5 Masalah "Tak Terlihat" di Rumah yang Diam-diam Bikin Penyakit

Tata Triavenza Saputri | Beautynesia
Rabu, 29 Jul 2026 06:00 WIB
1. Tungau di Kasur dan Sofa
Kasur adalah tempat favorit bagi tungau/Foto: Pexels.com/Andrea Davis

Rumah yang tampak rapi, lantai yang berkilau, dan perabotan bebas debu seringkali bikin kita merasa tenang dan aman. Namun, jangan langsung terkecoh dengan tampilan luar, Beauties. Nyatanya, rumah yang bersih belum tentu benar-benar sehat, Beauties.

Tanpa disadari, ada banyak mikroorganisme dan polutan tak kasatmata yang diam-diam mengancam kesehatan keluarga. Efeknya pun nggak main-main, mulai dari memicu alergi kambuh hingga masalah pernapasan. Biar nggak kecolongan, yuk, kenali 5 masalah "tak terlihat" di rumah yang wajib diatasi!

1. Tungau di Kasur dan Sofa

Kasur adalah tempat favorit bagi tungau/Foto: Pexels.com/Andrea Davis

Meskipun sprei dan sarung bantal kamu terlihat bersih, kasur dan sofa sebenarnya adalah tempat tinggal favorit bagi tungau. Makhluk kecil ini bertahan hidup dengan memakan serpihan kulit mati manusia, Beauties.

Menurut Mayo Clinic dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebenarnya bukan tungau itu sendiri yang berbahaya, melainkan kotoran mereka. Kotorannya bisa menjadi pemicu bersin-bersin, mata gatal, kulit kemerahan, hingga kambuhnya asma.

Untuk mengatasinya, kamu wajib mengganti sprei dan sarung bantal minimal satu minggu sekali. Selain itu, pastikan kamu menggunakan vacuum cleaner secara rutin untuk menyedot area kasur dan sofa sampai ke sela-selanya.

2. Kontaminasi pada High-Touch Surfaces

Gagang pintu bisa jadi sarang bakteri/Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Coba cek benda-benda yang paling sering disentuh oleh tangan seluruh anggota keluarga. Gagang pintu, saklar lampu, remote TV, sampai keran air adalah bagian yang paling terkontaminasi, namun juga sering luput saat kita bersih-bersih rumah.

Maka dari itu, rutin melakukan sanitasi pada permukaan yang sering disentuh ini sangat penting, Beauties. Kamu bisa rutin mengelap benda-benda tersebut menggunakan cairan desinfektan atau tisu basah yang mengandung alkohol minimal dua hari sekali.

3. Kontaminasi Silang pada Talenan dan Spons Dapur

Talenan kayu berisiko memicu kontaminasi silang/Foto: Pexels.com/Teona Swift

Dapur yang terlihat tertata rapi ternyata belum tentu dijamin higienis, lho! Spons cuci piring yang dipakai berbulan-bulan tanpa disadari bisa jadi benda paling kotor di rumah. Belum lagi talenan kayu penuh goresan pisau. Menurut Food Safety and Inspection Service (FSIS), celah-celah goresan yang sulit dibersihkan ini rentan jadi tempat persembunyian bakteri berbahaya.

Biar dapur tetap higienis, pastikan kamu mengganti spons cuci piring maksimal dua minggu sekali. Selain itu, pisahkan penggunaan talenan untuk daging mentah dengan buah dan sayur demi mencegah kontaminasi silang, lalu langsung cuci bersih setelah digunakan.

4. Polusi Udara dalam Ruangan

Asap rokok adalah salah satu penyebab polusi udara dalam ruangan/Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Banyak yang mengira kalau polusi udara cuma ada di luar rumah akibat asap kendaraan. Faktanya, Environmental Protection Agency  mencatat bahwa udara di dalam ruangan bisa sama beracunnya! Asap rokok, asap dapur saat memasak, hingga senyawa kimia dari pembersih lantai dan room spray bisa merusak sistem pernapasan jika terhirup terus-menerus.

Yuk, mulai batasi penggunaan pengharum kimia pekat! Sebagai gantinya, kamu bisa memelihara tanaman pembersih udara seperti tanaman lidah mertua, yang menurut studi riset NASA, terbukti efektif menyerap racun udara. Jangan lupa maksimalkan ventilasi rumahmu juga, ya!

5. Jamur di Area Lembap

Jamur bisa tumbuh di area lembap/Foto: Pexels.com/Curtis Adams

Jamur dinding nggak selalu muncul dalam bentuk bercak hitam besar. Sering kali, spora jamur melayang bebas di udara akibat kelembaban tinggi di area yang jarang terlihat. Misalnya di balik lemari pakaian, di bawah bak cuci piring, atau langit-langit kamar mandi. Menurut  Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menghirupnya terus-menerus bisa memicu iritasi kulit, mata merah, hingga batuk kronis.

Biar hal ini nggak terjadi, kamu harus menjaga kelembapan rumah tetap ideal. Manfaatkan exhaust fan di area lembap seperti kamar mandi dan dapur, serta pastikan sirkulasi udara berjalan baik dengan rajin membuka jendela setiap pagi agar sinar matahari bisa masuk.

Rumah yang sehat nggak hanya dinilai dari apa yang mampu ditangkap oleh mata, melainkan dari kualitas udara, air, dan sanitasi dalam setiap hal kecil. Nah, sudahkah kamu membersihkan area-area tersembunyi di rumahmu hari ini, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.