5 Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi dan Aturannya

Belinda Safitri | Beautynesia
Kamis, 05 Nov 2026 07:15 WIB
1. Membantu Tubuh Memproduksi Vitamin D
Memproduksi vitamin D/ Foto: Magnific.com/benzoix

Beauties, mengawali hari dengan berjalan santai di luar rumah sambil menikmati cahaya matahari bisa menjadi kebiasaan sederhana yang bermanfaat bagi tubuh. Namun meski bermanfaat, beraktivitas di bawah sinar matahari tetap perlu dilakukan dengan bijak. Waktu, durasi paparan, dan kondisi lingkungan bisa mempengaruhi dampaknya bagi tubuh. 

Lantas, apa saja yang perlu kamu ketahui tentang kebiasaan ini dan bagaimana cara melakukannya agar tetap aman? Dirangkum dari GoodRx dan Manipal Hospitals, yuk simak sejumlah manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi dan aturannya! 

 

1. Membantu Tubuh Memproduksi Vitamin D

Memproduksi vitamin D/ Foto: Magnific.com/benzoix

Ketika kulit menerima paparan UVB, tubuh memulai proses pembentukan vitamin D. Nutrisi ini membantu penyerapan kalsium dan fosfor yang diperlukan untuk menjaga tulang tetap kuat. Vitamin D juga berperan dalam fungsi otot dan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, mendapatkan vitamin D yang cukup, penting untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Namun, jumlah vitamin D yang diproduksi saat berjemur tidak sama pada setiap orang. Warna kulit, usia, kondisi cuaca, lokasi, pakaian yang menutupi tubuh, dan waktu paparan dapat mempengaruhinya. Salah satu hal terpenting yang patut diingat adalah Beauties tidak perlu sengaja membiarkan kulit sampai memerah atau terbakar saat berjemur demi mendapatkan vitamin D. 

2. Berpotensi Menurunkan Tekanan Darah

Menurunkan tekanan darah/ Foto: Magnific.com/magnific

Hipertensi atau tekanan darah tinggi dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan, termasuk serangan jantung, stroke, dan kerusakan ginjal. Sebuah studi menunjukkan bahwa paparan sinar matahari menurunkan tekanan darah sistolik pada orang yang mengalami gagal ginjal dan menjalani dialisis.

Penelitian ini didasarkan pada gagasan bahwa sinar UV meningkatkan ketersediaan oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat sendiri merupakan molekul yang menyebabkan pembuluh darah melebar dan pada gilirannya berperan menurunkan tekanan darah. 

3. Memperbaiki Suasana Hati

Memperbaiki suasana hati/ Foto: Magnific.com/yanalya

Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi serotonin, yaitu zat atau neurotransmiter yang mengatur suasana hati dan meningkatkan perasaan sejahtera. Cahaya alami dari sinar matahari juga membantu mengatur ritme sirkadian, yang berkaitan dengan pola tidur, kewaspadaan, dan berbagai proses tubuh. 

Selain itu, paparan cahaya turut diteliti dalam kaitannya dengan gangguan afektif musiman atau seasonal affective disorder (SAD), yaitu jenis depresi yang terjadi saat musim dingin ketika sinar matahari berkurang. Tak heran, kekurangan paparan sinar matahari dapat berkontribusi pada kecemasan dan rasa sedih. Sebaliknya, mendapatkan lebih banyak sinar matahari dapat meningkatkan suasana hati kamu, Beauties.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Meningkatkan kekebalan tubuh/ Foto: Magnific.com/jcomp

Penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari dalam jumlah sedang dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang memperkuat pertahanan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Selain membantu melawan infeksi seperti influenza dan tuberkulosis, sinar matahari juga membantu sistem kekebalan tubuh mengatur penyakit, seperti psoriasis. 

Tak hanya itu, para ilmuwan juga menyatakan bahwa orang yang tinggal di lingkungan dengan paparan sinar UV tinggi seperti daerah tropis dapat terlindungi dari penyakit multiple sclerosis dan asma. 

5. Mendukung Pengelolaan Berat Badan

Mendukung pengelolaan berat badan/ Foto: Magnific.com/jcomp

Paparan sinar matahari disebut berperan dalam pengelolaan berat badan dengan mempengaruhi leptin, yaitu hormon yang mengatur perasaan lapar dan kenyang. Sejalan dengan itu, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa paparan sinar matahari dikaitkan dengan indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah.  

Selain itu, menghabiskan waktu berjemur di luar ruangan sering kali melibatkan aktivitas fisik, yang turut berkontribusi pada pengendalian berat badan secara keseluruhan. Tak heran, berjemur dinilai bisa membantu pengelolaan berat badan, meski memang bukan merupakan cara utama atau instan untuk langsung menurunkannya. 

Aturan Berjemur yang Aman

Aturan berjemur/ Foto: Magnific.com/boryanam

Agar manfaat berjemur bisa lebih optimal namun tetap aman, ada sejumlah aturan yang perlu diperhatikan. Pertama, soal waktu disarankan berjemur sebelum pukul 10.00 atau 11.00 pagi dengan durasi sekitar 10 hingga 20 menit. Jika tak bisa setiap hari, 2 hingga 3 kali seminggu sudah dianggap cukup. 

Selanjutnya, saat berjemur, pastikan kenakan kacamata hitam dan topi untuk melindungi mata serta kulit kepala dari panas berlebih. Jangan lupa juga gunakan sunscreen berspektrum luas dengan SPF 30 atau lebih pada kulit yang tidak tertutup pakaian. 

Beauties tidak perlu menghindari sunscreen hanya karena khawatir tubuh tidak bisa memproduksi vitamin D. Sebab, penggunaan produk ini dalam kehidupan sehari-hari tidak terbukti selalu menyebabkan kekurangan vitamin D. 

Kemudian, yang tak boleh dilewatkan adalah minumlah air secara berkala untuk mencegah dehidrasi. Jika muncul gejala seperti pusing, sakit kepala, mual, lemas, atau keringat berlebihan, segera pindah ke tempat yang lebih sejuk dan istirahat. Ingat bahwa berjemur seharusnya menjadi bagian dari rutinitas sehat, bukan aktivitas yang membuat tubuh mengalami stres akibat panas.

Jadi, itulah informasi tentang manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi hingga aturannya. Kamu sendiri sudah rutin melakukan aktivitas sederhana ini belum, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE