STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

24 Oktober Peringati Hari Polio Sedunia: Bisa Sebabkan Kelumpuhan Permanen, Ini 5 Hal tentang Polio yang Perlu Diketahui

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Senin, 24 Oct 2022 12:30 WIB
24 Oktober Peringati Hari Polio Sedunia: Bisa Sebabkan Kelumpuhan Permanen, Ini 5 Hal tentang Polio yang Perlu Diketahui

Beauties, tahukah kamu bahwa setiap 24 Oktober diperingati sebagai Hari Polio Sedunia? Ya, munculnya peringatan ini merupakan perwujudan harapan agar penyakit polio bisa hilang.

Dikutip dari laman WHO, polio adalah penyakit yang disebabkan virus, sifatnya sangat menular dan kebanyakan menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Penyakit ini menyerang sistem syaraf dan menyebabkan kelumpuhan.

Nah, agar lebih mengenal penyakit polio, dilansir dari laman UCDAVIS HEALTH, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang polio.

1. Mengenal Gejala Polio

Ilustrasi gejala polio/ Foto: Freepik.com/freepik
Ilustrasi gejala polio/ Foto: Freepik.com/freepik

Sebagian besar kasus polio tidak menunjukkan gejala sama sekali atau memiliki gejala yang sangat ringan. Termasuk di antaranya demam, sakit kepala dan mual yang akan hilang setelah beberapa hari.

Namun, pada sebagian kecil kasus lainnya, penyakit ini bisa berkembang dan menyebabkan meningitis atau radang selaput otak. Meningitis sendiri memang sangat menakutkan, namun jenis meningitis ini umumnya dapat ditoleransi dan kebanyakan sembuh.

Di lain sisi, kurang dari 1% kasus, polio dapat menyebabkan kelumpuhan. Hal ini terjadi karena virus menginfeksi bagian sumsum tulang belakang. Sebagaimana diketahui, sel-sel tertentu dari sumsum tulang belakang yang mengontrol gerakan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, 1 dari 200 infeksi menyebabkan kelumpuhan permanen.

2. Siapa yang Berisiko Terkena Polio?

Ilustrasi risiko polio/ Foto: Freepik.com/suriyawutsuriya
Ilustrasi risiko polio/ Foto: Freepik.com/suriyawutsuriya

Pertanyaan ini tentu penting diketahui jawabannya. Adapun orang yang berisiko terkena polio adalah mereka yang tidak divaksinasi polio. Perlu menjadi catatan dalam hal ini bahwa segala usia yang belum divaksinasi bisa berisiko terkena polio. Jadi, tidak hanya anak-anak ya, Beauties.

3. Bagaimana Polio Menyebar?

Ilustrasi polio menyebar/ Foto: Freepik.com/freepik
Ilustrasi polio menyebar/ Foto: Freepik.com/freepik

Polio ini merupakan penyakit yang sangat menular. Sebelum vaksinasi tersedia, ada banyak anak yang terinfeksi polio. Penularannya melalui pernapasan kemudian dibawa ke hidung dan tenggorokan.

Selain itu, penularan juga bisa menyebar melalui tinja yang terinfeksi. Polio bisa hidup berminggu-minggu di saluran gastrointestinal (saluran yang memanjang dari mulut hingga ke anus). Untuk itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan, Beauties.

4. Tes untuk Mendiagnosis Polio

Ilustrasi pemeriksaan polio/ Foto: Freepik.com/pressfoto
Ilustrasi pemeriksaan polio/ Foto: Freepik.com/pressfoto

Polio sendiri bisa diuji melalui spesimen dari tenggorokan, tinja dan kadang-kadang melalui cairan serebrospinal (cairan bening yang berada di dalam dan sekitar otak serta sumsum tulang belakang).

5. Vaksin Polio untuk Anak-anak

Ilustrasi vaksinasi polio/ Foto: Freepik.com/jcomp
Ilustrasi vaksinasi polio/ Foto: Freepik.com/jcomp

Vaksin polio yang mengandung virus polio yang sudah tidak aktif dikenal sebagai IPVĀ (inactivated polio vaccine), merupakan vaksin yang diklaim aman dan efektif, serta sedikit efek samping. Vaksin kemungkinan dapat menyebabkan sedikit demam dan iritasi, dengan adanya rasa nyeri serta kemerahan di bekas suntikan.

Vaksin polio sendiri diberikan kepada anak-anak dalam rangkaian empat dosis. Hal ini merupakan bagian dari jadwal vaksin reguler yang direkomendasikan oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention). Dosis ini masing-masing diberikan pada usia, 2 bulan, 4 bulan, 6-18 bulan dan usia 4-6 tahun.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

RELATED ARTICLE