3 Rekomendasi Teh Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan Berat Badan

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 11 Aug 2026 15:00 WIB
Teh Oolong
Rekomendasi Teh Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan Berat Badan/Foto: Magnific.com/jcomp

Teh menjadi salah satu minuman favorit yang akrab di keseharian masyarakat Indonesia. Tidak hanya menenangkan, teh juga menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan, salah satunya membantu menurunkan berat badan.

Teh secara alami mengandung banyak antioksidan dan senyawa tanaman yang telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, beberapa di antaranya secara khusus ditemukan dapat membantu menghilangkan lemak di sekitar perut. Dilansir dari Eat This, Not That!, berikut ini beberapa jenis teh yang bisa bantu bakar lemak untuk turunkan berat badan. Yuk, simak!

Teh Hijau

Teh hijau menjadi salah satu jenis teh yang paling terkenal untuk membakar lemak perut. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar khasiatnya disebabkan oleh kandungan polifenolnya yang kaya, dan subkelompok polifenol ini dikenal sebagai katekin. Katekin yang paling melimpah yang ditemukan dalam teh hijau adalah ECGC, yang telah dikaitkan dengan percepatan metabolisme.

Rekomendasi Teh Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan Berat Badan/Foto: Pexels/Silvio Pelegrin

Beauties, kamu mungkin sudah tidak asing dengan teh hijau. Menurut sebuah studi pada 2022 yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, peserta yang mengonsumsi teh hijau dalam jumlah banyak, yaitu sekitar empat cangkir atau lebih dalam satu hari, memiliki risiko 44 persen lebih rendah untuk mengalami obesitas perut dibandingkan peserta yang tidak minum teh hijau.

Lebih lanjut, sebuah studi pada 2008 yang diterbitkan dalam Physiology & Behavior menemukan bahwa peserta obesitas yang secara teratur minum teh hijau kehilangan lebih banyak berat badan secara keseluruhan daripada peserta yang tidak minum sama sekali. Ada pula studi pada 2009 yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi katekin teh hijau, yaitu antioksidan yang ditemukan dalam daun teh hijau, dapat membantu mengurangi lemak perut jika dipadukan dengan olahraga.

Tetapi, apa yang membuat teh hijau bisa membantu membakar lemak? Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar khasiatnya disebabkan oleh kandungan polifenolnya yang kaya, dan subkelompok polifenol ini dikenal sebagai katekin. Katekin yang paling melimpah yang ditemukan dalam teh hijau adalah ECGC, yang telah dikaitkan dengan percepatan metabolisme.

Teh Oolong

Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong juga mengandung polifenol yang dikaitkan dengan metabolisme yang lebih cepat dan pengurangan lemak perut.

Rekomendasi Teh Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan Berat Badan/Foto: Magnific.com/jcomp

Teh lain yang terbukti membantu mengurangi lemak perut adalah teh oolong. Teh ini berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan hitam, tetapi sebagian teroksidasi, sedangkan teh hijau tidak teroksidasi, dan teh hitam mengalami oksidasi penuh. Teh oolong dibuat dengan menjemur daun di bawah sinar matahari hingga layu dan menggulung.

Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong juga mengandung polifenol yang dikaitkan dengan metabolisme yang lebih cepat dan pengurangan lemak perut. Satu studi yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menunjukkan bahwa polifenol dalam teh hijau, hitam, dan oolong semuanya memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi jaringan lemak visceral.

Satu studi pada 2020 dari Universitas Tsukuba bahkan menemukan bahwa teh oolong meningkatkan pemecahan lemak sekitar 20 persen, bahkan saat peserta sedang tertidur.

Teh Hitam

Sebuah laporan pada 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Molecules mengatakan bahwa polifenol yang ditemukan dalam teh hitam memiliki sifat anti-obesitas dan dapat membantu pengurangan berat badan dan lemak visceral.

Rekomendasi Teh Pembakar Lemak yang Bantu Turunkan Berat Badan/Foto: Magnific.com/8 Photo

Teh hitam dapat membantu membakar lemak tubuh karena kandungan kafein dan polifenol. Kandungan ini dapat meningkatkan metabolisme.

Sebuah laporan pada 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Molecules mengatakan bahwa polifenol yang ditemukan dalam teh hitam memiliki sifat anti-obesitas dan dapat membantu pengurangan berat badan dan lemak visceral.

Peserta dari sebuah studi pada 2014 yang diterbitkan dalam Food & Function yang minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan mengalami lebih banyak penurunan berat badan dan pengurangan lingkar pinggang (alias lemak perut) daripada mereka yang tidak minum teh.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.