, sehingga pengunjung memiliki banyak pilihan moda perjalanan.

1. Menggunakan KRL Commuter Line

Bagi kamu yang datang dari Bogor atau Depok, KRL Commuter Line tujuan Jakarta Kota bisa menjadi pilihan utama. Penumpang dapat turun di Stasiun Cikini, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju kawasan Taman Ismail Marzuki.

Sementara itu, pengunjung dari Bekasi dan Cikarang dapat transit terlebih dahulu di Stasiun Manggarai. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Stasiun Cikini. Dari stasiun, jarak menuju Planetarium Jakarta sekitar 10 hingga 15 menit jalan kaki atau bisa lebih cepat menggunakan transportasi online.

2. Menggunakan TransJakarta

Pengunjung juga bisa memanfaatkan layanan TransJakarta yang melewati kawasan Cikini. Koridor 5M dengan rute Kampung Melayu–Tanah Abang via Cikini serta Koridor 6H rute Lebak Bulus–Senen menjadi opsi yang cukup praktis.

Kedua koridor tersebut berhenti di Halte Taman Ismail Marzuki. Dari halte, pengunjung hanya perlu berjalan sebentar menuju pintu masuk kawasan, sehingga aksesnya relatif mudah.

3. Menggunakan Mikrotrans JakLingko

Selain itu, Mikrotrans JakLingko turut melayani akses menuju Planetarium Jakarta. Rute JAK-10A dan JAK-10B melintasi area Cikini dan sekitarnya, sehingga cocok bagi pengunjung dari wilayah pusat kota.

Kedua rute Mikrotrans tersebut berhenti tepat di depan gerbang Taman Ismail Marzuki. Dengan demikian, pengunjung dapat langsung masuk ke area tanpa perlu berjalan jauh.

Bagi kamu yang mencari destinasi akhir pekan berbeda, Planetarium patut dipertimbangkan. Selain edukatif, tempat ini ramah di kantong. Apalagi, wisata ini cocok untuk keluarga, pelajar, dan masyarakat umum.

Jika kamu ingin mencoba wisata murah Jakarta yang berkesan, Planetarium layak masuk daftar kunjungan. Jadi, Beauties, sudah siap menjelajah semesta?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE