6 Makanan yang Sebaiknya Kamu Hindari Saat Buka Puasa

ADILA PUTRI ANISYA | Beautynesia
Rabu, 18 Feb 2026 16:00 WIB
6 Makanan yang Sebaiknya Kamu Hindari Saat Buka Puasa
Makanan yang dihindari saat buka puasa/Foto: Freepik

Beauties, setelah seharian  puasa,  momen berbuka memang paling ditunggu-tunggu. Tapi, tahu nggak, sih? Apa yang kamu makan saat buka puasa itu penting banget. Bukan cuma soal kenyang, tapi juga soal gimana tubuh kamu beradaptasi lagi setelah “istirahat” dari makanan selama berjam-jam.

Dilansir dari Welltech, saat puasa jumlah enzim pencernaan dalam tubuh menurun secara alami. Artinya, sistem pencernaan kamu lagi dalam mode santai. Kalau tiba-tiba “diserang” makanan berat atau sulit dicerna, perut bisa kaget dan muncullah berbagai drama seperti begah, mual, sampai asam lambung naik.

Supaya buka puasa kamu tetap nyaman dan tubuh tetap happy, yuk kenali makanan yang sebaiknya dihindari saat berbuka!

6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Buka Puasa

Ilustrasi buka puasa/Foto: Freepik

Biar perut nggak kaget saat buka puasa, ini dia beberapa makanan yang perlu dihindari!

1. Makanan "Ultra-Processed" alias Serba Instan

Siapa yang hobi stok frozen food kayak nugget, sosis, atau pizza beku buat buka puasa karena praktis? Sayangnya, Beauties, makanan yang diproses tinggi ini biasanya mengandung banyak minyak, gula, dan bahan tambahan yang kurang oke buat tubuh.

Dilansir dari Welltech, makanan jenis ini tinggi kalori tapi rendah nutrisi. Alih-alih bikin kamu berenergi, makanan seperti keripik atau sup instan justru bikin sistem pencernaan kerja ekstra keras saat ia baru saja "bangun tidur" setelah seharian istirahat.

2. Gorengan dan Makanan Tinggi Lemak

Gorengan memang jodohnya buka puasa, tapi cobalah untuk membatasinya ya. Makanan yang digoreng (apalagi yang deep-fried) dan makanan berbahan dasar krim (cream-based dessert) bisa memberikan efek kejut ke sistem pencernaan.

Menurut Advanced Food Intolerance Labs, makanan berlemak ini bisa memicu peradangan dan menyebabkan rasa mual atau kram perut. Kebayang kan lagi asyik tarawih tapi perut malah melilit? No way!

3. Minuman Manis dan Soda yang Berlebihan

Minum es sirup atau soda saat berbuka memang surga dunia, tapi hati-hati dengan efek blood sugar roller coaster. Makanan atau minuman yang terlalu manis bakal memicu lonjakan insulin secara mendadak, yang kemudian diikuti dengan penurunan gula darah secara drastis.

Akibatnya, kamu bakal merasa lemas, moody, dan malah makin pengen makan yang manis-manis lagi (cravings). Jadi, buat Beauties yang mau tetap aktif setelah berbuka, sebaiknya kurangi minuman manis yang berlebihan ya.

4. Kopi dan Minuman Berkafein

Buat kamu pejuang kopi, sebaiknya tunda dulu keinginan minum es kopi susu atau frappuccino tepat saat berbuka. Kafein yang masuk ke perut kosong bisa memicu asam lambung naik dan iritasi usus. Apalagi kalau kopinya ditambah sirup dan krim yang banyak. Lebih baik isi perut dulu dengan makanan ringan yang sehat sebelum mencicipi kafein favoritmu.

5. Sayuran Mentah yang "Sulit" Dicerna

Nah, ini mungkin terdengar agak aneh karena sayuran itu sehat. Tapi, menurut Advanced Food Intolerance Labs, sayuran cruciferous mentah seperti brokoli, kembang kol, dan kubis bisa bikin perut kembung dan bergas kalau dimakan saat berbuka.

Serat memang penting, tapi kalau jumlahnya terlalu banyak dan dalam kondisi mentah tepat setelah puasa, usus kamu bisa kewalahan. Tipsnya: masak dulu sayurannya (dikukus atau direbus) supaya teksturnya lebih lembut dan gampang diproses tubuh.

6. Daging Merah yang Berat

Daging sapi atau olahannya seperti sosis dan daging kering (jerky) sebaiknya tidak menjadi menu pertama yang masuk ke perut. Daging merah punya struktur serat yang padat sehingga butuh waktu lama untuk dicerna.

Kalau kamu langsung makan daging besar-besaran, siap-siap merasa begah dan mengantuk karena seluruh energi tubuhmu terpakai cuma buat mencerna daging itu.

Kenapa Harus Hati-hati Saat Berbuka?

Ilustrasi buka puasa/Foto: Freepik

Dilansir dari Everyday Health, puasa bisa membantu menurunkan kadar gula darah dan insulin, serta memberi waktu tubuh untuk membakar lemak. Tapi saat berbuka, penting untuk memilih makanan yang lembut bagi sistem pencernaan dan tidak langsung tinggi gula, lemak, atau serat.

Kalau salah pilih, kamu bisa mengalami perut kembung, nyeri lambung (dyspepsia), hingga gangguan usus. Tenang, Beauties, kamu masih bisa makan enak kok. Kuncinya adalah gradual reintroduction alias perlahan tapi pasti.

  • Hidrasi duluan: Mulai dengan air putih atau air kelapa untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
  • Pilih protein ringan: Telur, ikan, atau sup kaldu (bone broth) adalah pilihan juara karena gampang diserap.
  • Lemak sehat: Alpukat atau ikan salmon bisa jadi pilihan lemak baik yang ramah di perut.

Intinya, Beauties, buka puasa itu bukan ajang balas dendam. Tubuh kamu butuh transisi yang lembut, bukan kejutan besar. Mulailah dengan porsi kecil, pilih makanan yang mudah dicerna, dan dengarkan sinyal dari tubuh kamu.

Dengan begitu, puasa tetap lancar, perut tetap nyaman, dan energi kamu stabil sampai malam. Selamat berbuka puasa, Beauties!

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE