5 Kelompok Orang yang Sebaiknya Mengurangi Konsumsi Telur
Telur mengandung protein tinggi, lemak sehat, vitamin B kompleks, zat besi, dan bersifat antioksidan yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Manfaat mengonsumsi telur adalah menyehatkan mata, meningkatkan ketajaman otak, hingga membentuk tulang.
Meski telur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, namun bahan pangan ini tidak bisa dikonsumsi beberapa orang. Berikut beberapa kelompok orang yang sebaiknya mengurangi konsumsi telur. Simak!
1. Alergi Terhadap Telur
Alergi terhadap telur/foto: freepik/katemangostar
Mengutip CNN Indonesia, orang yang alergi telur tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan ini walaupun bernutrisi. Mengonsumsi telur walaupun memiliki alergi dapat memperburuk kondisi.
Beauties akan mengalami gatal-gatal, masalah pernapasan, dan anafilaksis. Sebagai gantinya, Beauties bisa mengonsumsi tuna, salmon, daging ayam dan sapi, atau udang untuk memenuhi kebutuhan protein.
2. Menderita Sirosis Hati
Menderita sirosis hati/foto: freepik
Sirosis adalah kondisi ketika jaringan hati yang sehat mengalami kerusakan sehingga menyebabkan gangguan fungsi hati. Bagi yang memiliki penyakit sirosis sebaiknya mengurangi konsumsi telur.
Mengonsumsi telur ketika memiliki gangguan hati dapat memperburuk kondisi organ tersebut karena hati harus bekerja lebih ekstra.
3. Penderita Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi/Foto: Pexels.com/ Marta Branco
Mengutip Times of India, selain dua kelompok di atas orang yang sebaiknya mengurangi konsumsi telur adalah orang dengan kolesterol tinggi. Kuning telur mengandung kolesterol tinggi sekitar 185 miligram.
Orang dengan kolesterol tinggi rentan terkena penyakit jantung sehingga perlu menghindari makanan pemicu seperti telur. Kolesterol tinggi dapat membentuk plak arteri yang menyebabkan masalah jantung.
4. Penderita Diabetes Tipe 2
Penderita diabetes tipe 2/foto: freepik
Orang dengan riwayat penyakit diabetes tipe 2 juga sebaiknya mengurangi mengonsumsi telur karena mengandung kolesterol tinggi. Sebagai alternatif, penderita diabetes tipe 2 bisa mengonsumsi putih telur saja yang banyak nutrisi atau makanan lain yang tanpa lemak.
Mengonsumsi makanan sehat seperti ini dapat mengelola kadar gula darah agar tetap normal dan menjaga kesehatan jantung.
5. Penderita Asam Urat
Asam urat/foto: freepik/lifestylememory
Terakhir adalah orang yang menderita asam urat juga tidak direkomendasikan mengonsumsi telur berlebihan. Kuning telur mengandung purin yang bisa memicu kambuhnya asam urat dan radang sendi.
Selain telur, Beauties juga sebaiknya mengurangi konsumsi daging merah dan makanan laut berlebihan karena bisa memperparah asam urat.
Telur adalah sumber protein tinggi yang bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Namun jika mengalami kondisi di atas sebaiknya Beauties mencari alternatif sumber protein lainnya agar kesehatan tetap terjaga.
____
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!