5 Bahaya Minum Soda Setiap Hari

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Sabtu, 22 Aug 2026 08:00 WIB
Memicu Masalah pada Kesehatan Kulit
Memicu Masalah Kulit/Foto: Magnific

Bahaya minum soda setiap hari ternyata bukan cuma soal terlalu banyak gula yang masuk ke tubuh, Beauties. Di balik rasanya yang manis dan menyegarkan, kebiasaan ini bisa membawa sejumlah efek yang mungkin tidak kamu sadari.

Bayangkan kalau soda selalu hadir menemani makan siang, nongkrong, bahkan menjadi minuman pilihan setiap kali haus. Nah, kalau sudah menjadi rutinitas, tubuh bisa menerima asupan gula dan kalori berlebih secara terus-menerus, sehingga berbagai masalah kesehatan pun berpotensi muncul.

Jadi, sebelum mengambil satu kaleng lagi, yuk, kenali beberapa risikonya dilansir dari Verywell Health!

Meningkatkan Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung

Meningkatkan Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung/Foto: Magnific

Minum soda secara rutin ternyata tidak hanya membuat asupan gula harian bertambah, tetapi juga berkaitan dengan risiko penyakit kronis. Penelitian dari Nature Medicine menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis dapat berkontribusi terhadap jutaan kasus baru diabetes tipe 2 dan penyakit jantung di seluruh dunia setiap tahun.

Menariknya, mengganti gula dengan pemanis buatan dalam soda diet juga belum tentu menjadi solusi sepenuhnya. Studi dari American Diabetes Association menunjukkan bahwa perempuan yang memilih air putih setelah makan memiliki kontrol gula darah lebih baik dibandingkan mereka yang mengonsumsi soda diet.

Membuat Indeks Massa Tubuh Lebih Tinggi

Membuat Indeks Massa Tubuh Lebih Tinggi/Foto: Magnific

Pernah merasa sudah makan cukup, tetapi masih ingin ngemil setelah minum soda? Salah satu alasannya bisa berkaitan dengan kalori tambahan dari gula yang terkandung dalam minuman tersebut.

Penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan hubungan antara konsumsi soda secara rutin dengan indeks massa tubuh atau BMI yang lebih tinggi pada anak-anak maupun orang dewasa. Artinya, kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus bisa ikut memengaruhi berat badan.

Sementara itu, soda diet memang mengandung lebih sedikit gula dan kalori. Namun, penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan bahwa pemanis buatan belum tentu memberikan dampak besar terhadap berat badan.

Memicu Masalah pada Kesehatan Kulit

Memicu Masalah Kulit/Foto: Magnific

Buat kamu yang sedang fokus merawat kulit, sebaiknya juga perhatikan apa yang kamu minum setiap hari. Sebab, gula olahan dalam soda dapat menurunkan elastisitas kulit dan merusak kolagen secara bertahap.

Akibatnya, kulit berpotensi mengalami tanda penuaan lebih cepat, seperti kerutan dan kehilangan kekencangan. Selain itu, kebiasaan minum soda juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko munculnya jerawat.

Penelitian dalam The Journal of Pediatrics menemukan hubungan antara konsumsi soda secara rutin dengan risiko jerawat sedang hingga berat, terutama pada kelompok dewasa muda.

Merusak Gigi dan Menyebabkan Erosi

Merusak Gigi/Foto: Magnific

Kalau kamu sering menyeruput soda sepanjang hari, coba mulai perhatikan kondisi gigi. Soda biasa mengandung gula yang dapat mendukung terbentuknya plak dan meningkatkan risiko gigi berlubang.

Sementara itu, soda diet memang tidak mengandung gula tambahan dalam jumlah yang sama. Namun, sifat karbonasi dan keasamannya tetap berpotensi menyebabkan erosi gigi jika dikonsumsi terlalu sering.

Studi dalam Sage Journals menunjukkan tingkat erosi gigi lebih tinggi pada orang yang mengonsumsi soda diet dibandingkan mereka yang lebih sering minum air putih. American Dental Association juga menyebut konsumsi minuman berkarbonasi secara rutin sebagai salah satu faktor risiko utama erosi gigi.

Meningkatkan Risiko Stroke dan Demensia

Meningkatkan Resiko Demensia/Foto: Magnific

Bukan hanya tubuh bagian luar yang terdampak, kebiasaan minum soda juga perlu diperhatikan dari sisi kesehatan otak. Penelitian yang dipublikasikan di AHA Journals menemukan hubungan antara konsumsi setidaknya satu minuman berpemanis buatan setiap hari dengan risiko stroke dan demensia yang lebih tinggi.

Penelitian lain dari Fisher Center for Alzheimer's Research Foundation juga menunjukkan bahwa konsumsi tinggi minuman berpemanis dikaitkan dengan risiko stroke, kesehatan otak yang lebih buruk, hingga penyakit Alzheimer.

Bahaya konsumsi soda memang tidak terasa secara langsung setelah satu kali minum. Namun, ketika kebiasaan tersebut terus berlangsung, risikonya dapat menjadi lebih penting untuk diperhatikan.

Coba mulai sekarang lebih sering memilih air putih agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi tanpa tambahan gula berlebihan, ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.