6 Hal yang Bisa Membuat Tidur Tidak Nyenyak Tanpa Disadari

Belinda Safitri | Beautynesia
Selasa, 23 Jun 2026 20:00 WIB
1. Makan dalam Porsi Besar Sebelum Tidur
Makan sebelum tidur/ Foto: Magnific.com/DC Studio

Beauties, tidur yang berkualitas bukan hanya soal berapa lama kamu memejamkan mata, tetapi juga seberapa nyenyak tubuh dan pikiran beristirahat sepanjang malam. Sayangnya, banyak orang merasa sudah tidur cukup lama tetapi tetap bangun dalam kondisi lelah, mengantuk, atau kurang berenergi keesokan harinya.

Tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan yang tampak sepele namun justru dapat mengganggu kualitas tidur. Mulai dari makan terlalu banyak sebelum tidur hingga jadwal tidur yang tidak teratur, berbagai faktor ini bisa membuat tubuh kesulitan memasuki fase tidur yang dalam dan benar-benar memulihkan energi.

Dilansir dari Very Well Health, berikut beberapa hal yang bisa membuat tidur tidak nyenyak tanpa disadari!  

1. Makan dalam Porsi Besar Sebelum Tidur

Makan sebelum tidur/ Foto: Magnific.com/DC Studio

Makan malam dalam porsi besar tepat sebelum tidur memang terasa mengenyangkan, tetapi kebiasaan ini bisa menjadi penyebab tidur tidak nyenyak. Saat tubuh sedang mencerna makanan dalam jumlah banyak, sistem pencernaan tetap aktif bekerja sehingga tubuh lebih sulit memasuki kondisi relaks yang dibutuhkan untuk tidur berkualitas.

Selain itu, perut yang terlalu penuh dapat memicu rasa tidak nyaman, begah, hingga naiknya asam lambung saat berbaring. Kondisi ini sering menyebabkan seseorang terbangun di tengah malam atau kesulitan tertidur kembali. Tak hanya makanan, minum terlalu banyak sebelum tidur juga dapat membuat kamu lebih sering ke kamar mandi pada malam hari.

Jika kamu sering mengalami mulas, sensasi panas di dada, atau terbangun karena ingin buang air kecil, coba perhatikan kembali kebiasaan makan dan minummu sebelum tidur. Idealnya, makan malam dilakukan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum waktu tidur agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan. 

2. Tidur di Tempat yang Terlalu Dingin, Panas atau Berisik

Lingkungan tidur tidak mendukung/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kondisi kamar tidur ternyata sangat memengaruhi kualitas istirahat, Beauties. Jika ruangan terlalu panas, tubuh akan kesulitan menurunkan suhu inti yang dibutuhkan untuk memasuki fase tidur. Sebaliknya, ruangan yang terlalu dingin juga dapat membuat tubuh tidak nyaman dan menyebabkan kamu lebih sering terbangun.

Selain suhu, suara bising turut menjadi salah satu penyebab tidur terganggu yang sering diabaikan. Suara televisi, kendaraan, musik keras, atau bahkan percakapan dari luar kamar dapat membuat otak tetap siaga meskipun tubuh sedang mencoba beristirahat.

Oleh karena itu, cobalah menciptakan suasana kamar yang nyaman dengan pencahayaan redup, suhu yang sejuk, serta minim gangguan suara. Lingkungan tidur yang tenang membantu tubuh lebih cepat rileks dan meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.

3. Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur siang terlalu lama/ Foto: Magnific.com/pressphoto

Banyak orang menganggap tidur siang sebagai cara terbaik untuk mengembalikan energi. Namun, jika durasinya terlalu panjang, misalnya lebih dari satu jam, tidur siang justru dapat mengacaukan pola tidur malam.

Saat tidur siang terlalu lama, tubuh memperoleh cukup istirahat sehingga dorongan alami untuk tidur pada malam hari menjadi berkurang. Akibatnya, kamu mungkin merasa segar di sore hari dan kesulitan terlelap ketika malam tiba.

Jika kamu sering mengalami insomnia atau susah tidur malam, cobalah membatasi tidur siang sekitar 20 hingga 30 menit saja. Durasi tersebut cukup untuk menyegarkan tubuh tanpa mengganggu ritme tidur utama di malam hari.

4. Minum Alkohol, Kopi atau Merokok Sebelum Tidur

Minum berkafein/ Foto: Magnific.com/drazen zigic

Beauties, secangkir kopi di malam hari mungkin terasa nikmat, tetapi kandungan kafein di dalamnya dapat bertahan selama berjam-jam di tubuh. Alhasil, otak tetap terjaga dan kamu menjadi lebih sulit mengantuk ketika waktu tidur tiba.

Tidak hanya kopi, minuman berkafein lainnya seperti teh, minuman energi, soda, hingga cokelat juga dapat memberikan efek serupa. Bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, efeknya bahkan bisa bertahan lebih lama dan mengganggu tidur sepanjang malam.

Sementara itu, alkohol sering dianggap mampu membantu tidur karena membuat tubuh terasa mengantuk. Padahal, setelah efek awalnya hilang, alkohol justru dapat mengganggu siklus tidur dan membuat seseorang lebih mudah terbangun di malam hari. Begitu pula dengan nikotin dalam rokok yang bersifat stimulan. Nikotin membuat sistem saraf tetap aktif sehingga tubuh lebih sulit memasuki fase tidur yang dalam. 

5. Tetap Aktif hingga Saat Sebelum Tidur

Tetap aktif hingga sebelum tidur/ Foto: Magnific.com/freepik

Setelah menjalani hari yang sibuk, banyak orang langsung mencoba tidur begitu pekerjaan selesai. Padahal, tubuh tidak bisa berpindah dari mode aktif ke mode istirahat secara instan. Otak membutuhkan waktu untuk menenangkan diri sebelum memasuki fase tidur.

Melakukan pekerjaan berat, berolahraga intensitas tinggi, atau terlibat dalam aktivitas yang memicu stres tepat sebelum tidur dapat membuat detak jantung tetap tinggi dan pikiran terus bekerja. Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk terlelap.

Sebagai gantinya, cobalah luangkan sekitar 30 hingga 60 menit sebelum tidur untuk melakukan aktivitas yang membuat pikiran lebih tenang. Misalnya, membaca buku, mendengarkan musik lembut, melakukan peregangan ringan, atau mandi air hangat yang dapat membantu tubuh memberi sinyal bahwa waktu istirahat sudah tiba.

6. Mengubah Waktu Tidur dari Satu Hari ke Hari Berikutnya

Mengubah waktu tidur/ Foto: Magnific.com/benzoix

Tubuh manusia memiliki ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun setiap hari. Ketika kamu tidur dan bangun pada waktu yang berbeda-beda setiap hari, ritme alami ini menjadi terganggu.

Misalnya, tidur pukul 22.00 pada hari kerja lalu begadang hingga dini hari saat akhir pekan dapat membuat tubuh kebingungan. Akibatnya, rasa kantuk tidak muncul pada waktu yang seharusnya dan kualitas tidur menjadi menurun.

Maka dari itu, menjaga jadwal tidur yang konsisten merupakan salah satu cara paling efektif untuk mendapatkan tidur berkualitas. Cobalah tidur dan bangun pada jam yang hampir sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan.

Semakin konsisten jadwal tidurmu, semakin mudah tubuh mengenali kapan waktunya beristirahat. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat membantu kamu tidur lebih cepat, lebih nyenyak, dan bangun dengan tubuh yang terasa lebih segar setiap pagi.

Jadi, itulah beberapa hal yang bisa membuat tidur tidak nyenyak. Mana yang masih sering kamu lakukan nih, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE