6 Kebiasaan Sederhana yang Bantu Tingkatkan Kesehatan Paru-paru

Ayu Novita Sari | Beautynesia
Senin, 22 Apr 2024 07:30 WIB
3. Tingkatkan Vitamin D
Konsumsi suplement vitamin D/Foto:freepik.com/shurkin_son

Paru-paru sama halnya seperti jantung, persendian, dan bagian tubuh lainnya yang seiring bertambahnya waktu akan menua. 

Tubuh kita memiliki mekanisme pertahanan bawaan yang mencegah debu dan bakteri masuk ke paru-paru. Seiring berjalannya waktu, organ ini akan kehilangan kekuatannya dan kurang fleksibel yang membuat kamu lebih sulit bernapas. 

Untuk menjaga kesehatan paru-paru, kamu bisa menerapkan kebiasaan sederhana ini di hidup kamu. Apa saja? Simak ulasan berikut ini!

1. Berhenti Merokok

Hindari Merokok/Foto: pexels.com/Basil MK

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Basil MK

Dikutip dari Healthline, kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Orang yang merokok 12 hingga 13 batang lebih tinggi risikonya terkena Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dibandingkan orang yang tidak merokok.

Merokok juga dapat menyebabkan 90 persen dari kematian akibat kanker paru-paru, baik pria maupun perempuan. Namun, lebih banyak perempuan meninggal karena kanker paru-paru setiap tahunnya dibandingkan kanker payudara. 

2. Berolahraga Secara Teratur

Jalan sehat/Foto:pexels.com/Blue Bird

Olahraga menjadi kunci dari kesehatan tubuh kita dan penting untuk kesehatan paru-paru. Latihan kardiovaskular menjadi cara terbaik untuk menjaga paru-paru tetap sehat.

Cukup luangkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit dalam sehari untuk latihan. Jalan kaki merupakan salah satu olahraga terbaik yang membantu mencapai bagian yang lebih dalam dari paru-paru. 

3. Tingkatkan Vitamin D

Konsumsi suplement vitamin D/Foto:freepik.com/shurkin_son

Vitamin D dikenal untuk kesehatan tulang, tapi bukan hanya itu. Vitamin D juga penting untuk kesehatan paru-paru. 

Penelitian dalam Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penurunan fungsi paru-paru dan merubah struktur paru-paru.

Dalam memenuhi vitamin D kamu bisa mendapatkannya dari makanan. seperti kuning telur, keju, atau suplemen vitamin D.

 

4. Hindari Paparan Polusi

Bahaya polusi udara dalam ruangan/Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Ilustrasi/Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Paparan polutan di udara dapat merusak paru-paru dan mempercepat penuaan. Ketika usia muda, paru-paru dapat dengan mudah melawan racun-racun yang ada di udara.

Namun, seiring bertambahnya usia, paru-paru akan kehilangan sebagian daya tahannya dan lebih rentan terhadap infeksi penyakit.

Menurut United States Consumer Product Safety Commission, polusi di dalam ruangan biasanya lebih buruk daripada di luar ruangan.

 

5. Latihan Pernapasan Dalam

Latihan pernapasan dalam/Foto:pexels.com/Monstera Production

Umumnya kita mengambil napas pendek dari area dada hanya dengan menggunakan sebagian kecil paru-paru. Pernapasan dalam membantu membersihkan paru-paru dan menciptakan pertukaran oksigen penuh.

Kamu bisa mencoba sendiri dengan duduk di tempat yang tenang dan bernapas perlahan melalui hidung. Kemudian hembuskan napas setidaknya dua kali lebih lama melalui mulut.

Mulai menghitung napas, seperti hitung 1-2-3-4 kemudian keluarkan napas, lalu hitung 1-2-3-4-5-6-7-8.

 

6. Terapkan Pola Makan Sehat dan Tetap Terhidrasi

Pola makan sehat/Foto:pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA

Tubuh menggunakan makanan sebagai bahan bakar dan proses mengubah makanan menjadi energi dengan bantuan oksigen, yang hanya dapat dilakukan oleh paru-paru.

Minum air dapat membantu mengencerkan lapisan lendir di saluran udara dan paru-paru, sehingga memudahkan pernapasan.

Ketika kamu mengalami dehidrasi, lendir akan mengenyal dan lengket yang dapat memperlambat pernapasan secara keseluruhan. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE