4 Tanda Telur di Kulkas Sudah Tidak Layak Masak

Belinda Safitri | Beautynesia
Kamis, 18 Jun 2026 10:30 WIB
1. Mengeluarkan Bau Busuk yang Menyengat
Mengeluarkan bau busuk/ Foto: Magnific.com/katemangostar

Telur memang termasuk bahan makanan yang tahan cukup lama di kulkas, tetapi bukan berarti bisa disimpan tanpa batas waktu. Sayangnya, banyak orang masih bingung membedakan telur yang masih aman dikonsumsi dengan telur yang sebenarnya sudah mulai rusak. Padahal, mengolah telur yang sudah tidak layak makan bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan hingga infeksi bakteri berbahaya.

Namun, kabar baiknya, Beauties tidak memerlukan alat khusus untuk mengecek kualitas telur. Ada beberapa ciri sederhana yang bisa diperhatikan untuk memastikan kesegarannya. Melansir Healthline, yuk kenali beberapa tanda telur di kulkas yang sudah tidak layak masak berikut ini! 

1. Mengeluarkan Bau Busuk yang Menyengat

Mengeluarkan bau busuk/ Foto: Magnific.com/katemangostar

Salah satu cara paling sederhana sekaligus paling terpercaya untuk mengetahui apakah telur masih layak digunakan adalah dengan melakukan tes penciuman. Telur yang sudah rusak biasanya mengeluarkan aroma menyengat yang sangat khas dan mudah dikenali. Bau ini bisa muncul baik pada telur mentah maupun telur yang sudah dimasak.

Jika kamu masih ragu saat telur berada di dalam cangkangnya, pecahkan terlebih dahulu ke dalam mangkuk atau piring yang bersih. Setelah itu, cium aromanya dengan saksama. Telur segar umumnya tidak memiliki bau yang mencolok. Sebaliknya, jika muncul aroma belerang, asam, atau bau busuk yang tidak biasa, telur tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi.

Selain membuang telur yang rusak, jangan lupa bersihkan wadah yang digunakan dengan air panas dan sabun. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran bakteri ke bahan makanan lain yang akan diolah.

2. Cangkang Retak, Berlendir atau Tampak Berjamur

Cangkang retak/ Foto: Magnific.com/freepik

Sebelum memecahkan telur, biasakan memeriksa kondisi bagian luarnya terlebih dahulu. Cangkang yang retak atau pecah dapat menjadi jalan masuk bagi bakteri sehingga kualitas telur menurun lebih cepat. Meski terlihat sepele, kerusakan kecil pada cangkang bisa membuat telur tidak lagi aman untuk dikonsumsi.

Selain retak, perhatikan juga apakah permukaan telur terasa berlendir saat disentuh. Tekstur licin atau berlendir sering kali menandakan adanya pertumbuhan bakteri di bagian luar cangkang. Sementara itu, jika terlihat bercak putih seperti bubuk atau noda yang menyerupai jamur, sebaiknya telur langsung dibuang.

Apabila cangkang terlihat bersih, kering, dan tidak memiliki kerusakan apa pun, telur masih layak untuk diperiksa lebih lanjut. Namun, tetap pecahkan ke wadah terpisah sebelum dicampurkan dengan bahan masakan lainnya agar lebih aman.

 

3. Mengapung Saat Dimasukkan ke Air

Mengapung saat dimasukkan ke air/ Foto: Australian Eggs

Uji apung turut termasuk metode yang cukup populer untuk mengetahui usia telur. Caranya sangat mudah, cukup masukkan telur ke dalam wadah berisi air. Jika telur tenggelam dan berbaring di dasar wadah, biasanya telur masih tergolong segar.

Sebaliknya, jika telur berdiri tegak, miring ke atas, atau bahkan mengapung di permukaan air, itu menunjukkan bahwa kantung udara di dalam telur sudah membesar. Kondisi ini terjadi karena semakin banyak udara yang masuk ke dalam telur seiring bertambahnya usia penyimpanan.

Meski begitu, Beauties perlu memahami bahwa telur yang mengapung belum tentu langsung busuk. Tes ini hanya membantu menunjukkan tingkat kesegaran telur, bukan memastikan keamanan konsumsinya. Karena itu, tetap kombinasikan dengan pemeriksaan bau dan kondisi fisik telur sebelum memasaknya.

4. Warna Putih atau Kuning Telur Berubah Tidak Normal

Perubahan warna/ Foto: Civiconcepts

Saat telur dipecahkan, perhatikan warna putih dan kuning telurnya. Telur yang sehat umumnya memiliki warna putih bening dan kuning telur yang cerah. Jika muncul warna yang tidak biasa, seperti hijau, merah muda, kebiruan, atau keabu-abuan, sebaiknya jangan mengambil risiko untuk mengonsumsinya.

Perubahan warna tersebut dapat menjadi indikasi adanya pertumbuhan bakteri atau mikroorganisme lain yang telah mencemari telur. Dalam kondisi seperti ini, memasak telur hingga matang sekalipun belum tentu menghilangkan seluruh risiko kesehatan yang mungkin muncul.

Selain warna, tekstur juga bisa menjadi petunjuk penting. Putih telur yang terlalu encer dan menyebar luas saat dipecahkan biasanya menandakan telur sudah cukup tua. Memang belum tentu busuk, tetapi kualitas dan kesegarannya sudah menurun dibandingkan telur yang masih baru.

Jadi, itulah beberapa tanda telur tidak layak masak. Perhatikan baik-baik untuk memastikan telur yang kamu konsumsi benar-benar masih segar dan tidak terkontaminasi bakteri ya, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE