4 Tanda Decision Fatigue yang Sering Tidak Disadari, Simak Cara Mencegahnya agar Tidak Mudah Stres

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Senin, 29 Jun 2026 08:30 WIB
1. Suka Menunda Keputusan
Suka Menunda Keputusan/Foto: Magnific/DC Studio

Beauties, pernah tidak merasa bingung memilih sesuatu padahal pilihannya sebenarnya sederhana? Contohnya saat kamu memilih outfit atau menentukan tempat nongkrong paling asyik. 

Semakin banyak hal yang harus dipikirkan, semakin besar pula energi kamu terkuras. Nah, kondisi ini dikenal sebagai decision fatigue atau kelelahan akibat terlalu banyak membuat keputusan. 

Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog sosial Roy F. Baumeister untuk menggambarkan kondisi saat seseorang merasa lelah secara mental dan emosional karena terus-menerus dihadapkan pada berbagai pilihan.

Menurut Tonya Hansel, PhD dari Tulane University, saat stres semakin tinggi, seseorang bisa mengambil keputusan secara terburu-buru atau malah sulit menentukan pilihan sama sekali. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak awal. Dilansir dari Cleveland Clinic dan Healthline, berikut beberapa tanda decision fatigue yang perlu kamu ketahui.

1. Suka Menunda Keputusan

Suka Menunda Keputusan/Foto: Magnific/DC Studio

Saat mengalami decision fatigue, mengambil keputusan bisa terasa lebih melelahkan dari biasanya. Akibatnya, banyak orang memilih menundanya terlebih dahulu.

Awalnya mungkin hanya menunda hal-hal kecil. Namun, lama-kelamaan, keputusan yang sebenarnya penting pun jadi ikut tertunda.

Menariknya, kebiasaan menunda ini sering terjadi tanpa disadari. Kita mengira hanya sedang malas, padahal otak sebenarnya sudah terlalu lelah untuk memproses lebih banyak pilihan.

2. Lebih Impulsif

Lebih Impulsif/Foto: Magnific/jcomp

Salah satu tanda decision fatigue adalah menjadi lebih impulsif. Kita cenderung memilih hal yang terasa paling mudah atau menyenangkan saat itu.

Misalnya, kamu tiba-tiba belanja online lebih banyak dari rencana awal. Atau membeli sesuatu hanya karena sedang ingin saat itu juga.

Padahal, keputusan tersebut belum tentu sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya. Sayangnya, hal itu sering baru disadari setelahnya.

Jika kondisi seperti ini mulai sering terjadi, bisa jadi energi mentalmu sedang terkuras. Karena itu, keputusan penting sebaiknya tidak diambil saat tubuh dan pikiran sedang sangat lelah.

3. Mudah Marah

Mudah Marah/Foto: Magnific/benzoix

Ternyata, decision fatigue tidak hanya membuat seseorang sulit menentukan pilihan. Kondisi ini juga bisa membuat suasana hati jadi lebih sensitif.

Hal-hal kecil yang biasanya terasa biasa saja bisa mendadak bikin kesal. Bahkan, pertanyaan sederhana dari orang lain kadang terasa melelahkan untuk dijawab.

Saat pikiranmu sudah lelah, kesabaran juga bisa ikut berkurang. Tidak heran jika seseorang jadi lebih mudah kesal atau tersinggung.

4. Ragu dengan Keputusan yang Sudah Diambil

Ragu dengan Keputusan yang Sudah Diambil/Foto: Magnific/benzoix

Meski sudah menentukan pilihan, rasa ragu kadang masih muncul setelahnya. Kamu jadi bertanya-tanya, "Tadi pilihanku sudah tepat belum, ya?"

Kamu mulai membandingkan pilihanmu dengan berbagai kemungkinan lain. Bahkan, keputusan yang tadinya terasa sederhana jadi terlihat rumit.

Akibatnya, kamu jadi sulit merasa puas dengan pilihan yang sudah dibuat. Padahal, keputusan tersebut mungkin sudah menjadi pilihan terbaik saat itu.

Cara Mencegah Decision Fatigue

Cara Mencegah Decision Fatigue/Foto: Magnific/freepik

Setelah mengenali berbagai tandanya, bukan berarti decision fatigue tidak bisa diatasi. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu menjaga energi mental tetap stabil sepanjang hari.

Salah satunya adalah memberi waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat. Kamu bisa rebahan atau tidur yang cukup, ini bisa membantu otak kembali lebih segar.

Kamu juga bisa mulai menentukan prioritas setiap hari. Dengan begitu, keputusan yang penting dapat diselesaikan lebih dulu.

Kalau memungkinkan, kurangi keputusan yang berulang setiap hari. Misalnya dengan menyiapkan outfit kerja atau merencanakan menu makan siang sejak malam sebelumnya.

Tidak kalah penting, jangan ragu meminta bantuan orang lain saat merasa kewalahan. Ini bisa mengurangi beban pikiranmu.

Beauties, decision fatigue mungkin terdengar seperti istilah yang rumit, tetapi kondisi ini bisa dialami siapa saja. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa membuat pikiranmu jadi mudah stres. Menurutmu, keputusan apa yang paling sering menguras energi pikiranmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE