7 Kebiasaan Orang Spanyol yang Diyakini Jadi Rahasia Umur Panjang

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 21 Jul 2026 10:00 WIB
2. Rutin Melakukan Jalan Santai
Berjalan santai di sore hari, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Pexels.com/Jakub Zerdzicki

Menjalani hidup sehat tidak selalu harus mengikuti diet ketat atau berolahraga dengan intensitas tinggi setiap hari. Di beberapa negara, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh hingga usia lanjut. Salah satu contohnya bisa ditemukan dari kebiasaan orang Spanyol yang dikenal memiliki gaya hidup santai tetapi tetap aktif.

Spanyol sendiri dikenal memiliki tingkat harapan hidup tertinggi di Eropa, bahkan dunia. Kira-kira apa saja yang dilakukan masyarakatnya? Melansir dari Earth's Attractions, berikut 7 kebiasaan orang Spanyol yang bisa kita tiru untuk mencapai umur panjang dan kualitas hidup yang lebih baik.

1. Menikmati Waktu Bersama Setelah Makan

Salah satu kebiasaan orang Spanyol yang mendukung kesehatan adalah budaya sobremesa, yaitu menikmati waktu berbincang setelah makan untuk mengurangi stres sekaligus mempererat hubungan sosial.
Menikmati waktu bersama setelah makan, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Pexels.com/Julia M Cameron

Sobremesa adalah momen di mana masyarakat Spanyol tetap duduk di meja setelah makan selesai untuk berbincang santai. Kebiasaan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik saat makan siang maupun makan malam. Bukan sekadar menghabiskan waktu, sobremesa memberi kesempatan bagi tubuh untuk mencerna makanan secara perlahan sekaligus mempererat hubungan sosial.

Momen berbincang setelah makan juga membantu mengurangi stres, menciptakan rasa nyaman, dan meningkatkan kesehatan mental. Kombinasi antara makan tanpa terburu-buru dan interaksi sosial inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa gaya hidup orang Spanyol sering dikaitkan dengan umur panjang.

2. Rutin Melakukan Jalan Santai

Berjalan santai di sore hari, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Pexels.com/Jakub Zerdzicki

Paseo adalah tradisi jalan-jalan sore yang dilakukan hampir seluruh penduduk Spanyol. Di berbagai kota di Spanyol, pemandangan orang berjalan kaki selepas matahari mulai terbenam sudah menjadi hal yang sangat umum.

Meski terlihat sederhana, berjalan kaki secara rutin memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Aktivitas ini membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sirkulasi darah, membakar kalori, hingga memperbaiki suasana hati. Berjalan santai juga menjadi cara alami untuk mengurangi stres setelah seharian beraktivitas.

3. Istirahat Sejenak di Tengah Hari

Salah satu kebiasaan orang Spanyol yang mendukung kesehatan adalah budaya siesta, yaitu tidur siang singkat untuk memulihkan energi, meningkatkan fokus, dan menjaga keseimbangan tubuh.
Istirahat di siang hari, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Magnific.com/drobotdean

Di Spanyol, waktu istirahat di siang hari atau yang dikenal sebagai siesta sudah menjadi bagian dari budaya sejak lama. Meski kini tidak semua orang melakukannya karena menyesuaikan jam kerja modern, budaya ini masih dianggap sebagai cara efektif untuk memulihkan energi setelah beraktivitas sejak pagi.

Biasanya, siesta dilakukan selama 20 hingga 30 menit agar tubuh kembali segar tanpa mengganggu waktu tidur malam. Tidur singkat di siang hari dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi rasa lelah. Bahkan penelitian dari JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa tidur siang dalam durasi yang tepat juga berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung.

4. Memanfaatkan Ruang Publik sebagai Tempat Bersosialisasi

Bersosialisasi di ruang publik, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Magnific.com/lookstudio

Salah satu hal yang membuat suasana kota-kota di Spanyol terasa hidup adalah banyaknya orang yang menghabiskan waktu di taman, alun-alun, hingga kafe terbuka. Kebiasaan orang Spanyol untuk berkumpul di ruang publik bukan sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga menjadi cara menjaga hubungan dengan keluarga, teman, maupun tetangga. Interaksi sosial seperti ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Memiliki hubungan sosial yang baik ternyata berpengaruh besar terhadap kesehatan. Mengobrol, tertawa, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa bahagia, serta menurunkan risiko kesepian yang sering dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis.

5. Prioritas pada Makanan Segar

Kebiasaan orang Spanyol mengonsumsi makanan segar menjadi bagian penting dari pola makan Mediterania yang mendukung kesehatan tubuh dan membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Mengonsumsi makanan segar, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Magnific.com/jcomp

Pasar tradisional di Spanyol selalu penuh sesak karena masyarakatnya lebih memilih membeli bahan makanan segar setiap hari dibandingkan stok makanan beku atau olahan. Mereka juga terbiasa memasak sendiri menggunakan bahan yang masih segar agar kandungan gizinya tetap terjaga. Mengonsumsi makanan segar secara rutin membantu tubuh memperoleh vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan.

Selain mendukung sistem imun, pola makan seperti ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga beberapa jenis kanker. Kebiasaan sederhana ini menjadi salah satu alasan mengapa pola makan Mediterania sering dinobatkan sebagai salah satu pola makan yang paling sehat di dunia.

6. Minyak Zaitun, Emas Cair dalam Masakan

Memasak dengan minyak zaitun, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Pexels.com/Pixabay

Salah satu ciri khas pola makan Mediterania adalah penggunaan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama. Dalam kehidupan sehari-hari, kebiasaan ini sudah menjadi bagian dari tradisi memasak, mulai dari menumis sayuran, membuat saus, hingga dijadikan dressing untuk salad. Dibandingkan mentega atau lemak jenuh lainnya, minyak zaitun dipilih karena memiliki kandungan lemak tak jenuh yang lebih baik untuk tubuh.

Minyak zaitun, terutama jenis extra virgin olive oil, kaya akan antioksidan dan senyawa antiinflamasi yang bermanfaat bagi kesehatan. Konsumsi minyak zaitun dalam jumlah yang wajar dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, membantu menjaga kadar kolesterol, hingga mendukung kesehatan otak seiring bertambahnya usia.

7. Memiliki Hubungan yang Sehat dengan Makanan

Kebiasaan orang Spanyol membangun hubungan yang sehat dengan makanan membantu menciptakan pola makan yang seimbang, mengurangi stres, dan lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.
Memiliki hubungan yang sehat dengan makanan, salah satu kebiasaan orang Spanyol/Foto: Pexels.com/Heber Vazquez

Bagi masyarakat Spanyol, makan bukan sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menjadi momen untuk dinikmati. Orang Spanyol cenderung tidak terburu-buru saat makan dan tidak mudah merasa bersalah ketika sesekali menikmati makanan favorit. Mereka lebih mengutamakan keseimbangan daripada membatasi diri secara berlebihan.

Hubungan yang sehat dengan makanan membantu kita lebih peka terhadap rasa lapar dan kenyang, sehingga risiko makan berlebihan dapat berkurang. Selain itu, menikmati makanan tanpa tekanan juga berdampak positif pada kesehatan mental. Pola pikir seperti inilah yang membuat gaya hidup Mediterania terasa lebih realistis untuk dijalani dalam jangka panjang dibandingkan diet yang terlalu ketat.

Beberapa kebiasaan yang dilakukan orang Spanyol di atas sebenarnya juga bisa mulai kita terapkan di kehidupan sehari-hari tanpa harus mengubah gaya hidup secara drastis. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, bukan tidak mungkin kualitas hidup kita meningkat sekaligus membantu menjaga kesehatan tubuh hingga usia lanjut.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE