5 Kiat Berangsur-angsur Membaik Usai Disakiti

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Jumat, 18 Feb 2022 19:45 WIB
Empat hormon yang bisa bikin bahagia. (Freepik)

Proses kehidupan seringkali memberi banyak hal, baik itu hal yang menyenangkan maupun yang menyakitkan. Saat tiba masanya tersakiti, tidak jarang perasaan manusia akan mudah terganggu dan menimbulkan kesedihan. Alhasil, segala upaya untuk menghindari maupun meminimalkan rasa sakit emosional sering dilakukan.

Misalnya saja dengan mencari aktivitas menyenangkan seperti jalan-jalan, dan sebagainya. Sayangnya, hal tersebut seringkali hanya sebagai upaya untuk menghindar dan tidak menyelesaikan permasalahan dari sumbernya.

Untuk itu diperlukan solusi lainnya yang dapat membantu perasaan berangsur-angsur membaik. Dikutip dari Psychology Today, beberapa hal berikut bisa membantu.

Akui Rasa Sakit Emosional


Ilustrasi rasa sakit/ Foto: Freepik.com

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengakui rasa sakit yang emosional yang sedang dirasakan. Ingatlah bahwa hal tersebut tidak bisa dihilangkan dengan sekejap mata sekalipun kamu berpura-pura tegar. Contoh sederhananya, kamu yang tetap menampilkan ekspresi tabah ketika perutmu ditinju.

Kamu bisa membuat seolah-olah diri kamu tampak tidak terpengaruh oleh pukulan tersebut namun bukan berarti bahwa kamu bisa menghapuskan fakta bahwa kamu sedang merasakan sakit. Begitu kamu mengakui ketidakbahagiaan yang kamu rasakan, maka tujuan merasakannya menjadi lebih jelas. Kamu tidak bisa menipu diri sendiri.

Berhentilah Mendorong Rasa Sakit dan Terimalah


Ilustrasi tersakiti/ Foto: Freepik.com

Wajar saja sebenarnya jika kamu tidak ingin tampak bersedih. Namun dengan menyangkalnya, kamu akan merasakan ada sesuatu yang salah tetapi kamu tidak mengerti apa yang kamu rasakan.

Bahkan hal ini sering terjadi ketika seorang pasien melakukan terapi. Mereka tidak mengetahui mengapa mereka begitu tertekan dengan kehidupan mereka. Hal ini dapat bermula dari ketidakjujuran mereka dengan diri sendiri.

Kenali Hal yang Membuat Kamu Kesal


Ilustrasi kekesalan/ Foto: Freepik.com

Hal ini penting karena kamu hanya dapat menyembuhkan apa yang benar-benar dapat kamu rasakan. Semakin sedikit kamu tahu tentang ketidakbahagiaan kamu, maka semakin sedikit pula kamu bisa menyembuhkannya.

Ini berarti bahwa menjadi sadar diri sangat penting. Jadi, perhatikan apa yang kamu rasakan di tubuh kamu. Luangkan waktu untuk mempertimbangkan pikiran kamu. Duduklah dengan perasaanmu. Perhatikan tindakan kamu dan cobalah untuk memahami apa yang dikatakan oleh pengalaman-pengalaman sudah kamu alami.

Tumbuhkan Empati dan Kasih Sayang untuk Diri Sendiri


Ilustrasi welas asih pada diri/ Foto: Freepik.com

Ketika kamu mengenal diri sendiri, penting bagi kamu untuk melakukannya dari sudut pandang dan pemahaman. Adapun cara untuk berhubungan dengan diri sendiri disebut dengan kesadaran diri.

Dengan kesadaran diri yang penuh kasih, kamu dapat benar-benar mengakui rasa sakit kamu dan memiliki keinginan untuk meredakannya. Kamu jadi akan melakukan hal-hal untuk mengurangi rasa sakit hati kamu seperti berusaha mengatasi kesalahpahaman dengan orang yang bermasalah dengan kamu.

Ambil Jeda dari Luka yang Ada


Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: Freepik.com

Langkah-langkah untuk bisa meredakan rasa tersakiti terkadang memang melelahkan. Tidak jarang pula dapat mengakibatkan kamu terjebak di bawah beban pikiran negatif dan emosi yang menyakitkan.

Oleh sebab itu, cobalah untuk berhenti sejenak guna menenangkan dan menghibur diri sendiri. Ketika kamu terluka, penting untuk kamu ingat bahwa menumbuhkan kebahagiaan tidak berarti kamu perlu menyangkal kenyataan yang ada. Untuk dapat bahagia kamu harus menerima dan mencintai diri dengan apa adanya perasaan yang menyakitkan dan segalanya.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
Loading ...