5 Manfaat Sobacha, Teh Gandum Hitam Jepang yang Kaya Antioksidan dan Bebas Kafein

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Senin, 28 Sep 2026 08:30 WIB
4. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Ilustrasi perempuan sedang mengecek kadar gula darah/Foto: Magnific/pikisuperstar

Kalau bicara soal minuman khas Jepang, nama matcha mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, ada satu minuman lain yang tidak kalah menarik untuk dibahas, yaitu sobacha.

Sobacha atau soba-cha dibuat dari biji buckwheat yang dipanggang sampai mengeluarkan aroma khas. Saat diminum, rasanya cenderung gurih seperti kacang dengan aroma panggang yang lembut.

Bukan hanya rasanya yang unik, sobacha juga punya karakter berbeda dari teh pada umumnya. Biji buckwheat yang digunakan juga bukan gandum biasa dan secara alami bebas gluten. Minuman ini juga bebas kafein.

Nah, kalau rasa dan aromanya sudah terbayang, ternyata masih ada hal lain yang membuat teh gandum hitam ini menarik. Simak lima manfaat sobacha berikut ini, Beauties!

1. Membantu Melawan Radikal Bebas

Ilustrasi perempuan sedang minum sobacha/Foto: Magnific/prostooleh

Biji buckwheat yang dipakai untuk membuat sobacha ternyata punya kandungan yang cukup menarik. Melansir Times of India, buckwheat mengandung senyawa seperti rutin dan quercetin.

Kedua senyawa tersebut dikenal sebagai antioksidan yang bisa membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sendiri bisa muncul sebagai bagian dari proses alami tubuh maupun akibat paparan dari lingkungan.

Itulah yang membuat buckwheat tidak hanya menarik dari segi rasa. Kandungan antioksidan di dalamnya juga bisa memberikan manfaat bagi tubuh.

2. Membantu Menjaga Asupan Kalori

Ilustrasi perempuan sedang mengukur lingkar pinggang/Foto: Magnific/magnific

Sobacha termasuk minuman rendah kalori yang bisa dinikmati tanpa harus ditambah gula atau susu. Jadi, buat kamu yang sedang menjaga berat badan dan memperhatikan asupan kalori, minuman ini bisa menjadi salah satu pilihannya.

Terlebih, teh gandum hitam ini punya rasa yang cukup khas. Perpaduan gurih dan aroma panggangnya tetap terasa meski sobacha diminum tanpa pemanis.

Karakter rasanya membuat teh gandum hitam tetap nikmat saat disajikan apa adanya. Selain diseduh hangat, teh ini juga bisa dinikmati dingin sesuai selera.

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Ilustrasi perempuan dengan jantung yang sehat/Foto: Magnific/magnific

Buat Beauties yang sedang mengurangi minuman berkafein, sobacha bisa menjadi variasi baru yang menarik untuk dicoba. Menariknya, kandungan antioksidan dalam teh ini juga bisa mendukung kesehatan jantung. 

Selain itu, buckwheat berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, dan fungsi pembuluh darah. Namun, hal ini masih sebatas potensi dan bukan berarti sobacha bisa digunakan sebagai pengobatan.

Untuk menjaga kesehatan jantung, tentu bukan hanya soal minuman yang dikonsumsi. Pola makan, aktivitas fisik, dan pemeriksaan rutin juga tetap perlu diperhatikan.

4. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

Ilustrasi perempuan sedang mengecek kadar gula darah/Foto: Magnific/pikisuperstar

Tidak hanya soal antioksidan, buckwheat juga punya kandungan yang berkaitan dengan kadar gula darah. Times of India menyebut beberapa penelitian menemukan potensi buckwheat dalam membantu mengatur gula darah.

Buckwheat mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh. Proses ini membuat kenaikan gula darah berlangsung lebih bertahap, bukan melonjak dengan cepat.

Serat di dalamnya juga ikut berperan karena dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Hal ini membuat kadar gula darah lebih terjaga.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

Ilustrasi perempuan yang rutin minum sobacha untuk menjaga kesehatan pencernaan/Foto: Magnific/magnific

Tidak hanya berkaitan dengan kadar gula darah, serat dalam buckwheat juga punya manfaat untuk pencernaan. Serat ini dapat menjadi makanan bagi bakteri baik yang hidup di dalam usus.

Bakteri baik tersebut membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus yang penting untuk proses pencernaan. Jadi, asupan serat dari sobacha juga bisa mendukung kesehatan usus.

Selain serat, juga mengandung senyawa yang punya sifat anti-inflamasi. Senyawa tersebut berpotensi membantu mengurangi peradangan dan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan. 

Cara Membuat Sobacha

Ilustrasi perempuan sedang menyeduh sobacha/Foto: Pexels/Anna Pou

Dilansir dari Just One Cookbook, cara membuat sobacha cukup praktis dan tidak membutuhkan banyak bahan. Cukup didihkan air, lalu masukkan biji buckwheat yang sudah dipanggang dan rebus selama sekitar 30 detik.

Setelah itu, tuangkan air beserta biji buckwheat ke dalam teko dan diamkan selama 3-4 menit. Saring setelah aromanya keluar, lalu sobacha siap dinikmati selagi hangat.

Menariknya, biji buckwheat yang sudah digunakan masih bisa diseduh kembali hingga 2-3 kali. Untuk seduhan berikutnya, waktu menyeduhnya bisa ditambah beberapa menit agar rasanya tetap terasa.

Nah, sekarang Beauties sudah tahu kalau sobacha bukan hanya punya aroma dan rasa yang khas. Minuman bebas kafein ini juga mengandung sejumlah senyawa yang bermanfaat bagi tubuh.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE