6 Kebiasaan yang Bisa Memperparah Nyeri Haid

Belinda Safitri | Beautynesia
Senin, 27 Jul 2026 09:00 WIB
1. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein
Konsumsi kafein/ Foto: Magnific.com/magnific

Beauties, nyeri haid sering kali dianggap sebagai bagian yang tak terpisahkan dari siklus menstruasi. Meski demikian, tingkat keparahan nyeri tidak hanya dipengaruhi oleh perubahan hormon, tetapi juga pola hidup yang dijalani setiap hari. Sayangnya, banyak orang hanya fokus mencari cara meredakan nyeri haid, padahal menghindari kebiasaan yang memicunya juga tidak kalah penting.

Kebiasaan yang tampak sepele ternyata dapat memperburuk kontraksi rahim, meningkatkan peradangan, hingga membuat tubuh lebih sensitif terhadap rasa sakit. Karena itu, jika nyeri haid terasa semakin berat dari bulan ke bulan, tidak ada salahnya mengevaluasi rutinitas harian.

Dirangkum dari Womens Care Obgyn, berikut ini beberapa kebiasaan yang bisa memperparah nyeri haid!  

1. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Konsumsi kafein/ Foto: Magnific.com/magnific

Kopi, teh, minuman bersoda, hingga minuman energi memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan. Namun, mengonsumsi minuman yang mengandung kafein secara berlebihan selama menstruasi berpotensi memperburuk nyeri haid. Kafein dapat meningkatkan rasa gelisah, kecemasan, sekaligus mengganggu kualitas tidur, sehingga tubuh menjadi lebih sensitif terhadap rasa sakit.

Selain itu, kafein juga bisa memengaruhi pembuluh darah dan memperburuk rasa tidak nyaman pada sebagian perempuan. Jika sedang menstruasi, cobalah membatasi konsumsi kafein dan menggantinya dengan teh hijau atau minuman hangat lain yang kadar kafeinnya lebih rendah agar tubuh terasa lebih rileks.

2. Jarang Bergerak atau Olahraga

Jarang bergerak/ Foto: Magnific.com/magnific

Saat perut terasa kram, banyak orang memilih berdiam diri di tempat tidur. Padahal, kurang bergerak justru dapat memperburuk nyeri haid. Aktivitas fisik membantu meningkatkan sirkulasi darah sekaligus merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami.

Sebagai rekomendasi, olahraga ringan seperti berjalan kaki, yoga, peregangan, atau bersepeda santai dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas fisik juga berkontribusi menjaga keseimbangan hormon sehingga nyeri haid dapat berkurang.

3. Merokok

Merokok/ Foto: Magnific.com/wirestock

Merokok dapat menghambat aliran darah ke berbagai jaringan tubuh, termasuk organ reproduksi. Sirkulasi darah yang kurang optimal berpotensi mengganggu keseimbangan hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam siklus menstruasi.

Akibatnya, nyeri haid bisa terasa lebih berat dibandingkan perempuan yang tidak merokok. Maka dari itu, sebisa mungkin jauhi kebiasaan merokok. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi keluhan menstruasi dalam jangka panjang, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

5. Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Konsumsi makanan tinggi garam/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Makanan tinggi natrium menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan, Beauties. Retensi cairan ini memicu perut kembung, rasa penuh, hingga membuat tekanan pada area panggul terasa semakin tidak nyaman selama menstruasi.

Untuk membantu mengurangi gejala tersebut, batasi konsumsi makanan olahan, camilan asin, dan kebiasaan menambahkan garam berlebihan pada makanan. Sebaliknya, perbanyak buah, sayur, dan minum air putih agar tubuh lebih mudah membuang kelebihan natrium.

5. Tidak Mengelola Stres dengan Baik

Tidak mengelola stres/ Foto: Magnific.com/jcomp

Ketika stres berlangsung terus-menerus, tubuh akan memproduksi hormon kortisol (hormon stres) dalam jumlah lebih tinggi. Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi sehingga nyeri haid terasa lebih intens.

Meluangkan waktu untuk relaksasi dapat membantu mengurangi dampak tersebut. Yoga, meditasi, latihan pernapasan, membaca buku, mandi air hangat, atau sekadar beristirahat dari aktivitas yang melelahkan bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga tubuh tetap tenang selama menstruasi.

6. Kurang Tidur

Kurang tidur/ Foto: Magnific.com/karlyukav

Tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan stres sekaligus mengganggu produksi berbagai hormon dalam tubuh. Alhasil, ambang toleransi terhadap nyeri menurun sehingga kram menstruasi terasa lebih menyiksa.

Oleh karena itu, usahakan tidur sekitar 7–9 jam setiap malam, terutama menjelang dan selama menstruasi. Menciptakan suasana kamar yang nyaman, mengurangi paparan layar sebelum tidur, serta menjaga jadwal tidur yang konsisten juga dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat.

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa memperparah nyeri haid. Pastikan hindari untuk membantu periode menstruasimu terasa lebih ringan dan nyaman, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE