5 Kebiasaan 'Baik' yang Membahayakan Imun Tubuh, Kok Bisa?

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Selasa, 08 Sep 2026 07:00 WIB
Menjalani Pola Makan Terlalu Rendah Lemak
Menjalani Pola Makan Terlalu Rendah Lemak/Foto: Magnific

Kita tentu ingin punya tubuh yang sehat dan daya tahan yang kuat. Karena itu, wajar kalau kamu rajin olahraga, menjaga kebersihan, bahkan mengonsumsi suplemen.

Namun, Beauties, ternyata beberapa kebiasaan yang terlihat baik juga bisa menjadi masalah ketika dilakukan secara berlebihan. Nah, inilah lima kebiasaan baik yang membahayakan imun tubuh yang perlu kamu perhatikan dilansir dari Eating Well!

Terlalu Banyak Mengonsumsi Zinc/Fot

Terlalu Banyak Mengkonsumsi Zinc/Foto: Magnific

Zinc cukup populer sebagai suplemen, terutama ketika tubuh sedang terasa kurang fit. Popularitasnya juga meningkat setelah sejumlah data menunjukkan potensinya terhadap kondisi infeksi COVID-19.

Namun, bukan berarti semakin banyak zinc akan semakin baik. Lisa Andrews, M.Ed., RD, LD, seorang ahli diet terdaftar di Cincinnati, menjelaskan bahwa konsumsi zinc berlebihan dapat mengganggu penyerapan zat besi dan tembaga.

Padahal, tembaga berperan penting dalam perkembangan serta fungsi sel imun. Jadi, sebelum mengonsumsi suplemen dalam jumlah besar, pastikan kamu benar-benar memperhatikan kebutuhan tubuh.

Menjalani Pola Makan Terlalu Rendah Lemak

Menjalani Pola Makan Terlalu Rendah Lemak/Foto: Magnific

Kamu mungkin pernah mengira bahwa semakin sedikit lemak dalam makanan, semakin sehat pula tubuh. Faktanya, tubuh tetap membutuhkan jenis lemak tertentu untuk menjalankan berbagai fungsi penting.

Michelle Rauch, M.Sc., RDN, ahli diet dan nutrisi terdaftar untuk The Actors Fund, menjelaskan bahwa lemak sehat penting bagi fungsi imun. Contohnya termasuk lemak tak jenuh dari minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak, chia seed, dan kenari.

Asam lemak omega-3 dan omega-6 juga berperan dalam produksi eikosanoid. Molekul tersebut membantu tubuh mengatur respons imun ketika menghadapi kondisi seperti cedera atau infeksi.

Terlalu Berlebihan Menjaga Kebersihan

Terlalu Menjaga Kebersihan/Foto: Magnific

Menjaga kebersihan jelas merupakan kebiasaan baik untuk membantu mencegah penyakit. Namun, terlalu sering mensterilkan lingkungan dan tubuh dapat membatasi paparan terhadap berbagai mikroorganisme.

Hal tersebut berkaitan dengan konsep hipotesis kebersihan, yang menyebutkan bahwa kurangnya paparan terhadap mikroorganisme tertentu sejak dini dapat berkaitan dengan meningkatnya kerentanan terhadap alergi dan gangguan autoimun.

Meski begitu, bukan berarti kamu boleh melewatkan kebiasaan dasar seperti mencuci tangan. Kebersihan tangan tetap menjadi bagian penting dalam pengendalian infeksi, sedangkan penggunaan sabun antibakteri secara berlebihan dalam jangka panjang masih menjadi hal yang diperdebatkan sebagian ahli.

Olahraga Secara Berlebihan

Olahraga Berlebihan/Foto: Magnific

Olahraga memang bagus untuk menjaga kebugaran, tetapi latihan berlebihan tanpa waktu pemulihan dapat memberikan efek berbeda. Latihan intens atau terlalu lama dapat meningkatkan hormon stres seperti kortisol.

Kadar kortisol yang meningkat dapat menghambat fungsi sel imun sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Selain itu, latihan berlebihan juga dapat menyebabkan kelelahan dan memengaruhi keseimbangan bakteri baik dalam usus.

Jadi, kalau kamu sedang rajin olahraga, jangan merasa bersalah ketika mengambil hari istirahat. Pemulihan justru menjadi bagian penting agar latihan tetap mendukung imun tubuh.

Hanya Mengandalkan Suplemen untuk Nutrisi

Hanya Mengandalkan Suplemen untuk Nutrisi/Foto: Magnific

Suplemen memang dapat menyediakan vitamin dan mineral tertentu. Namun, mengandalkannya sepenuhnya dapat membuat kamu kehilangan berbagai senyawa bermanfaat yang secara alami terdapat dalam makanan.

Makanan utuh mengandung flavonoid, polifenol, dan antioksidan yang turut mendukung fungsi imun. Selain itu, berbagai nutrisi di dalam makanan dapat bekerja secara sinergis sehingga tubuh lebih optimal dalam menyerap dan menggunakannya.

Contohnya, kamu mungkin mengandalkan suplemen vitamin C sambil jarang makan jeruk. Padahal, buah seperti jeruk juga mengandung hesperidin, yaitu flavonoid yang memiliki manfaat antioksidan dan dapat membantu mengurangi peradangan.

Jadi, Beauties, tetaplah rajin menjaga kesehatan, tetapi jangan lupa mendengarkan kebutuhan tubuh. Pola makan seimbang, olahraga dengan pemulihan cukup, kebersihan yang wajar, serta penggunaan suplemen secara bijak bisa menjadi kombinasi yang lebih masuk akal. Semoga bermanfaat, ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.