5 Kesalahan Menyimpan Makanan yang Sering Dilakukan, Bisa Bikin Cepat Basi

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Jumat, 11 Sep 2026 11:30 WIB
4. Menyimpan Daging Mentah di Rak Atas Kulkas
Ilustrasi seseorang menyimpan daging mentah ke dalam kulkas/Foto: Magnific/magnific

Baru beberapa hari dibeli, sayur dan buah di kulkas sudah mulai layu dan berbau? Bisa jadi masalahnya bukan pada kualitas bahan makanannya, melainkan cara kita menyimpannya yang kurang tepat, Beauties.

Tanpa sadar, kita sering asal memasukkan makanan ke kulkas karena ingin semuanya cepat beres. Padahal, posisi, suhu, dan kondisi makanan saat disimpan bisa memengaruhi seberapa lama makanan bisa bertahan.

Nah, sebelum menyalahkan kulkas karena makananmu jadi cepat basi, coba cek kebiasaanmu di dapur! Bisa jadi ada beberapa kesalahan menyimpan makanan yang masih sering dilakukan.

1. Membiarkan Makanan Terbuka di Kulkas

Ilustrasi perempuan memegang wadah berisi makanan sisa dari dalam kulkas yang mulai mengeluarkan bau/Foto: Magnific/bearfotos

Menaruh makanan begitu saja di kulkas sering jadi kebiasaan yang dilakukan beberapa orang, terutama saat sedang terburu-buru. Namun, makanan yang dibiarkan terbuka bisa lebih mudah terkena kotoran dan kualitasnya bisa menurun lebih cepat.

Selain itu, permukaannya bisa mengering dan aromanya bercampur dengan makanan lain di dalam kulkas. Jadi, sebaiknya pindahkan makanan ke wadah yang bisa ditutup rapat atau gunakan penutup khusus sebelum menyimpannya.

Hal ini juga berlaku untuk makanan sisa. Jangan hanya meletakkannya di atas piring lalu memasukkannya ke kulkas tanpa penutup, ya!

2. Menyimpan Sisa Makanan Terlalu Lama

Ilustrasi wadah berisi bahan makanan yang diberi label tanggal dan disimpan di dalam kulkas/Foto: Magnific/magnific

Sisa makanan memang sayang kalau langsung dibuang. Namun, menyimpannya terlalu lama justru bisa membuat makanan tidak lagi aman untuk dikonsumsi.

Melansir WebMD, sisa makanan sebaiknya tidak disimpan lebih dari tiga sampai empat hari di kulkas. Makanan juga perlu segera didinginkan dan dimasukkan ke kulkas, paling lambat sekitar dua jam setelah makan.

Supaya tidak lupa, Beauties bisa memberi label tanggal pada wadah makanan. Dengan begitu, kamu bisa tahu mana sisa makanan yang perlu dihabiskan lebih dulu dan mencegahnya tersimpan terlalu lama di bagian belakang kulkas.

3. Menyimpan Buah dan Sayur dalam Kondisi Basah

Ilustrasi buah dan sayur yang sudah dicuci/Foto: Magnific/magnific

Mencuci buah dan sayur sebelum disimpan memang terasa lebih praktis. Namun, sisa air justru bisa membuatnya lebih cepat rusak.

Melansir Southern Living, koki sekaligus pemilik etch and etc di Nashville, Tennessee, Deb Paquette menjelaskan bahwa kelembapan berlebih dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan pembusukan pada buah serta sayuran. Karena itu, sebaiknya cuci buah dan sayur saat akan diolah, bukan sebelum disimpan.

Kalau sudah terlanjur dicuci, pastikan buah dan sayur benar-benar kering sebelum dimasukkan ke tempat penyimpanan. Kamu juga bisa melapisinya dengan tisu dapur untuk menyerap sisa air agar buah dan sayur tidak cepat lembek atau berjamur.

4. Menyimpan Daging Mentah di Rak Atas Kulkas

Ilustrasi seseorang menyimpan daging mentah ke dalam kulkas/Foto: Magnific/magnific

Daging, ayam, dan ikan mentah sebaiknya disimpan di rak paling bawah, bukan di bagian atas kulkas. Posisi ini membantu mencegah cairan dari bahan mentah menetes ke makanan lain dan membuatnya ikut terkontaminasi.

Sebelum dimasukkan ke kulkas, pastikan bahan mentah sudah diletakkan dalam wadah yang tertutup rapat. Cara ini juga penting untuk mencegah cairannya mengenai makanan lain, terutama buah atau sayuran yang siap dimakan.

Jadi, jangan asal menaruh bahan mentah di rak yang masih kosong, ya. Pilih rak paling bawah dan gunakan wadah tertutup agar makanan lain tetap terlindungi.

5. Suhu Kulkas Tidak Cukup Dingin

Ilustrasi kulkas yang dipenuhi berbagai bahan makanan/Foto: Magnific/magnific

Kulkas memang bisa membantu makanan bertahan lebih lama. Namun, pastikan suhunya tetap dingin agar makanan tidak cepat rusak dan tetap aman dikonsumsi.

Menurut koki sekaligus pemilik bersama Juniper di Ridge Spring, South Carolina, Brandon Valie yang dikutip Southern Living, bakteri lebih mudah berkembang pada suhu 40 hingga 140 derajat Fahrenheit. Karena itu, WebMD menyarankan suhu kulkas sebaiknya berada di bawah 40 derajat Fahrenheit.

Kebiasaan sering membuka pintu kulkas atau membiarkannya terbuka terlalu lama juga bisa membuat suhu di dalamnya naik. Jika terlalu hangat, makanan pun bisa lebih cepat rusak.

Makanan yang baru matang juga perlu disimpan dengan cara yang tepat. Kamu bisa pindahkan makanan ke wadah lain agar lebih cepat dingin, lalu masukkan ke kulkas sekitar dua jam setelah dimasak.

Menyimpan makanan dengan cara yang tepat bukan cuma soal membuat kulkas terlihat rapi. Kebiasaan kecil seperti selalu menutup makanan, menjaga suhu kulkas, dan rajin mengecek kondisi bahan masakan bisa membuat makanan awet jauh lebih lama.

Jadi, kalau makanan di rumah sering cepat basi, coba cek lagi cara menyimpannya, Beauties. Bisa jadi ada kebiasaan kecil yang selama ini tanpa sadar membuat makanan lebih cepat rusak.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE