7 Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Membuat Mata Cepat Minus

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Selasa, 02 Jun 2026 15:15 WIB
4. Jarang Beraktivitas di Luar Ruangan
Ilustrasi selalu di dalam ruangan/Freepik: freepik

Di era digital seperti sekarang, mata bekerja lebih keras dibanding sebelumnya. Mulai dari bekerja di depan komputer, bermain ponsel, hingga menonton video berjam-jam, semua aktivitas tersebut membuat mata terus terpapar layar dalam waktu lama. Tidak heran jika semakin banyak orang mengalami gangguan penglihatan di usia muda.

Meski faktor genetik turut berperan, para ahli menyebut bahwa kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi perkembangan rabun jauh atau miopia. Lalu, apa saja kebiasaan yang diam-diam membuat mata cepat minus, Beauties?

1. Terlalu Lama Menatap Layar Gadget

Ilustrasi menatap layar gadget/Freepik: benzoix

Menghabiskan waktu berjam-jam di depan ponsel, tablet, atau komputer dapat membuat mata terus fokus pada jarak dekat. Menurut American Academy of Ophthalmology, aktivitas melihat objek dekat dalam waktu lama dapat meningkatkan ketegangan mata dan berkaitan dengan perkembangan miopia pada sebagian orang.

Beauties, selain membuat mata terasa kering dan lelah, kebiasaan ini juga sering membuat seseorang lupa berkedip sehingga permukaan mata menjadi kurang lembap. Karena itu, penting untuk memberi waktu istirahat secara berkala saat menggunakan gadget.

2. Membaca atau Bermain Ponsel dalam Kondisi Tiduran

Ilustrasi main hape sambil tiduran/Freepik: freepik

Membaca buku atau bermain ponsel sambil tiduran sering terasa nyaman, tetapi posisi ini membuat jarak antara mata dan objek menjadi tidak konsisten. Akibatnya, mata harus terus menyesuaikan fokus untuk melihat dengan jelas.

Kebiasaan melihat objek terlalu dekat dalam waktu lama dapat meningkatkan ketegangan pada sistem fokus mata. Beauties, sebaiknya gunakan posisi duduk yang nyaman dengan jarak pandang yang cukup agar mata tidak cepat lelah.

3. Membaca/Main Gadget dalam Pencahayaan yang Buruk

Ilustrasi bermain gadget di kegelapan/Freepik: freepik

Membaca di ruangan yang terlalu gelap atau terlalu redup tidak secara langsung menyebabkan mata minus, tetapi dapat membuat mata cepat lelah karena harus bekerja lebih keras untuk menangkap detail tulisan.

Pencahayaan yang baik membantu mengurangi ketegangan mata saat membaca atau bekerja. Beauties, gunakan pencahayaan yang cukup agar mata terasa lebih nyaman saat beraktivitas.

4. Jarang Beraktivitas di Luar Ruangan

Ilustrasi selalu di dalam ruangan/Freepik: freepik

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan cenderung memiliki risiko miopia yang lebih rendah. Paparan cahaya alami diyakini membantu perkembangan mata yang lebih sehat.

British Journal of Ophthalmology menemukan hubungan antara waktu di luar ruangan dan penurunan risiko perkembangan miopia. Beauties, meluangkan waktu untuk berjalan santai atau berolahraga di luar rumah bisa menjadi kebiasaan baik untuk kesehatan mata.

5. Sering Begadang

Ilustrasi tidak bisa tidur/Freepik: jcomp

Begadang mungkin tidak secara langsung menyebabkan mata minus, tetapi kebiasaan ini dapat membuat mata bekerja dalam kondisi kurang optimal. Saat tubuh kurang istirahat, produksi air mata bisa berkurang sehingga mata menjadi lebih kering, merah, dan mudah terasa lelah saat melihat layar atau membaca.

Menurut Richard Rosen di American Academy of Ophthalmology, kurang tidur dapat memengaruhi kenyamanan dan fungsi mata sehari-hari. Beauties, jika mata sudah lelah akibat kurang tidur lalu dipaksa menatap layar dalam waktu lama, ketegangan mata akan semakin meningkat dan membuat penglihatan terasa tidak nyaman.

6. Sering Mengucek Mata

Ilustrasi mengucek mata/Freepik: stockking

Saat mata terasa gatal atau lelah, banyak orang secara refleks menguceknya. Padahal, tekanan berulang pada mata dapat memengaruhi bentuk kornea, yaitu lapisan bening di bagian depan mata yang berperan penting dalam proses penglihatan.

Kebiasaan mengucek mata terlalu keras dan terlalu sering dapat meningkatkan risiko kerusakan kornea, termasuk kondisi yang dikenal sebagai keratoconus pada sebagian kasus. Beauties, jika mata terasa gatal atau kering, lebih baik menggunakan obat tetes mata yang sesuai anjuran tenaga medis atau mengistirahatkan mata sejenak daripada terus-menerus menguceknya.

7. Membaca atau Bermain Gadget dengan Mata Terlalu Dekat

Ilustrasi melihat ponsel terlalu dekat/Freepik: freepik

Sebagian orang terbiasa membaca buku atau memegang ponsel sangat dekat dengan wajah, bahkan kurang dari 30 sentimeter. Kebiasaan ini membuat otot mata terus bekerja untuk memfokuskan penglihatan pada objek jarak dekat dalam waktu lama. Akibatnya, mata lebih cepat lelah, tegang, dan terasa tidak nyaman setelah beraktivitas.

Aktivitas melihat objek pada jarak dekat dalam waktu lama dapat meningkatkan ketegangan pada sistem fokus mata. Beauties, para ahli umumnya menyarankan jarak baca sekitar 30–40 sentimeter untuk buku atau ponsel, sementara layar komputer sebaiknya berada sekitar satu lengan dari mata. 

Beauties, menjaga kesehatan mata tidak hanya dilakukan dengan memakai kacamata atau memeriksakan mata secara rutin, tetapi juga dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Semakin dini kamu mengurangi kebiasaan yang membebani mata, semakin besar peluang untuk menjaga penglihatan tetap nyaman dan sehat dalam jangka panjang.

____

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE