7 Cara Mengurangi Lemak Perut yang Wajib Kamu Ketahui

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Rabu, 22 Jul 2026 11:30 WIB
5. Kurangi Karbohidrat
Kurangi Karbohidrat/Foto: Pexel.com/ Klaus Nielsen

Beauties, lemak di area perut sering kali menjadi salah satu bagian tubuh yang paling sulit dikurangi. Banyak orang rela mencoba berbagai cara instan, mulai dari diet ekstrem hingga olahraga yang menguras tenaga.

Melansir dari Healthline, tidak ada cara cepat untuk menghilangkan lemak hanya di satu bagian tubuh. Mengurangi lemak perut membutuhkan perubahan gaya hidup yang dilakukan secara konsisten.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu melakukan perubahan besar sekaligus. Beberapa kebiasaan sederhana berikut justru dapat membantu mengurangi lemak perut sekaligus meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Perbanyak Asupan Serat Larut

Perbanyak Asupan Serat Larut/Foto: Pexels.com/ Surya Travel

Serat larut dapat menyerap air dan membentuk gel di dalam saluran pencernaan. Proses ini membantu memperlambat pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dan nafsu makan lebih mudah dikendalikan.

Beauties, bisa mendapatkan serat larut dari buah-buahan, sayuran, oat, barley, serta aneka kacang-kacangan. Mengonsumsi makanan tinggi serat secara rutin juga baik untuk kesehatan pencernaan.

Mengonsumsi serat larut secara rutin bukan berarti hasilnya langsung terlihat dalam semalam. Namun, jika dipadukan dengan pola makan seimbang, kebiasaan ini dapat membantu mendukung penurunan lemak tubuh, termasuk di area perut.

2. Hindari Makanan yang Mengandung Lemak Trans

Hindari Makanan yang Mengandung Lemak Trans/Foto: Pexels.com/ Afif Ramdhasuma

Lemak trans telah dikaitkan dengan peningkatan peradangan, resistensi insulin, penyakit jantung, hingga penumpukan lemak di area perut. Karena itu, mengurangi asupan lemak trans dapat menjadi bagian penting dari strategi untuk menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan.

Beauties, lemak trans adalah jenis lemak yang umumnya terbentuk melalui proses hidrogenasi pada minyak nabati agar memiliki masa simpan lebih lama. Lemak ini banyak ditemukan pada makanan olahan dan produk kemasan tertentu. Meski saat ini penggunaannya sudah semakin dibatasi di banyak negara, beberapa produk masih dapat mengandung lemak trans dalam jumlah tertentu. Karena itu, penting untuk lebih teliti sebelum membeli makanan.

Sebelum memasukkan makanan ke dalam keranjang belanja, biasakan untuk membaca informasi nilai gizi dan daftar bahan. Perhatikan jika terdapat istilah seperti "partially hydrogenated oil" atau minyak yang dihidrogenasi sebagian. Bahan tersebut merupakan salah satu sumber utama lemak trans. Membiasakan diri membaca label mungkin terasa merepotkan di awal, tetapi kebiasaan ini akan membantumu membuat pilihan makanan yang lebih sehat.

3. Perbanyak Konsumsi Protein

Perbanyak Konsumsi Protein/Foto: Pexels.com/ Estudio Gourmet

Protein merupakan salah satu nutrisi penting jika kamu ingin menurunkan berat badan. Protein membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga kamu cenderung makan lebih sedikit. Selain itu, protein juga berperan dalam menjaga massa otot saat proses penurunan berat badan berlangsung.

Kamu bisa mendapatkan protein dari telur, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, yogurt tinggi protein, hingga kacang-kacangan. Pilih sumber protein yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi makanmu.

Dengan merasa kenyang lebih lama, kamu akan lebih mudah mengontrol asupan kalori harian. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu proses penurunan berat badan secara keseluruhan.

4. Tidur Cukup dan Kelola Stres

Tidur Cukup dan Kelola Stres/Foto: Pexels.com/ Ketut Subiyanto

Sering kali orang hanya fokus pada pola makan dan olahraga, padahal kualitas tidur serta tingkat stres juga berpengaruh terhadap berat badan. Stres dapat menyebabkan penambahan lemak perut dengan memicu kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol, yaitu hormon stres. Penelitian menunjukkan bahwa kadar kortisol yang tinggi meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak perut.

Terlebih lagi, perempuan yang sudah memiliki lingkar pinggang besar cenderung menghasilkan lebih banyak kortisol sebagai respons terhadap stres. Peningkatan kortisol semakin menambah lemak di sekitar perut. Untuk membantu mengurangi lemak perut, lakukan aktivitas yang mengurangi stres. Berlatih yoga atau meditasi bisa jadi cara yang efektif.

5. Kurangi Karbohidrat

Kurangi Karbohidrat/Foto: Pexel.com/ Klaus Nielsen

Mengurangi asupan karbohidrat dapat sangat bermanfaat untuk menurunkan lemak, termasuk lemak perut. Bahkan, diet rendah karbohidrat dapat menurunkan lemak perut pada orang yang kelebihan berat badan, mereka yang berisiko terkena diabetes tipe 2 dan orang dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Kamu tidak perlu mengikuti diet rendah karbohidrat yang ketat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengganti karbohidrat olahan dengan karbohidrat tepung yang tidak diolah dapat meningkatkan kesehatan metabolism dan mengurangi lemak perut.

Dalam studi Framingham Hearth, sebuah studi berkelanjutan tentang faktor atau karakteristik umum yang berkontribusi terhadap penyakit jantung yang dimulai pada tahun 1948, menemukan bahwa orang dengan konsumsi biji-bijian utuh, 17 persen lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki lemak perut berlebihan daripada mereka yang mengonsumsi makanan tinggi biji-bijian olahan.

6. Kurangi Minuman Manis

Kurangi Minuman Manis/Foto: Pexels.com/ elly Mina

Minuman yang mengandung banyak gula tambahan dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang. Jika dikonsumsi terus-menerus, kebiasaan ini dapat menyulitkan proses penurunan berat badan.

Mulailah dengan langkah sederhana, seperti mengganti minuman bersoda atau teh manis dengan air putih, infused water, atau teh tanpa gula. Kamu juga bisa lebih teliti membaca label nutrisi pada makanan kemasan untuk mengetahui kandungan gula tambahannya.

Beauties, bukan berarti kamu harus menghindari semua makanan manis. Menikmatinya sesekali tetap boleh, selama porsinya terkontrol dan tidak menjadi kebiasaan setiap hari.

7. Tambahkan Latihan Kekuatan

Tambahkan Latihan Kekuatan/Foto: Pexels.com/ RAY LEI

Olahraga tetap menjadi salah satu kunci utama untuk mengurangi lemak tubuh. Kamu bisa mencoba rekomendasi kombinasi latihan kardio, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang, dengan latihan kekuatan untuk membantu membakar kalori sekaligus mempertahankan massa otot.

Latihan kekuatan penting karena membantu meningkatkan massa otot, yang pada akhirnya dapat mendukung metabolisme tubuh. Kamu tidak harus langsung berlatih dengan intensitas tinggi. Memulai secara bertahap justru lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

Ingat, melakukan ratusan sit-up setiap hari tidak akan secara khusus menghilangkan lemak di perut. Cara yang lebih efektif adalah menjaga rutinitas olahraga secara menyeluruh dan konsisten.

Beauties, mengurangi lemak perut membutuhkan proses dan konsistensi. Daripada mencari solusi instan, fokuslah membangun kebiasaan sehat yang bisa dilakukan dalam jangka panjang.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana seperti di atas, kamu tidak hanya membantu mengurangi lemak perut, tetapi juga meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ingat, perubahan kecil yang dilakukan setiap hari sering kali memberikan hasil yang jauh lebih bertahan lama dibandingkan perubahan besar yang hanya berlangsung sesaat.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE