5 Peralatan Dapur yang Bisa Jadi Sarang Penyakit Menurut Ahli, Segera Ganti saat Usang!

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Rabu, 08 Jul 2026 07:30 WIB
2. Wadah Penyimpanan Makanan Plastik
Peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit. Wadah penyimpanan makanan plastik/Foto: pexels.com/Magda Ehlers

Dapur jadi tempat paling sering digunakan di rumah. Maka dari itu, menjaga kebersihan dapur tidak hanya soal rajin mencuci piring saja. Peralatan dapur yang biasa digunakan setiap hari justru bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri atau bahkan melepaskan zat yang tidak baik bagi kesehatan.

Melansir dari EatingWell, peralatan dapur yang sudah rusak atau tidak dirawat dengan baik bisa meningkatkan risiko kontaminasi makanan hingga berbahaya bagi kesehatan. Tidak harus membuang semua peralatan di dapur, hanya harus mengganti jika sudah waktunya. Yuk, simak 5 peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit menurut ahli!

1. Wajan Antilengket yang Sudah Rusak

Peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit. Wajan anti lengket yang sudah rusak/Foto: pexels.com/cottonbro studio

Wajan antilengket sebenarnya aman digunakan selama lapisannya masih utuh. Chamli Kodikara, seorang ahli keamanan dan mutu pangan, mengatakan bahwa ketika lapisan antilengket tergores atau terlalu panas, lapisan tersebut bisa rusak, hingga meningkatkan potensi kontaminasi dan pelepasan partikel. 

Wajan anti lengket yang permukaannya tergores, mengelupas, atau anti lengketnya sudah tidak berfungsi saat memasak sebaiknya segera dibuang. Kodikara merekomendasikan peralatan masak berbahan keramik atau stainless-steel bisa jadi pilihan yang lebih baik. Wajan antilengket sebaiknya digunakan untuk memasak yang tidak terlalu panas untuk menjaga keutuhan lapisan antilengket.

2. Wadah Penyimpanan Makanan Plastik

Peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit. Wadah penyimpanan makanan plastik/Foto: pexels.com/Magda Ehlers

Wadah penyimpanan makanan plastik menjadi tempat yang praktis, namun ternyata wadah plastik bisa melepaskan mikroplastik dan nano plastik ke dalam makanan, terutama saat dipanaskan. Menurut Kodikara, pemanasan berulang, penggunaan microwave, atau penggunaan jangka panjang wadah plastik bisa meningkatkan migrasi zat ke dalam makanan. 

Untuk penggunaan jangka panjang, Kodikara menyarankan wadah yang lebih aman untuk beralih ke wadah berbahan kaca, stainless steel, atau silikon food grade, terutama jika sering digunakan untuk menyimpan makanan panas.

3. Talenan yang Sudah Rusak

Peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit. Talenan yang sudah rusak/Foto: pexels.com/Teona Swift

Talenan yang sudah rusak dipenuhi goresan bisa menjadi tempat persembunyian bakteri. Sisa makanan bisa terselip di celah-celah tersebut, sehingga akan lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh.

Jika talenan sudah memiliki bekas sayatan, berbau meski sudah dicuci, atau mulai berubah bentuk, sebaiknya segera ganti talenan dengan yang baru. Selain itu, gunakan juga talenan terpisah untuk daging mentah dan bahan makanan siap santap agar risiko kontaminasi silang berkurang.

4. Spons Cuci Piring

Peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit. Spons cuci piring/Foto: pexels.com/Towfiqu barbhuiya

Spons cuci piring jadi salah satu benda yang paling kotor di dapur. Spons yang lembab bisa membuat bakteri seperti salmonella lebih mudah berkembang biak. Jika sudah mulai berbau atau rusak, spons sebaiknya diganti. Idealnya, spons harus diganti sekitar seminggu sekali jika digunakan setiap hari.

5. Lap Dapur

Peralatan dapur yang bisa jadi sarang penyakit. Lap dapur/Foto: pexels.com/Alex Green

Lap dapur menjadi salah satu alat dapur yang menyimpan banyak bakteri meskipun terlihat bersih. Lap dapur yang digunakan berulang kali tanpa dicuci atau disimpan dalam keadaan lembab bisa menyebarkan kuman ke meja dapur, peralatan makan, hingga tangan.

Maka dari itu, lap dapur juga harus sering dicuci menggunakan air panas. Setelah itu, peras hingga kering lalu menjemurnya. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu mengurangi pertumbuhan bakteri, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)