Menjadi anak kost sering kali identik dengan dua hal, yakni dompet tipis dan pola makan berantakan. Jadwal padat, keterbatasan alat masak, serta godaan makanan murah tapi kurang sehat membuat banyak anak kost menyerah soal diet. Padahal, diet bukan soal mahal atau ribet. Dengan strategi yang tepat, anak kost tetap bisa makan hemat, kenyang, dan sehat sekaligus.
Diet anak kost di sini bukan berarti mengurangi makan secara ekstrem, melainkan mengatur pola makan agar lebih seimbang, bergizi, dan sesuai budget. Kuncinya ada pada perencanaan, pemilihan bahan, dan kebiasaan kecil yang konsisten. Berikut empat kiat diet anak kost yang realistis dan bisa langsung diterapkan.
1. Pilih Bahan Makanan Murah tapi Bergizi
|
Makanan murah dan bergizi/ Foto: Freepik.com/jcomp |
Diet sehat tidak selalu identik dengan bahan impor atau makanan mahal. Banyak bahan lokal yang harganya terjangkau, bergizi tinggi, dan cocok untuk anak kost. Telur, tempe, tahu, sayur hijau, dan ikan kecil seperti pindang atau tongkol adalah contoh sumber protein dan nutrisi yang ramah di kantong.
Telur misalnya, kaya protein dan bisa diolah dengan berbagai cara, dari direbus, dadar, hingga dicampur sayur. Tempe dan tahu juga mengenyangkan, mudah diolah, dan baik untuk pencernaan. Untuk karbohidrat, nasi tetap boleh dikonsumsi, tetapi bisa disiasati dengan porsi cukup dan ditambah serat dari sayur agar lebih lama kenyang.
Dengan memilih bahan yang tepat, anak kost tidak perlu sering jajan makanan instan atau fast food yang tampak murah di awal, tetapi boros dan kurang sehat dalam jangka panjang.