5 Cara Udara Kering dapat Memengaruhi Kesehatan, Waspada!
Udara yang terlalu kering ternyata tidak hanya membuat kulit terasa lebih kering, Beauties. Kondisi ini juga dapat memengaruhi mata, tenggorokan, saluran pernapasan, hingga meningkatkan risiko mengalami dehidrasi.
Udara kering juga lebih mudah ditemui di ruangan ber-AC yang digunakan dalam waktu lama. Mengutip dari laman Healthline, kelembapan udara yang terlalu rendah dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan jika terjadi terus-menerus. Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Membuat Saluran Pernapasan Lebih Mudah Terganggu
![]() Udara yang terlalu kering dapat mengurangi kelembapan saluran pernapasan sehingga menyebabkan iritasi dan memperburuk gejala gangguan pernapasan tertentu/ Foto: Manific.com/Magnific |
Udara yang terlalu kering dapat membuat saluran pernapasan kehilangan kelembapannya sehingga lebih mudah mengalami iritasi. Kondisi ini terutama dapat memperburuk gejala asma, bronkitis, sinusitis, atau gangguan pernapasan lainnya. Bagi kamu yang sering berada di ruangan ber-AC, udara yang kering bisa membuat hidung dan saluran napas terasa tidak nyaman.
Menyebabkan Tenggorokan dan Mata Terasa Kering
Kelembapan yang rendah dapat membuat tenggorokan terasa perih dan mata menjadi kering serta lebih mudah mengalami iritasi/ Foto: Magnific.com/Jcomp
Tidak hanya saluran pernapasan, udara kering juga dapat mengurangi kelembapan pada tenggorokan dan mata. Akibatnya, tenggorokan bisa terasa perih atau tidak nyaman, sementara mata dapat menjadi kering dan lebih mudah mengalami iritasi. Kondisi ini bisa semakin terasa jika kamu bekerja lama di ruangan ber-AC atau menatap layar komputer dalam waktu panjang.
Membuat Kulit Lebih Kering dan Sensitif
Udara kering membuat kulit kehilangan lebih banyak air sehingga terasa kasar, kering, dan lebih mudah mengalami iritasi/ Foto: Magnific.com/Magnific
Kelembapan udara yang rendah dapat membuat kulit kehilangan air sehingga terasa kasar, kering, dan lebih mudah mengalami iritasi. Pada orang yang memiliki kondisi kulit tertentu seperti eksim, udara kering juga dapat memperburuk gejalanya. Karena itu, penggunaan pelembap setelah mandi dapat membantu menjaga kelembapan dan fungsi pelindung kulit.
Meningkatkan Risiko Mimisan dan Dehidrasi
Udara kering dapat mengiritasi bagian dalam hidung hingga memicu mimisan dan membuat tubuh lebih rentan kehilangan cairan./ Foto: Magnific.com/Benzoix
Udara kering dapat membuat bagian dalam hidung kehilangan kelembapan sehingga pembuluh darah di dalamnya lebih mudah mengalami iritasi dan menyebabkan mimisan. Dalam kondisi tertentu, terlalu lama berada di lingkungan dengan kelembapan rendah juga dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Oleh sebab itu, tetap mencukupi kebutuhan air menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Meningkatkan Risiko Infeksi
Kelembapan yang terlalu rendah dapat mengganggu pertahanan alami saluran pernapasan sehingga tubuh lebih sulit menangkal partikel penyebab infeksi/ Foto: Magnific.com/Jcomp
Kelembapan yang terlalu rendah juga dapat memengaruhi pertahanan alami tubuh terhadap virus dan kuman. Udara kering dapat mengurangi kelembapan lendir di hidung yang berperan membantu menangkap partikel penyebab penyakit. Karena itu, menjaga kelembapan ruangan tetap nyaman, cukup minum, dan mengurangi paparan udara yang terlalu kering dapat membantu menjaga kesehatan sehari-hari.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
