4 Hal yang Terjadi pada Otak saat Berhenti Minum Kopi

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Kamis, 16 Jul 2026 06:00 WIB
4 Hal yang Terjadi pada Otak saat Berhenti Minum Kopi
4 Hal yang Terjadi Pada Otak Saat Berhenti Minum Kopi/Foto: freepik.com/pvproductions

Secangkir kopi selalu menjadi bagian penting dari rutinitas sehari-hari bagi sebagian orang. Kandungan kafein di dalam kopi membantu tubuh terasa lebih segar, meningkatkan fokus, dan mengurangi rasa kantuk. 

Melansir dari VeryWell Health, otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah tidak lagi mendapatkan asupan kafein. Selama masa adaptasi ini, beberapa perubahan bisa terjadi, mulai dari munculnya gejala putus kafein hingga manfaat jangka panjang setelah tubuh berhasil beradaptasi. Yuk, simak ini 4 hal yang terjadi pada otak saat berhenti minum kopi!

1. Gejala Putus Kafein dalam Beberapa Hari Pertama

Gejala putus kafein dalam beberapa hari pertama. Mudah marah hingga mengantuk/Foto: pexels.com/JESSICA TICOZZELLI

Saat memutuskan untuk berhenti kafein, pada beberapa hari pertama, otak bisa mengalami gejala putus kafein. Gejala umum yang dirasakan meliputi sakit kepala, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah marah, hingga mengantuk. Gejala ini muncul karena otak harus menyesuaikan diri setelah kehilangan efek stimulan dari kafein. Gejala tersebut bisa terjadi hingga 9 hari, tetapi akan berangsur-angsur menghilang.

2. Adenosin Kembali Bekerja Lebih Kuat

Adenosin kembali bekerja lebih kuat. Zat kimia di otak bisa kembali bekerja tanpa dihambat kafein/Foto: freepik.com/freepik

Kafein menghambat adenosin, yaitu zat kimia di otak yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun. Itulah sebabnya, kopi bisa membuat seseorang merasa lebih waspada. Saat kafein dihentikan, adenosin kembali bekerja tanpa hambatan, sehingga rasa kantuk dan kelelahan bisa terasa lebih kuat untuk sementara waktu hingga otak berhasil beradaptasi.

3. Otak Terasa Lebih Lambat Fokus

Efek berhenti kafein. Otak terasa lebih lambat fokus/Foto: freepik.com/rawpixel.com

Saat berhenti minum kopi, otak tidak lagi mendapatkan efek stimulasi dari kafein yang menyebabkan kemampuan konsentrasi bisa menurun pada awal masa berhenti minum kopi. Beberapa orang mungkin akan mengalami brain fog atau merasa sulit berpikir jernih. Kondisi tersebut bersifat sementara dan biasanya membaik setelah masa penyesuaian selesai.

4. Gejala Mereda Setelah Otak Beradaptasi

Gejala mereda setelah otak beradaptasi. Kualitas tidur bisa lebih baik/Foto: freepik.com/jcomp

Setelah mengalami rasa tidak nyaman selama beberapa hari, otak mulai menyesuaikan diri dengan kondisi tanpa kafein. Sehingga keluhan seperti sakit kepala, kelelahan, dan sulit fokus akan berangsur menghilang. Lama prosesnya bisa berbeda pada setiap orang, tergantung kebiasaan mengonsumsi kafein sebelumnya. 

Setelah melewati masa penyesuaian, banyak orang yang mulai merasakan kualitas tidur yang lebih baik, tingkat kecemasan dapat berkurang, dan ketergantungan terhadap kafein juga berkurang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.