6 Tanda Stres Berlebihan yang Terlihat dari Wajah, Jangan Diabaikan!

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 08 Jul 2026 10:00 WIB
Kantung Mata Terlihat Semakin Jelas
Kantung Mata Terlihat Jelas/Foto: Magnific

Pernah merasa wajah terlihat lebih kusam, lelah, atau bahkan muncul jerawat saat sedang banyak pikiran? Jika iya, bisa jadi itu merupakan salah satu tanda stres berlebihan yang sedang dialami tubuh. Menariknya, stres tidak hanya mempengaruhi suasana hati, tetapi juga bisa terlihat jelas dari kondisi wajah dan kulitmu.

Beauties, saat tubuh mengalami tekanan berkepanjangan, berbagai sistem di dalam tubuh ikut terpengaruh. Mulai dari hormon, sistem imun, hingga kemampuan kulit dalam mempertahankan kelembapannya. Akibatnya, beberapa perubahan fisik dapat muncul dan menjadi sinyal bahwa tubuh membutuhkan istirahat serta perhatian lebih.

Yuk, kita simak apa saja tanda stres berlebihan dilansir dari Healthline!

Jerawat Muncul Lebih Banyak dari Biasanya

Muncul Jerawat/Foto: Magnific

Saat stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Hormon ini kemudian memicu bagian otak yang disebut hipotalamus untuk menghasilkan corticotrophin-releasing hormone (CRH). Para peneliti meyakini bahwa CRH dapat merangsang kelenjar minyak di sekitar folikel rambut sehingga menghasilkan minyak berlebih.

Ketika produksi minyak meningkat, pori-pori lebih mudah tersumbat dan akhirnya memicu timbulnya jerawat. Bahkan, sebuah studi yang dipublikasikan melalui PubMed Central pada tahun 2017 terhadap mahasiswi kedokteran usia 22 hingga 24 tahun menemukan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi berkaitan dengan tingkat keparahan jerawat yang lebih besar.

Selain itu, studi epidemiologi yang dilakukan di Korea Selatan pada tahun 2011 juga menemukan bahwa stres, kurang tidur, konsumsi alkohol, dan menstruasi berpotensi memperparah kondisi jerawat. Jadi, kalau jerawatmu tiba-tiba membandel saat sedang banyak tekanan, mungkin tubuh sedang memberi sinyal tertentu.

Kantung Mata Terlihat Semakin Jelas

Kantung Mata Terlihat Jelas/Foto: Magnific

Mata sering menjadi bagian wajah pertama yang menunjukkan bahwa tubuh sedang kelelahan. Ketika stres membuatmu sulit tidur atau sering terbangun di malam hari, area bawah mata dapat tampak lebih bengkak dan gelap.

Penelitian yang dipublikasikan melalui PubMed Central menemukan bahwa stres akibat kurang tidur dapat meningkatkan tanda-tanda penuaan, termasuk munculnya garis halus, berkurangnya elastisitas kulit, dan pigmentasi yang tidak merata. Penurunan elastisitas inilah yang juga diduga berkontribusi terhadap munculnya kantung mata.

Jika akhir-akhir ini kamu merasa wajah terlihat lebih lelah meski sudah menggunakan makeup atau skincare favorit, mungkin sudah waktunya mengevaluasi tingkat stres yang sedang dialami.

Kulit Menjadi Kering dan Terasa Tidak Nyaman

Kulit Terasa Kering/Foto: Magnific

Lapisan terluar kulit yang disebut stratum corneum berfungsi menjaga kadar air sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal. Namun, stres ternyata dapat memengaruhi fungsi lapisan penting tersebut.

Sebuah tinjauan yang dipublikasikan dalam jurnal Inflammation & Allergy Drug Targets pada tahun 2014 menyebutkan bahwa stres dapat mengganggu fungsi pelindung kulit dan berdampak negatif pada kemampuan kulit mempertahankan kelembapan. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah kering, terasa kasar, bahkan terkadang menimbulkan rasa gatal.

Tidak hanya itu, beberapa penelitian pada manusia yang turut dibahas dalam tinjauan tersebut menemukan bahwa stres akibat wawancara kerja maupun konflik rumah tangga dapat memperlambat proses pemulihan lapisan pelindung kulit. Karena itu, jangan heran jika kulit terasa lebih sensitif saat pikiran sedang penuh.

Ruam atau Kemerahan Mulai Bermunculan

Muncul Ruam Kemerahan/Foto: Magnific

Saat stres berkepanjangan, sistem imun dapat melemah sehingga keseimbangan bakteri pada kulit dan usus menjadi terganggu. Kondisi yang dikenal sebagai dysbiosis ini dapat memicu peradangan dan kemerahan pada kulit.

Selain itu, stres juga diketahui dapat memicu atau memperburuk beberapa kondisi kulit tertentu seperti psoriasis, eksim, dan dermatitis kontak. Akibatnya, wajah bisa tampak lebih merah, iritasi, atau mengalami ruam yang muncul berulang.

Kalau kamu sering mengalami kemerahan tanpa penyebab yang jelas, cobalah melihat kembali kondisi emosional dan tingkat stres yang sedang dihadapi. Bisa jadi penyebabnya bukan hanya berasal dari produk perawatan kulit.

Kerutan Tampak Lebih Cepat Muncul

Muncul Kerutan/Foto: Magnific

Banyak orang mengaitkan kerutan dengan faktor usia, padahal stres juga memiliki peran yang cukup besar. Saat tubuh berada dalam kondisi tertekan, terjadi perubahan pada protein kulit yang berpengaruh terhadap tingkat elastisitasnya.

Ketika elastisitas kulit menurun, garis-garis halus dan kerutan menjadi lebih mudah terbentuk. Selain itu, kebiasaan mengernyitkan dahi saat sedang cemas atau berpikir keras juga dapat mempercepat munculnya garis ekspresi pada wajah.

Rambut Memutih dan Rontok Lebih Banyak

Rambut Rontok Lebih Banyak/Foto: Magnific

Selama bertahun-tahun, banyak orang percaya bahwa stres dapat menyebabkan uban muncul lebih cepat. Menariknya, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature tahun 2020 akhirnya menemukan mekanisme yang menjelaskan fenomena tersebut.

Peneliti menemukan bahwa aktivitas saraf simpatik akibat stres dapat menyebabkan hilangnya sel punca yang menghasilkan melanosit. Padahal, melanosit bertugas memproduksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada rambut. Ketika sel tersebut hilang, rambut baru yang tumbuh akan kehilangan warnanya dan tampak abu-abu atau putih.

Tidak hanya itu, stres kronis juga dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan memicu kondisi yang disebut telogen effluvium. Akibatnya, jumlah rambut yang rontok menjadi lebih banyak dibandingkan kondisi normal.

Beauties, ternyata berbagai perubahan pada kulit, mata, maupun rambut bisa menjadi cara tubuh memberi tahu bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan. Karena itu, jangan langsung fokus pada masalah penampilannya saja, tetapi cobalah mencari akar penyebab yang mungkin berasal dari tingkat stres sehari-hari.

Mengenali tanda stres berlebihan sejak awal dapat membantu kamu mengambil langkah yang lebih tepat sebelum dampaknya semakin luas. Semoga informasi ini berguna untuk kamu, ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.