4 Makanan Terbaik untuk Kecerdasan Otak Anak dan Cara Memasaknya

Rini Apriliani | Beautynesia
Kamis, 16 Apr 2026 20:00 WIB
3. Sayuran Berdaun Hijau
Ilustrasi sayuran/Foto: Freepik/Freepik

Setiap orang tua tentu ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anak. Tidak hanya mengajarkan hal-hal positif, memastikan asupan makanannya sehari-hari pun harus menjadi prioritas utama.

Pasalnya, asupan makanan yang sehat dan bergizi berperan untuk pertumbuhan anak. Bahkan, beberapa jenis makanan memiliki manfaat khusus untuk kecerdasan otaknya. Makanan tersebut meningkatkan daya ingat, fokus, konsentrasi, hingga kemampuannya memecahkan masalah.

Karena itu, berikut deretan makanan terbaik untuk kecerdasan otak anak dan cara memasaknya. Simak!

1. Ikan dan Makanan Laut

Ikan berlemak dan makanan laut memberikan banyak manfaat untuk perkembangan otak anak. Makanan ini menyediakan sumber protein, asam lemak omega-3, seng, yodium, dan mineral yang baik. Sederet nutrisi itu penting untuk fungsi otak yang sehat dan kesehatan tubuh.

Ilustrasi ikan/Foto: Freepik.com/KamranAydinov

Ikan berlemak dan makanan laut memberikan banyak manfaat untuk perkembangan otak anak. Makanan ini menyediakan sumber protein, asam lemak omega-3, seng, yodium, dan mineral yang baik. Sederet nutrisi itu penting untuk fungsi otak yang sehat dan kesehatan tubuh.

Pilihlah ikan dan makanan laut yang rendah merkuri, seperti udang, salmon, nila, kepiting, atau ikan kod. Penelitian pun mengatakan, mengonsumsi ikan dapat meningkatkan ketajaman mental dan kesehatan otak karena kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi.

Cara memasak terbaiknya bisa dengan dikukus, daripada memanggang atau menggorengnya. Ikan juga baik untuk mpasi karena teksturnya yang mudah terurai.

2. Telur

Makanan terbaik untuk kecerdasan otak anak ternyata murah dan mudah ditemukan, yakni telur. Makanan yang satu ini memiliki kolin, vitamin B12, dan protein yang baik untuk perkembangan otak dan meningkatkan fungsi kognitif.

Ilustrasi telur/Foto: Freepik.com/freepik

Makanan terbaik untuk kecerdasan otak anak ternyata murah dan mudah ditemukan, yakni telur. Makanan yang satu ini memiliki kolin, vitamin B12, dan protein yang baik untuk perkembangan otak dan meningkatkan fungsi kognitif.

Mengutip The Family Hub, dua butir telur sehari menyediakan cukup kolin untuk memenuhi kebutuhan harian anak-anak di bawah usia 9 tahun. Penelitian medis pun telah mengaitkan asupan kolin dengan peningkatan daya ingat, kemampuan memproses emosi, dan kapasitas mempertahankan perhatian.

Cara memasak terbaik telur bisa dengan merebus atau dibuat omelet. Telur juga mudah dipadukan dengan sayuran untuk double manfaat baiknya.

3. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti kale, bayam, selada, dan brokoli kaya akan vitamin A, vitamin B6, folat, hingga zat besi. Mengonsumsi sayuran hijau yang rendah kalori tidak hanya bermanfaat menjaga berat badan sehatnya, tetapi penting juga untuk kesehatan otak,

Ilustrasi sayuran/Foto: Freepik/Freepik

Sayuran berdaun hijau seperti kale, bayam, selada, dan brokoli kaya akan vitamin A, vitamin B6, folat, hingga zat besi. Mengonsumsi sayuran hijau yang rendah kalori tidak hanya bermanfaat menjaga berat badan sehatnya, tetapi penting juga untuk kesehatan otak.

Laman Ascensus Health mengatakan, sayuran hijau membantu meningkatkan fungsi otak yang sehat pada anak-anak dan remaja.

Cara memasak sayur hijau terbaik bisa dengan direbus, ditumis dengan sedikit minyak, atau dijadikan smoothies. Cara memasak ini lebih sehat dan mengoptimalkan vitamin di dalamnya.

4. Kacang dan Biji-bijian

kacang dan biji-bijian juga baik untuk kecerdasan otak anak. Pasalnya, makanan yang satu ini kaya akan vitamin B6, folat, zat besi, asam lemak omege-3, hingga protein.

Ilustrasi kacang-kacangan/Foto: Pixabay/piviso

Terakhir, kacang dan biji-bijian juga baik untuk kecerdasan otak anak. Pasalnya, makanan yang satu ini kaya akan vitamin B6, folat, zat besi, asam lemak omege-3, hingga protein.

Pilihan kacang-kacangan untuk dikonsumsi seperti almond, kacang brazil, mete, hazelnut, dan kenari. Kacang-kacangan bisa direkomendasikan mulai dari anak usia 6 bulanan saat sudah mulai bisa mengonsumsi makanan padat.

Menurut penelitian, pengenalan dini terhadap alergen seperti kacang-kacangan dapat mengurangi risiko alergi di kemudian hari. Namun, perlu hati-hati jangan memberikan kacang utuh karena bisa menyebabkannya tersedak.

Cara memasak terbaiknya bisa dijadikan sebagai selai kacang tanpa pemanis, lalu ditambah air untuk menjadi bubur yang ringan dan lembut. Selain itu, bisa juga dengan dicincang halus dan di masukkan ke smoothie, yogurt, atau outmeal untuk anak-anak di atas usia 20 bulan.

Beauties, itu dia deretan makanan terbaik untuk kecerdasan otak anak. Siap mencobanya untuk buah hatimu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE