5 Diet Hack yang Katanya Ampuh padahal Bisa Berbahaya

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 10 Jun 2026 08:30 WIB
Puasa Ekstrem Demi Menurunkan Berat Badan Cepat
Puasa ekstrem/Foto: Freepik

Diet hack yang katanya ampuh sering kali muncul dari tren media sosial yang terlihat meyakinkan, padahal belum tentu sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Banyak orang langsung mencoba tanpa memahami risiko di baliknya, sehingga justru terjebak dalam pola yang tidak sehat.

Padahal, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu perlu memahami mana metode yang benar dan mana cara diet yang salah. Dengan begitu, kamu bisa tetap menjaga kesehatan tanpa harus mengorbankan kondisi tubuh dalam jangka panjang. Dilansir dari Inside Hook, ini beberapa diet hack yang ternyata berbahaya!

Puasa Ekstrem Demi Menurunkan Berat Badan Cepat

Puasa ekstrem/Foto: Freepik

Puasa sering dianggap sebagai cara cepat untuk menurunkan berat badan karena tubuh akan menggunakan cadangan lemak saat tidak mendapat asupan makanan. Banyak orang merasa metode ini efektif karena terlihat sederhana dan tidak memerlukan banyak aturan.

Namun, Harry Cox, pendiri Club Q Health di London, menjelaskan bahwa penurunan berat badan lebih dipengaruhi oleh jumlah kalori yang dikonsumsi secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa puasa hanya membantu jika membuat seseorang makan lebih sedikit, bukan karena adanya efek pembakaran lemak yang ajaib.

Bahkan, tinjauan dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa tidak lebih efektif dibandingkan pengaturan kalori biasa dalam jangka panjang. Jadi, daripada fokus pada waktu makan, lebih baik kamu menjaga keseimbangan asupan agar tidak terjebak dalam cara diet yang salah.

Mengandalkan Obat Pelangsing Instan

Mengandalkan obat pelangsing/Foto: Freepik

Penggunaan obat penurun berat badan kini semakin populer karena dianggap mampu memberikan hasil cepat tanpa usaha besar. Banyak orang tertarik karena melihat perubahan drastis yang terlihat di media sosial.

Namun, Boellinger, seorang ahli nutrisi, menyatakan bahwa penggunaan obat seperti ini sebaiknya hanya untuk keperluan medis tertentu. Ia juga mengingatkan bahwa efek samping seperti mual, gangguan pencernaan, dan penurunan massa otot bisa terjadi jika digunakan tanpa pengawasan.

Selain itu, berat badan sering kembali naik setelah penggunaan dihentikan karena tidak ada perubahan gaya hidup yang mendasar. Inilah yang membuat metode ini termasuk diet hacks berbahaya yang tidak memberikan hasil jangka panjang.

Minum Air Lemon untuk “Detoks” Tubuh

Minum air lemon/Foto: Freepik

Air lemon sering dianggap sebagai minuman yang bisa membersihkan racun dan membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Banyak orang menjadikannya rutinitas harian karena percaya efeknya sangat besar.

Menurut Harry Cox, air lemon memang bisa membantu jika digunakan sebagai pengganti minuman manis karena dapat mengurangi asupan kalori. Namun, manfaat ini bukan berasal dari proses detoks, melainkan dari perubahan kebiasaan konsumsi yang lebih sehat.

Selain itu, meskipun air lemon dapat membantu mengontrol gula darah setelah makan, hal ini tidak secara langsung berhubungan dengan penurunan berat badan. Jadi, penting untuk memahami bahwa ini bukan solusi utama dalam diet.

Konsumsi Protein Berlebihan untuk Tubuh Ideal

Konsumsi protein berlebih/Foto: Freepik

Banyak orang percaya bahwa semakin banyak protein yang dikonsumsi, maka semakin cepat tubuh menjadi ideal. Hal ini membuat berbagai produk tinggi protein menjadi sangat populer di pasaran.

Ghyssaert, seorang ahli nutrisi, menjelaskan bahwa protein memang membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengontrol nafsu makan. Protein juga berperan dalam mengatur hormon yang membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Namun, konsumsi berlebihan tidak akan memberikan hasil tambahan yang signifikan jika kebutuhan tubuh sudah terpenuhi. Oleh karena itu, menjaga pola makan seimbang jauh lebih penting daripada berfokus pada satu jenis nutrisi saja.

Konsumsi Serat Berlebihan Secara Tiba-tiba

Konsumsi serat berlebih/Foto: Freepik

Meningkatkan konsumsi serat memang baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Oleh karena itu, banyak orang mencoba meningkatkan asupan serat secara drastis dalam waktu singkat.

Boellinger menjelaskan bahwa serat memiliki banyak manfaat, seperti membantu kesehatan usus dan memperlambat proses pencernaan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa peningkatan yang terlalu cepat bisa menyebabkan kembung, kram, dan gangguan pencernaan lainnya.

Agar mendapatkan manfaatnya secara optimal, kamu perlu meningkatkan konsumsi serat secara bertahap sambil menjaga asupan cairan. Dengan cara ini, tubuh bisa beradaptasi dengan baik tanpa mengalami efek samping.

Memahami berbagai diet hacks berbahaya adalah langkah penting agar kamu tidak terjebak dalam tren yang hanya terlihat menarik di permukaan. Setiap metode diet seharusnya disesuaikan dengan kondisi tubuh, bukan sekadar mengikuti apa yang sedang populer.

Jadi, Beauties, daripada mencari hasil instan, lebih baik fokus pada kebiasaan sehat yang bisa dilakukan secara konsisten. Dengan begitu, kamu tidak hanya mendapatkan tubuh yang ideal, tetapi juga menjaga kesehatan!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.