6 Makanan Sederhana Bekal Pejuang Kemerdekaan, Pernah Coba?

Sri Purwantiningrum | Beautynesia
Selasa, 18 Aug 2026 07:00 WIB
2. Nasi Jagung
Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: detikFood

Masa perjuangan kemerdekaan bukan hanya tentang angkat senjata, tetapi juga tentang cara bertahan hidup di tengah keterbatasan logistik. Ketika pasokan makanan minim, para pejuang harus memanfaatkan berbagai bahan pangan yang ada. Hasilnya, lahirlah sajian-sajian sederhana yang menjadi penopang energi mereka di medan pertempuran.

Dilansir dari detikFood dan detikJatim, berikut adalah 6 makanan bersejarah yang pernah menjadi bekal para pahlawan Indonesia. Yuk, kita intip!

1. Nasi Oyek

Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: Instagram/daralalita

Nasi oyek terbuat dari singkong yang diolah menjadi butiran menyerupai nasi dengan cara dikukus. Makanan ini menjadi penyelamat pasukan gerilya Jenderal Soedirman pada masa Agresi Militer Belanda II tahun 1948. Saat kehabisan pasokan makanan di tengah hutan Kediri, Soepardjo Rustam masuk ke area pertahanan musuh dan menyelinap ke pemukiman warga. Dari warga setempat, ia mendapatkan nasi oyek untuk dibawa kembali sebagai bekal gerilya.

2. Nasi Jagung

Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: detikFood

Di masa perang, hasil panen padi milik rakyat sering kali disita oleh pihak penjajah, membuat beras menjadi komoditas langka dan mahal. Alhasil, masyarakat dan pejuang beralih ke jagung yang lebih mudah ditanam dan didapat. Nasi jagung pun menjadi alternatif karbohidrat utama pengganti beras, yang biasanya dinikmati bersama sambal terasi dan bakwan jagung.

3. Janeng

Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: Instagram/hengun22

Janeng adalah sejenis umbi-umbian liar berduri yang tumbuh merambat di hutan Aceh. Umbi ini diolah dengan cara ditumbuk dan dikukus, lalu disajikan dengan taburan parutan kelapa. Karakternya yang mengenyangkan membuat janeng cocok menjadi bekal pengganti nasi, sekaligus menunjukkan kepiawaian pejuang dalam memanfaatkan potensi alam sekitar.

4. Leughok

Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: Instagram/jameuen_kupie

Kudapan khas Aceh ini terbuat dari campuran tepung ketan, pisang kepok, dan sagu. Makanan ini efektif mengganjal rasa lapar dan mudah dibawa ke mana saja. Agar tidak cepat basi di medan perang, leughok dibungkus rapat menggunakan daun pisang sebagai teknik pengawetan alami.

5. Ketan Jompo Jember

Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: Instagram/ketan_jompo

Sebelum perang berkecamuk, olahan beras ketan dan kelapa parut khas Jember ini merupakan hidangan eksklusif yang hanya dinikmati kalangan bangsawan. Namun, di tengah situasi perang, makanan ini beralih fungsi menjadi bekal bernutrisi yang menopang energi para pejuang di garis depan.

6. Ubi Kukus, Singkong, dan Pisang Rebus

Makanan sederhana bekal pejuang kemerdekaan/ Foto: Instagram/dapur.mama.hany

Selain makanan olahan khusus, tiga jenis hasil bumi sederhana ini menjadi andalan utama pejuang karena ketersediaannya yang melimpah. Ubi kukus yang kaya Vitamin C, B kompleks, dan fosfor dapat menjaga fisik tetap prima walau dimakan dalam porsi sedikit.

Sementara itu, singkong rebus diandalkan sebagai pengganti karbohidrat murah yang memberi rasa kenyang tahan lama. Melengkapi ketiganya, pisang rebus dari pekarangan warga menjadi sumber energi instan yang mudah dicerna di tengah medan perang.

Sajian bekal para pejuang ini menunjukkan bahwa perjuangan meraih kemerdekaan juga dipupuk dari kearifan lokal dan kesederhanaan. Dari makanan-makanan sederhana tapi bersejarah di atas, mana yang sudah pernah kamu cicipi atau paling membuatmu penasaran, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE