7 Dampak Negatif Makan Pisang Terlalu Banyak

Belinda Safitri | Beautynesia
Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB
5. Meningkatkan Risiko Kerusakan Gigi
Meningkatkan risiko kerusakan gigi/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Pisang memang termasuk buah yang praktis, mengenyangkan, dan mudah ditemukan ya, Beauties. Kandungan serat, kalium, karbohidrat, serta berbagai zat gizi lainnya membuat buah berwarna kuning ini sering menjadi pilihan untuk sarapan maupun camilan.

Namun, bukan berarti semakin banyak pisang yang dimakan akan semakin baik bagi tubuh. Konsumsi berlebihan justru dapat menimbulkan masalah, terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Dilansir dari Very Well Health, simak beberapa dampak negatif makan pisang terlalu banyak berikut ini! 

1. Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan/ Foto: Magnific.com/8photo

Pisang mengandung serat larut yang membantu mendukung sistem pencernaan. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 5 gram serat, sehingga makan beberapa buah sekaligus bisa membuat asupan serat harian meningkat cukup banyak.

Bagi Beauties yang tidak terbiasa mengonsumsi banyak serat, perubahan tersebut bisa membuat perut terasa kurang nyaman. Terlalu banyak serat dapat menyebabkan gas, kembung, kram, atau bahkan perubahan pola buang air besar. 

2. Meningkatkan Risiko Hiperkalemia

Meningkatkan hiperkalemia/ Foto: Magnific.com/Azerbaijan_stockers

Kalium dibutuhkan tubuh untuk membantu fungsi otot, saraf, dan jantung. Satu buah pisang berukuran sedang menyediakan sekitar 326 miligram kalium, sedangkan kebutuhan harian orang dewasa berada di kisaran 2.600 hingga 3.400 miligram.

Pada orang sehat, makan pisang dalam jumlah wajar umumnya bukan masalah. Namun, orang dengan gangguan fungsi ginjal atau kondisi tertentu yang memengaruhi kadar kalium perlu lebih berhati-hati, terutama jika asupan kalium juga diperoleh dari banyak makanan lain. Sebab, kadar kalium yang terlalu tinggi atau hiperkalemia dapat menyebabkan kelemahan otot dan gangguan irama jantung, Beauties. 

3. Gula Darah Bisa Lebih Cepat Naik

Gula darah lebih cepat naik/ Foto: Magnific.com/xb100

Pisang tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi jumlah dan tingkat kematangannya dapat memengaruhi respons gula darah. Pisang yang sudah terlalu matang cenderung memiliki rasa lebih manis dan indeks glikemik yang lebih tinggi, sehingga gula darah juga dapat meningkat lebih cepat.

Olehnya itu, bagi kamu yang memiliki diabetes atau resistensi insulin, sebaiknya perhatikan porsi pisang yang dimakan. Selain itu, coba konsumsi pisang bersama sumber protein atau lemak sehat. Ini dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah yang cepat dan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.  

4. Memicu Migrain

Memicu migrain/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Bahaya makan pisang terlalu banyak yang berikutnya adalah bisa memicu migrain. Pisang mengandung senyawa alami yang disebut tiramin, yaitu asam amino yang terbentuk saat buah matang. Tiramin dapat memengaruhi fungsi pembuluh darah di otak dan pada beberapa orang dapat mengakibatkan serangan migrain.

Pisang yang terlalu matang memiliki kadar tiramin tertinggi, sehingga lebih mungkin menyebabkan gejala. Jika Beauties memiliki riwayat migrain dan menyadari sakit kepala sering muncul setelah mengonsumsi pisang atau makanan tertentu lainnya, upayakan untuk mengurangi porsinya, ya. 

5. Meningkatkan Risiko Kerusakan Gigi

Meningkatkan risiko kerusakan gigi/ Foto: Magnific.com/cookie_studio

Pisang memang tidak sama dengan permen atau minuman manis, tetapi buah ini tetap mengandung gula alami dan pati. Tidak seperti gula sederhana yang larut dengan cepat, pati pisang bahkan terurai lebih lambat. Ini berarti partikel pisang dapat tetap berada di antara gigi untuk waktu yang lama dan memberi kesempatan bagi banyak bakteri untuk menghasilkan asam yang melemahkan enamel gigi.

Risiko tersebut bisa lebih parah kalau kamu sering ngemil pisang sepanjang hari tanpa menyikat gigi. Maka dari itu, sebagai bentuk pencegahan, Beauties jangan lewatkan berkumur dengan air dan tetap menjaga rutinitas menyikat gigi agar sisa makanan tidak terlalu lama menempel pada permukaan gigi.

6. Memicu Sindrom Alergi Oral

Memicu sindrom alergi oral/ Foto: Magnific.com/magnific

Pada orang dengan sindrom alergi oral atau oral allergy syndrome (OAS), protein tertentu dalam pisang dapat dikenali sistem kekebalan tubuh sebagai protein yang mirip dengan alergen dari serbuk sari. Gejala OAS umumnya ringan dan berlangsung singkat, tetapi reaksi alergi yang lebih serius tetap mungkin terjadi.

Misalnya, muncul reaksi seperti kesemutan, gatal, atau pembengkakan pada bibir, lidah, dan tenggorokan tidak lama setelah makan pisang. Karena itu, Beauties yang sudah mengetahui memiliki alergi tertentu, termasuk alergi lateks atau serbuk sari ragweed, sebaiknya lebih berhati-hati saat mengonsumsi pisang. 

7. Membuat Tubuh Terasa Lebih Mengantuk

Membuat tubuh lebih mengantuk/ Foto: Magnific.com/stockking

Pisang mengandung magnesium serta triptofan, yaitu asam amino yang digunakan tubuh dalam proses pembentukan senyawa seperti serotonin dan melatonin. Kandungan tersebut sering dikaitkan dengan fungsi tubuh yang mendukung relaksasi dan rasa kantuk. 

Efek tersebut berpotensi lebih terasa kalau kamu mengonsumsi pisang bersamaan dengan makanan tinggi karbohidrat lainnya. Rasa kantuk ini memang bersifat sementara bagi kebanyakan orang, tetapi disarankan untuk mengurangi jumlah pisang yang dikonsumsi jika memang kamu sedang perlu terjaga dan tetap fokus.

Jadi, itulah beberapa dampak negatif makan pisang terlalu banyak. Tidak ada aturan baku untuk mengonsumsi pisang, tetapi 1 hingga 2 buah per hari umumnya dianggap aman. Jangan lupa pula konsumsi buah lainnya untuk mendapat nutrisi yang lebih beragam ya, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE