10 Daftar Makanan Khas Musim Gugur di Jepang

Natasha Riyandani | Beautynesia
Minggu, 18 Oct 2026 20:00 WIB
1. Jamur Matsutake
Jamur matsutake/ Foto: Tomomarusan

Beauties berencana liburan ke Jepang? Musim gugur bisa jadi pilihan yang tepat karena menawarkan cuaca yang sejuk dan nyaman, serta pemandangan alam yang indah dengan daun-daun yang berubah warna jadi kuning, oranye, dan merah.

Perubahan warna dedaunan di Jepang juga menandai panen makanan yang berlimpah. Mereka mengenalnya dengan ‘shokuyoku no aki’ atau musim gugur yang penuh selera, di mana tersedia beragam hasil panen yang lezat.

Berikut ini daftar 10 makanan khas musim gugur di Jepang yang wajib kamu cicipi, seperti dilansir dari The Elite Magazine.

1. Jamur Matsutake

Jamur matsutake/ Foto: Tomomarusan

Jamur matsutake, atau dikenal juga dengan jamur pinus, merupakan simbol kelezatan kuliner musim gugur di Jepang. Kata “matsu” dalam bahasa Jepang berarti “pinus” dan “take” berarti “jamur”.

Jamur ini juga disebut “Raja Makanan Musim Gugur” karena rasanya yang kaya dan aromanya yang harum seperti pohon pinus.

Sayangnya, jamur ini tidak bisa dibudidayakan, melainkan tumbuh liar di hutan pinus merah Jepang. Tak heran jika harganya sangat mahal di pasaran karena jumlahnya yang terbatas.

Beauties bisa menikmati jamur matsutake dengan cara dipanggang, atau olahan paling populernya yaitu Matsutake Gohan. Sajian berupa nasi campur khas Jepang dengan matsutake di atasnya.

2. Sanma

Sanma/ Foto: Flickr.com/ayustety

Ikan sanma sangat identik dengan musim gugur di Jepang. Ikan ini biasanya ditulis dengan kanji (秋刀魚) yang berarti “ikan pedang musim gugur” yang jadi favorit banyak orang.

Sanma diperkaya akan lemak alami, asam lemak EPA, DHA, kalsium, dan vitamin D. Dengan tekstur dagingnya yang lembut, juicy, dan sedikit rasa manis yang lumer d imulut.

Salah satu hidangan populernya adalah Sanma no Shioyaki, ikan panggang utuh yang disajikan bersama parutan lobak Jepang (daikon) dan perasan jeruk sudachi atau lemon.

Selain dipanggang, ikan sanma juga bisa dinikmati sebagai sashimi, sushi, atau digoreng dengan tepung (tatsutaage) yang renyah.

3. Satsumaimo

Satsumaimo/ Foto: Unsplash.com/Louis Hansel

Salah satu makanan ikonis musim gugur yang jadi favorit banyak orang adalah satsumaimo atau ubi jalar Jepang. Ubi ini terkenal dengan rasa manis alami mirip madu, serta teksturnya yang lembut dan creamy.

Biasanya, satsumaimo diolah dengan cara dipanggang (yakiimo), menjadikannya camilan kaki lima yang populer akan kelezatan dan kehangatannya pada musim gugur yang sejuk dan cerah.

Selain dipanggang langsung, satsumaimo juga sering diolah menjadi berbagai hidangan seperti gorengan tempura yang gurih, kue dan pai ubi jalar, hingga Satsumaimo Gohan, sajian berupa nasi yang dimasak bersama potongan ubi jalar manis dan taburan biji wijen hitam.

4. Shinmai

Shinmai/ Foto: Magnific.com/jcomp

Masyarakat Jepang mengenal shinmai, beras baru yang dipanen pada awal musim gugur, mulai bulan September hingga Desember. Dibandingkan dengan beras yang sudah disimpan lama atau dipanen sepanjang tahun, beras shinmai memiliki tekstur yang lebih lembut, kenyal, dan rasa yang cenderung lebih manis, membuatnya terasa jauh lebih premium.

Selain itu, karena baru dipanen dan langsung dikemas untuk didistribusikan, butiran berasnya mengandung lebih banyak air. Memasaknya jadi hanya membutuhkan sedikit air.

5. Kuri

Kuri/ Foto: Magnific.com/azerbaijan-stockers

Kuri (kastanye) adalah buah khas musim gugur di Jepang. Buah ini sangat populer karena hanya dipanen di musim tersebut, yang menawarkan cita rasa manis alami dan tekstur pulen.

Masyarakat Jepang sangat menyukai buah ini dan mengolahnya menjadi berbagai hidangan tradisional, mulai dari makanan berat yang gurih hingga kue-kue manis. Misalnya, Kuri Gohan, sajian nasi putih yang dimasak bersama buah kastanye segar dengan sedikit mirin, garam, dan sake.

Tak hanya itu, selama musim gugur juga banyak ditemukan penjual kuri bakar (kuri yaki) di pinggir jalan, yang menawarkan kuri panggang hangat yang cocok dengan cuaca sejuk.

6. Kesemek

Kesemek/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Kaki, atau buah kesemek Jepang merupakan salah satu makanan yang hanya bisa dinikmati pada musim gugur. Itu karena puncak panennya sekitar bulan September hingga November.

Orang Jepang sangat menyukai buah ini karena rasanya yang manis, berair, serta teksturnya yang khas. Buah ini juga diperkaya akan kandungan gizi, mineral, antioksidan, dan vitamin A, C, E, dan vitamin B Kompleks (seperti B6, folat, thiamin, dan riboflavin).

Selain dinikmati langsung, buah kaki juga kerap disajikan sebagai pelengkap hidangan musim gugur tradisional Jepang, dikeringkan, atau dijadikan manisan.

7. Kabocha

Kabocha/ Foto: Magnific.com/magnific

Saat musim gugur tiba, masyarakat Jepang sering mengonsumsi kabocha (sejenis labu). Berbeda dengan labu biasanya, kabocha terkenal memiliki rasa manis alami serta teksturnya lembut dan empuk saat dimasak.

Orang Jepang biasanya mengolah kabocha menjadi berbagai hidangan hangat. Misalnya, Kabocha no Nimono, hidangan klasik rumahan berupa potongan kabocha yang direbus dengan kuah dashi, kecap asin (shoyu), mirin, dan gula. Perpaduan rasa manis-gurih terasa nikmat di lidah.

Selain kelezatannya, labu kabocha juga digemari karena kaya akan vitamin A dan beta-karoten yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh saat cuaca mulai mendingin.

8. Nashi

Nashi/ Foto: Magnific.com/evening-tao

Pir khas Jepang, nashi, juga termasuk buah musim gugur yang digemari banyak orang karena teksturnya yang renyah, rasa manis yang lembut, dan banyak mengandung air.

Sementara, bentuknya cenderung bulat dengan daging buah yang padat, berbeda dengan pir pada umumnya yang memiliki bentuk lonjong. Pir nashi biasanya disantap langsung dalam keadaan segar, dipotong-potong, atau dijadikan campuran salad dan dessert yang menyegarkan.

9. Budou

Budou/ Foto: Magnific.com/jcomp

Dalam bahasa Jepang, budou berarti anggur. Buah ini memang menjadi salah satu buah ikonis saat musim gugur tiba karena anggur yang dipanen memiliki ukuran lebih besar dan rasanya lebih manis.

Memasuki musim gugur, sekitar awal September, perkebunan anggur di berbagai prefektur biasanya membuka wisata Budou-gari, di mana pengunjung bisa memetik dan memakan anggur sepuasnya langsung dari pohonnya.

10. Ginnan

Ginnan/ Foto: Rachel Notenboom

Biji Ginkgo, yang diucapkan “ginnan” dalam bahasa Jepang, merupakan makanan tradisional khas musim gugur di Jepang.

Teksturnya lembut dan sedikit kenyal, dengan aromanya yang cukup menyengat dan kurang sedap. Namun. Setelah dikupas dan dimasak, aromanya hilang dan menciptakan rasa yang unik.

Ginnan biasanya tidak dikonsumsi sebagai hidangan utama, melainkan bahan pelengkap atau camilan. Salah satunya diolah sebagai ginnan panggang (yaki-ginnan) yang disajikan dengan sedikit taburan garam sehingga cocok menjadi camilan.

Nah, itulah beragam makanan khas musim gugur di Jepang yang wajib kamu coba saat berkunjung ke sana. Gimana, Beauties mau cobain yang mana aja, nih?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE