Selama bulan puasa, kebiasaan makan seseorang menjadi berkurang, yakni menjadi dua kali sehari, saat berbuka dan sahur. Jadi tak heran, jika selama berpuasa juga dapat membantu menjaga berat badan. Namun hal tersebut dapat tercapai asalkan saat berbuka puasa dan sahur tidak makan secara berlebihan.
Namun, seringkali penurunan berat badan hanya berjalan sebentar selama bulan puasa saja, mengingat ketika lebaran berbagai hidangan yang disajikan malah membuat berat badan naik kembali. Karena itu, penting bagimu untuk menjaga berat badan saat lebaran agar tidak 'lebar-an'.
Melansir dari detikHealth, berikut cara menjaga berat badan saat lebaran menurut dokter spesialis gizi klinik, dr. Vikie Nouvrisia A, MGizi, SpGK dari RS Karya Bhakti Pratiwi Bogor. Simak!
1. Pilih Lauk yang Rendah Lemak
Pilih lauk yang rendah lemak/Foto: Pexels.com/Timur Weber |
Saat lebaran, ada begitu banyak makanan yang mengandung tinggi lemak. Seperti halnya makanan bersantan berupa opor ayam, rendang, sambal goreng hati ayam, dan lain sebagainya.
Padahal mengonsumsi makanan yang tinggi lemak hewani dapat meningkatkan kolesterol dalam darah dan juga risiko obesitas. Lemak tersebut biasanya didapatkan dari kulit ayam, daging merah berlemak, gajih, atau jeroan.
Karena itu, cobalah untuk memilih lauk yang rendah lemak, seperti halnya ikan-ikanan atau ayam yang kulitnya sudah dipisahkan.
2. Konsumsi Sayur dan Buah
Konsumsi sayur dan buah/Foto: Pexels.com/Vanessa Loring |
Untuk menjaga berat badan selama lebaran, kamu perlu mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan. Pasalnya, kandungan serat yang terkandung dalam sayur dan buah dapat membantu mengurangi penyerapan lemak di saluran cerna. Selain itu, tinggi serat pada sayuran dan buah-buahan juga bisa membuat kamu cepat kenyang, sehingga bisa menghindari kebiasaan kalap makan.
Nah karena hal ini, jangan malas mengonsumsi sayur dan buah selama lebaran ya, Beauties!
Untuk cara lebih lengkapnya, baca halaman selanjutnya!