5 Barang di Rumah Bisa Meningkatkan Risiko Kanker, Ini Penjelasan Ahli

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Minggu, 17 May 2026 07:00 WIB
Barang di Rumah yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker
Barang di rumah yang bisa meningkatkan risiko kanker. Lilin aromaterapi melepaskan zat kimia berbahaya saat dibakar/Foto: freepik.com/pvproductions

Banyak barang yang digunakan setiap hari ternyata bisa membawa risiko kesehatan jika digunakan dalam jangka panjang tanpa disadari. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga perawatan diri, paparan bahan kimia tersebut bisa menyebabkan kanker. 

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa barang-barang tersebut tidak langsung menyebabkan kanker melainkan berpotensi meningkatkan risiko jika paparan terjadi dalam waktu yang lama. Berikut ini 5 barang di rumah yang bisa meningkatkan risiko kanker yang dilansir dari Times of India. Yuk, simak, Beauties!

Barang di Rumah yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Barang di rumah yang bisa meningkatkan risiko kanker. Lilin aromaterapi melepaskan zat kimia berbahaya saat dibakar/Foto: freepik.com/pvproductions

1. Pengharum Ruangan

Pengharum ruangan seringkali melepaskan senyawa kimia yang bisa mencemari udara dalam ruangan. Studi oleh Indian Journal of Community Medicine menunjukkan bahwa polusi udara di dalam ruangan terkadang bisa lebih buruk daripada udara luar ruangan. Paparan terus-menerus pengharum ruangan bisa berdampak pada kesehatan pernapasan dan jangka panjangnya bisa meningkatkan risiko penyakit serius.

2. Lilin Aromaterapi

Lilin aromaterapi memang memberikan efek relaksasi, tetapi beberapa jenis lilin bisa melepaskan zat kimia berbahaya saat dibakar. Partikel-partikel kecil tersebut bisa masuk dan menetap di paru-paru. Sebuah studi menunjukkan bahwa lilin aromaterapi bisa meningkatkan risiko penyakit paru-paru hingga kanker.

3. Peralatan Masak Anti Lengket

Wajan anti lengket bisa aman jika digunakan dengan benar, namun jika terkena suhu yang terlalu tinggi lapisan anti lengket bisa rusak. Bahan yang terdapat pada wajan atau panci anti lengket jika dipanaskan berlebihan atau tergores bisa melepaskan zat kimia ke makanan yang memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan.

4. Obat Nyamuk Bakar

Asap dari obat nyamuk bakar mengandung bahan kimia yang menghasilkan partikel yang setara dengan puluhan batang rokok menurut studi yang diterbitkan National Institute of Health (NIH). Jika digunakan di ruangan tertutup, paparan asapnya bisa semakin kuat dan lebih lama.

5. Kantong dan Wadah Plastik

Penggunaan kantong dan wadah plastik, terutama saat terkena panas bisa melepaskan bahan kimia berbahaya, seperti BPA yang berpotensi mengganggu hormon tubuh. Memanaskan makanan dalam wadah plastik bisa menyebabkan zat kimia larut ke dalam makanan, terutama jika kualitas plastik rendah. Selain itu, membakar kantong plastik juga menambah risiko lain karena bisa melepaskan asap beracun.

Cara Mengurangi Risiko Secara Sederhana

Cara mengurangi risiko kanker dari barang-barang di rumah. Salah satunya, ganti peralatan masak yang sudah rusak/Foto: freepik.com/valeria_aksakova

Risiko ini bisa dikurangi dengan kebiasaan sederhana, Dr. Rahul Singh, Konsultan Onkologi Radiasi dilansir dari Times of India menjelaskan bahwa beberapa langkah kecil ini bisa membantu mengurangi risiko:

  • Hindari memanaskan makanan di dalam wadah plastik
  • Pilih produk dengan bahan alami atau rendah kimia
  • Kurangi penggunaan produk beraroma berlebihan
  • Ganti peralatan masak yang sudah rusak, tidak dipakai terus-terusan
  • Hindari ruangan tertutup
  • Pastikan ventilasi yang baik di rumah

Risiko kanker lebih sering dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari yang dilakukan berulang, bukan karena satu faktor tunggal. Maka, dengan lebih sadar terhadap paparan bahan kimia di sekitar kita, langkah kecil yang diubah bisa berdampak besar untuk kesehatan jangka panjang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.