5 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula untuk Kesehatan

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 20 Aug 2026 07:00 WIB
Membantu Menjaga Berat Badan
Bantu Jaga Berat Badan/Foto: Magnific

Manfaat mengurangi konsumsi gula ternyata tidak sebatas membuat tubuh terhindar dari asupan manis berlebihan, Beauties. Ketika porsinya mulai dikurangi, tubuh bisa mendapatkan berbagai keuntungan yang mungkin tidak kamu sadari.

Selama ini, gula memang mudah ditemukan dalam makanan dan minuman sehari-hari. Mulai dari kue, minuman manis, hingga makanan olahan, semuanya bisa membuat konsumsi gula bertambah tanpa terasa.

Namun, kamu tidak perlu langsung menghilangkan semua makanan manis dari menu harian. Yuk, mulai dengan memahami lima perubahan positif yang dapat terjadi ketika asupan gula mulai kamu batasi secara bertahap dilansir dari Spire Health Care!

Membantu Menjaga Berat Badan

Bantu Jaga Berat Badan/Foto: Magnific

Coba ingat kembali, seberapa sering kamu merasa lapar tidak lama setelah menikmati makanan manis? Makanan dan minuman tinggi gula, seperti kue, pastry, minuman bersoda, serta jus buah tertentu, memiliki indeks glikemik tinggi.

Artinya, makanan tersebut dapat dicerna dengan cepat sehingga rasa kenyang lebih cepat menghilang. Akibatnya, kamu berpotensi makan kembali lebih cepat atau mengambil porsi yang lebih banyak.

Makanan tinggi gula juga sering mengandung kalori cukup tinggi. Karena itu, membatasi makanan tersebut dapat membantu kamu menjaga berat badan tetap sehat.

Sebaliknya, pilihan makanan rendah gula dan memiliki indeks glikemik rendah dapat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Jadi, bukan hanya jumlah makanan yang perlu diperhatikan, tetapi juga jenisnya, ya, Beauties!

Menjaga Energi Tetap Stabil

Jaga Energi Tetap Stabil/Foto: Magnific

Pernah merasa sangat berenergi setelah minum atau makan sesuatu yang manis, lalu mendadak lemas? Kondisi tersebut dapat terjadi karena makanan manis membuat kadar gula darah meningkat dengan cepat.

Setelah mengalami lonjakan, kadar gula darah juga dapat turun dengan cepat. Inilah yang kemudian dapat membuat energi terasa tidak stabil sepanjang hari, bahkan membuat kamu lebih mudah lelah dan mudah kesal.

Nah, mengurangi konsumsi gula sambil memilih makanan tinggi serat dan biji-bijian utuh dapat membantu. Pilihan tersebut memberikan pelepasan gula yang lebih bertahap ke dalam aliran darah.

Dengan begitu, energi dapat terasa lebih stabil sepanjang hari. Kamu pun tidak harus terus-menerus mencari makanan manis setiap kali mulai merasa kehabisan tenaga.

Membantu Menjaga Kulit Tetap Sehat

Jaga Kulit Tetap Sehat/Foto: Magnific

Kalau kamu sedang fokus merawat kulit, jangan hanya memperhatikan produk skincare yang digunakan. Pola makan juga menjadi bagian yang menarik untuk diperhatikan, terutama ketika makanan tinggi gula cukup sering dikonsumsi.

Pola makan tinggi gula dapat memicu ketidakseimbangan hormon yang berdampak pada kondisi kulit, termasuk munculnya jerawat. Selain itu, kadar gula tinggi juga dapat merusak kolagen melalui proses yang disebut glikasi.

Padahal, kolagen berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit. Ketika kolagen mengalami kerusakan, kulit dapat terlihat lebih menua.

Karena itu, membatasi makanan dan minuman tinggi gula dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Jadi, perawatan dari dalam juga tidak kalah penting untuk kamu perhatikan, Beauties.

Membantu Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Kurangi Risiko Diabetes/Foto: Magnific

Setiap kali kamu makan, sistem pencernaan akan memecah makanan dan melepaskan gula ke dalam aliran darah. Tubuh kemudian merespons kenaikan tersebut dengan menghasilkan insulin melalui pankreas.

Hormon insulin membantu menurunkan kembali kadar gula dalam darah. Namun, pola makan tinggi gula dapat membuat tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin, kondisi yang disebut resistensi insulin.

Jika berlangsung terus-menerus, pankreas perlu menghasilkan lebih banyak insulin karena kadar gula darah tidak turun secepat yang seharusnya. Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi pradiabetes dan akhirnya meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Karena itu, pola makan rendah gula dapat membantu melindungi fungsi pankreas. Mengurangi asupan gula juga dapat membantu mencegah terjadinya resistensi insulin dan masalah kesehatan yang berkaitan dengannya.

Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi

Jaga Kesehatan Gigi dan Gusi/Foto: Magnific

Tanpa kamu sadari, bakteri yang secara alami hidup di dalam mulut juga memanfaatkan makanan yang kamu konsumsi. Ketika bakteri tersebut mencerna gula, mereka menghasilkan asam yang dapat merusak permukaan gigi.

Semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin banyak pula asam yang berpotensi terbentuk. Jika terus terjadi, asam tersebut dapat mengikis enamel, yaitu lapisan keras yang melindungi gigi.

Kerusakan enamel kemudian dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Tidak hanya itu, iritasi pada gusi juga dapat berkembang menjadi gingivitis hingga penyakit gusi.

Menariknya, penyakit gusi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa masalah kesehatan serius, termasuk diabetes, penyakit jantung, serangan jantung, stroke, dan kanker, lho!

Itulah berbagai manfaat yang bisa kamu dapatkan kalau kamu mengurangi konsumsi gula. Kamu tidak harus langsung menghindari seluruh makanan manis untuk mendapatkan manfaat tersebut. Mulailah dengan mengurangi porsinya secara bertahap, lalu pilih makanan yang lebih tinggi serat dan biji-bijian utuh. Yuk, mulai hidup sehat, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.